Prof. Edy Suandi: Praktik Pendidikan Global Dapat Diadopsi Tanpa Harus Belajar ke Luar Negeri

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Sleman – Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta menggelar International Guest Lecture bertema “The Value of International Education in a Democratic Society” pada Senin (17/11) di Ruang Sidang Kampus Terpadu UWM.

‎Kegiatan ini menghadirkan Assoc. Prof. Eric Alan Jones dari Northern Illinois University (NIU) sebagai pembicara utama serta Rektor UWM, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., sebagai keynote speaker.

‎“Ini ruang dialog penting untuk memperluas cara pandang kita terhadap pendidikan global,” ujar Prof. Edy membuka kegiatan.

‎Dalam pidato kuncinya, Prof. Edy menegaskan bahwa pendidikan internasional semakin relevan di era kompetisi global.

‎Ia menekankan bahwa “pendidikan internasional membentuk global citizenship, memperkuat pemahaman lintas budaya, sekaligus membuka peluang karier yang semakin luas.”

‎Menurutnya, karakter terbuka, kritis, dan adaptif menjadi kompetensi mutlak bagi mahasiswa Indonesia yang ingin bersaing dalam lanskap global.

‎Prof. Edy juga mengajak peserta melihat tantangan pendidikan nasional melalui perbandingan dengan negara-negara yang lebih maju.

‎Ia menyebut bahwa “banyak negara unggul karena konsisten menerapkan budaya bertanya, proyek kolaboratif, hingga pembelajaran yang menekankan kreativitas dan pemecahan masalah.”

‎Ia menilai pendekatan tersebut perlu diperkuat di Indonesia agar kualitas sumber daya manusia meningkat secara signifikan.

‎Lebih lanjut, Prof. Edy menekankan bahwa nilai pendidikan internasional tidak selalu membutuhkan pengalaman belajar di luar negeri.
‎“Kita bisa mengadopsi praktik global sambil tetap berpijak pada budaya dan kebutuhan nasional,” ujarnya.

‎Ia menilai bahwa keterbukaan terhadap pengalaman negara lain merupakan kunci untuk membangun sistem pendidikan yang progresif dan relevan.

‎Kerja sama antara UWM dan NIU yang telah berjalan beberapa tahun disebut menjadi bukti komitmen UWM dalam memperkuat jejaring akademik global.

‎Assoc. Prof. Eric Alan Jones menyampaikan apresiasinya dan menyebut kegiatan seperti ini mampu “memperluas wawasan mahasiswa sekaligus mendorong mereka lebih siap menghadapi tuntutan dunia internasional.”

‎UWM berharap momentum ini terus menginspirasi generasi muda Indonesia untuk lebih terbuka, kritis, dan berdaya saing di era global.

(waw)

Berita Terkait

Penyelenggaraan Haji 2026 di DIY Hadirkan Inovasi Sistem Hotel
DPD RI Tekankan Pentingnya Regulasi Harmonis dalam Tata Kelola Pendidikan
Gejala Keracunan Muncul Sehari Setelah Konsumsi MBG di Jetis Bantul
Pemkab Bantul Lakukan Investigasi Kasus Dugaan Keracunan MBG
Program DAHSYAT dan Posyandu Dukung Penanganan Stunting di Condongcatur
Pansel Umumkan Hasil Verifikasi, Tujuh Calon Sekda Yogyakarta Lolos
DIY Perkuat Destinasi Inklusif Melalui Program Pariwisata Ramah Muslim
Wabup Danang Maharsa Hadiri Pencanangan Desa Cantik 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:30 WIB

Penyelenggaraan Haji 2026 di DIY Hadirkan Inovasi Sistem Hotel

Rabu, 15 April 2026 - 13:23 WIB

DPD RI Tekankan Pentingnya Regulasi Harmonis dalam Tata Kelola Pendidikan

Rabu, 15 April 2026 - 11:25 WIB

Gejala Keracunan Muncul Sehari Setelah Konsumsi MBG di Jetis Bantul

Rabu, 15 April 2026 - 11:18 WIB

Pemkab Bantul Lakukan Investigasi Kasus Dugaan Keracunan MBG

Rabu, 15 April 2026 - 09:00 WIB

Program DAHSYAT dan Posyandu Dukung Penanganan Stunting di Condongcatur

Berita Terbaru