Purnawiran TNI Klarifikasi Agenda dengan Prabowo: Tak Bahas Politik, Silaturahmi Saja

Minggu, 4 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) menegaskan bahwa pertemuan mereka dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto di Istana Negara pada 30 April 2025 semata membahas rencana penyelenggaraan halal bihalal purnawirawan TNI-Polri. Ketua Umum PPAD, Mayjen TNI (Purn) Komaruddin Simanjuntak, memastikan tidak ada pembicaraan politik dalam pertemuan tersebut.

“Yang kami sampaikan hanya laporan soal waktu, tempat, dan undangan halal bihalal. Tidak ada isu lain,” ujar Komaruddin dalam keterangan pers di Kantor PPAD, Matraman, Jakarta Timur, Minggu (4/5/2025). Acara halal bihalal dijadwalkan berlangsung pada 6 Mei 2025 di Balai Kartini, Jakarta, dan akan dihadiri sekitar 1.200 undangan, terdiri dari para purnawirawan, pejabat sipil, serta anggota DPR dan menteri Kabinet Merah Putih.

Komaruddin menambahkan, panitia kegiatan turut hadir dalam pertemuan itu, antara lain Ketua Panitia Letjen (Purn) Dodik Widjanarko dan Wakil Ketua Panitia Jenderal (Purn) Agustadi Sasongko Purnomo. Ia menepis anggapan bahwa pertemuan tersebut sarat kepentingan politik atau dukungan terselubung terhadap Prabowo-Gibran.

Dalam kesempatan yang sama, Komaruddin juga mengingatkan agar semua pihak menjaga situasi tetap sejuk dan saling menghormati. “Kami tidak akan mengulang penyataan sikap yang sudah kami sampaikan sebelumnya,” ucapnya.

Pada 2 Mei lalu, sejumlah purnawirawan TNI-Polri menyampaikan lima butir pernyataan sikap, termasuk dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Pernyataan itu mencakup penegasan bahwa wadah resmi purnawirawan adalah PEPABRI, LVRI, PPAD, PPAL, PPAU, PP Polri, dan PERIP, serta pentingnya soliditas TNI-Polri sebagai penjamin keutuhan NKRI.

“Purnawirawan tetap mengabdi, menjunjung Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Tri Brata. Kami taat konstitusi dan mendukung program pemerintah sesuai Asta Cita,” ujar Komaruddin.

Deklarasi tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh purnawirawan, antara lain Wiranto, Agum Gumelar, Laksamana (Purn) Siwi Sukma Adji, Marsekal (Purn) Yuyu Sutisna, Letjen (Purn) H.B.L Mantiri, dan Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri. (ihd)

Berita Terkait

Pemerintah Matangkan Penataan PPPK, Mendagri: Guru Jadi Perhatian
Apresiasi Pemda Berprestasi, Mendagri Tito Tekankan Penghargaan Harus Berdampak bagi Masyarakat
Wamendagri Bima Arya: PSEL Bogor Raya Harus Jadi Percontohan Nasional
Awasi APBD Berbasis Data, Sekjen Kemendagri Ajak DPRD Jatim Perkuat Pengawasan
Cegah Korupsi, Wamendagri Wiyagus Minta APIP Diperkuat di Daerah
HUT ke-16 BNPP, Mendagri Ungkap Capaian dan Strategi Penguatan Perbatasan
Lindungi Produktivitas Masyarakat, Wamendagri Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penanggulangan TB
Kemnaker-KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Dukung Pelindungan Ozon

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 07:59 WIB

Pemerintah Matangkan Penataan PPPK, Mendagri: Guru Jadi Perhatian

Jumat, 18 September 2026 - 07:48 WIB

Apresiasi Pemda Berprestasi, Mendagri Tito Tekankan Penghargaan Harus Berdampak bagi Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 19:03 WIB

Wamendagri Bima Arya: PSEL Bogor Raya Harus Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 16:38 WIB

Awasi APBD Berbasis Data, Sekjen Kemendagri Ajak DPRD Jatim Perkuat Pengawasan

Kamis, 17 September 2026 - 16:34 WIB

Cegah Korupsi, Wamendagri Wiyagus Minta APIP Diperkuat di Daerah

Berita Terbaru