Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI, Mendagri Bersyukur Pemilu 2024 Berjalan Aman dan Damai

Senin, 25 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Jakarta, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersyukur Pemilu 2024 relatif berjalan aman, lancar, dan damai. Hal ini merupakan capaian lantaran pemilu yang berlangsung pada 14 Februari 2024 tersebut adalah terbesar di dunia karena berlangsung dalam satu hari.

Mendagri menjelaskan, pemilu di Indonesia berbeda dengan pemilu di negara besar lainnya, seperti Amerika dan India yang prosesnya tidak berlangsung dalam sehari. “Jadi yang betul-betul melaksanakan satu hari terbesar di negara demokrasi itu adalah Indonesia,” ujar Mendagri pada Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan agenda Evaluasi Tahapan Pemilu Serentak 2024 di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Jakarta, Senin (25/3/2024).

Karena itu, kata Mendagri, pemerintah mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan gelaran tersebut, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), maupun pihak terkait lainnya. “Kami menghadiri pada saat rapat pleno terbuka penetapan hasil pemilu [tanggal] 20 Maret lalu yang tadi hasilnya sudah disampaikan,” ujarnya.

Namun, Mendagri tak memungkiri apabila Pemilu 2024 masih terdapat kekurangan, baik dalam proses penyelenggaraan maupun dukungannya. Kendati demikian, pemilu di Indonesia terus mengalami perbaikan dibanding pada masa Orde Baru. Saat ini pemilu di Indonesia berlangsung secara terbuka, bebas, dan rahasia. Selain itu, pemilu juga didukung oleh lembaga independen yang pembentukannya turut melibatkan DPR.

“Berbeda dengan di zaman sebelum zaman 99 (tahun 1999), di zaman Orde Baru semua lembaga-lembaga itu ada di bawah Kemendagri. Ini adalah kemajuan sebetulnya bagi bangsa Indonesia, cuma kalau ada kurang-kurang ya pasti ada kurang,” jelasnya.

Lebih lanjut, tambah Mendagri, saat ini proses rekapitulasi secara manual atau real count juga disiarkan secara langsung, mulai dari tingkat kabupaten maupun kota. Ini menunjukkan bahwa proses pemilu berlangsung terbuka dan dapat dikoreksi oleh berbagai pihak yang berkepentingan. “Itu untuk menunjukkan bahwa makin transparan dan makin akuntabel dalam proses demokrasi,” tandasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Ribka Haluk Beri Semangat ASN Papua Pegunungan dan Jayawijaya
Pemprov Papua Pegunungan dan Pemerintah Pusat Bersinergi Tangani Pengungsi
Mendagri Tito Karnavian Sebut Inflasi Indonesia Masih Jauh Lebih Baik Dibanding Negara Lain
Refleksi Nilai Rukun di Tengah Ancaman Konflik Sosial dan Premanisme
Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian Tekankan Pentingnya Negara Melawan Premanisme
Kecelakaan Kerja di Dapur MBG Jadi Sorotan, KP MBG Minta Perlindungan Pekerja Diperkuat
Abdul Aziz Adwani Kenang Perjuangan PKS Menghadirkan Sekolah Gratis
Pemerintah dan Tokoh Adat Sepakat Hentikan Konflik di Wamena

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 15:30 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Beri Semangat ASN Papua Pegunungan dan Jayawijaya

Senin, 18 Mei 2026 - 12:21 WIB

Pemprov Papua Pegunungan dan Pemerintah Pusat Bersinergi Tangani Pengungsi

Senin, 18 Mei 2026 - 12:14 WIB

Mendagri Tito Karnavian Sebut Inflasi Indonesia Masih Jauh Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Senin, 18 Mei 2026 - 09:36 WIB

Refleksi Nilai Rukun di Tengah Ancaman Konflik Sosial dan Premanisme

Senin, 18 Mei 2026 - 09:24 WIB

Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian Tekankan Pentingnya Negara Melawan Premanisme

Berita Terbaru