Rektor IBM Bekasi Dorong UMKM Lewat Seminar Pelatihan Dan Sertifikasi Halal

Sabtu, 3 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Bekasi,  Institut Bisnis Muhammadiyah (IBM) Bekasi menggelar seminar sertifikasi halal serta pelatihan UMKM yang kelima dengan mengusung tema “2024 Produkku Halal” pada Sabtu, (3/2/2024).

Acara tersebut diselenggarakan sebagai langkah strategis dalam memastikan semua produk olahan memenuhi standar sertifikasi halal yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia.

Rektor IBM Bekasi, H. Jaenudin, beliau menyampaikan pentingnya sertifikasi halal sebagai langkah mendasar demi keberlanjutan bisnis di tengah tuntutan pasar yang semakin ketat.

“Aturan dari peraturan pemerintah di bulan Agustus itu kan semua produk olahan itu harus mempunyai sertifikasi halal, maka kami mempunyai kewajiban kepada para pelaku UMKM yang sudah berada di bawah binaan IBM Bekasi untuk diarahkan mendapatkan sertifikasi halal,” ujar Jaenudin.

IBM Bekasi menjalin kerjasama dengan beberapa lembaga, salah satunya Bank BTN Syariah, untuk menyelenggarakan program pensertifikatan halal secara gratis. Kerjasama ini dilakukan dalam rangka perayaan HUT ke-19 bank BTN Syariah, di mana 190 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mendapat kesempatan untuk mendapatkan sertifikasi halal secara gratis.

Namun, Jaenudin mengungkapkan sebelumnya pihak kampus telah menghubungi Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi untuk mendapatkan label halal atau BPOM bagi pelaku UMKM serta beraudiensi dengan PJ Wali Kota Bekasi. Sayangnya, hingga saat ini, belum ada respon. “mungkin karena baru dan masa transisi atau masa pemilu mungkin ya,” tambah Jaenudin

Beliau berharap, para pelaku UMKM di Kota Bekasi dapat memanfaatkan potensi ekonomi yang besar di kota ini. “Kota Bekasi itu kota yang sangat menjanjikan untuk pelaku UMKM karena warganya yang sangat padat, beragam serta banyak mayoritas para pekerja,” Ucapnya.

Jaenudin menambahkan para pelaku UMKM ini harus memiliki tempaan sampai melewati masa 5 tahun, barulah UMKM tersebut sudah lulus teruji.

Reportase: Najma Asyifa

Berita Terkait

Semarak Ramadhan, TP PKK Kota Bekasi Gelar Program Belanja Baju Lebaran untuk Anak Yatim
Buka Puasa Bersama, Askot PSSI Kota Bekasi Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim
Menuju Lebaran 2026: Bekasi Siapkan Jalur Mudik Terbaik
Kementerian Ekraf Dukung Upaya Agar Bogor Jadi Kota Gastronomi Dunia
HUT ke-29 Kota Bekasi Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat
Jangan Lewatkan! Dialog Publik Kesiapan Mudik Bekasi
HUT ke-29 Kota Bekasi Jadi Ajang Promosi UMKM dan Hiburan bagi Masyarakat
Longsor di TPST Bantar Gebang, Komisi II Dorong Evaluasi Sistem Pengelolaan Sampah

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:07 WIB

Semarak Ramadhan, TP PKK Kota Bekasi Gelar Program Belanja Baju Lebaran untuk Anak Yatim

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:08 WIB

Buka Puasa Bersama, Askot PSSI Kota Bekasi Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:50 WIB

Menuju Lebaran 2026: Bekasi Siapkan Jalur Mudik Terbaik

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:30 WIB

Kementerian Ekraf Dukung Upaya Agar Bogor Jadi Kota Gastronomi Dunia

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:17 WIB

HUT ke-29 Kota Bekasi Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru