Prabowo-Trump Bahas Tarif Impor, Indonesia-AS Lanjutkan Negosiasi

Selasa, 17 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat masih melanjutkan proses negosiasi terkait tarif resiprokal yang diberlakukan oleh Pemerintah AS kepada produk Indonesia. Pembahasan ini menjadi salah satu topik dalam percakapan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui sambungan telepon pada Kamis (12/6/2025) malam.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pembahasan mengenai tarif tersebut berlangsung dalam konteks diplomasi dagang yang lebih luas. “Kita kemarin mengirim tim negosiasi dan kemudian dipelajari oleh masing-masing pihak,” ujar Prasetyo di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/6/2025).

Pemerintah Indonesia, lanjut Prasetyo, telah mengirimkan tim khusus untuk bernegosiasi terkait tarif impor resiprokal yang dikenakan kepada Indonesia sebesar 32 persen. Meski tidak menjelaskan secara rinci hasil negosiasi, ia menekankan bahwa pembicaraan masih berlangsung dan Indonesia juga menyampaikan sejumlah penawaran dalam kerangka kerja sama dagang.

“Bukan soal berhasil atau tidak, kita juga menawarkan sesuatu dan beberapa pihak sedang mempelajarinya,” kata Prasetyo.

Ia memberikan sinyal positif terhadap hasil komunikasi antara Presiden Prabowo dan Presiden Trump. “Insya Allah positif, harus optimis. Jangan negatif-negatif terus ya,” ujarnya.

Secara terpisah, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebutkan bahwa percakapan kedua kepala negara berlangsung selama hampir 15 menit. Selain membahas isu perdagangan dan kerja sama bilateral, keduanya juga bertukar kabar serta menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan masing-masing dalam pemilu terbaru di negaranya.

“Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Trump atas terpilihnya kembali sebagai Presiden AS, dan sebaliknya Presiden Trump juga mengucapkan selamat kepada Prabowo sebagai Presiden ke-8 RI,” kata Teddy.

Negosiasi soal tarif impor resiprokal ini menjadi salah satu isu penting dalam hubungan ekonomi Indonesia-AS, terutama setelah kebijakan tarif tinggi diberlakukan AS di masa pemerintahan Trump. Pemerintah Indonesia berharap kerja sama dagang tetap berlangsung secara adil dan saling menguntungkan. (hdm)

Berita Terkait

Menaker Dorong Peserta TIH Buktikan Kualitas dan Keunggulan Produk
125 Truk Dilepas, Mendagri dan Menteri PKP Dukung Program Gentengisasi
Mendagri Tito Cek Program BSPS di Purwakarta, Dorong Percepatan Pelaksanaan
Ngariung di Purwakarta, Mendagri Santap Nasi Liwet Bersama Sopir Truk Genteng
Kemenag Perluas Digitalisasi, SIMKAH hingga Data GTK Masuk Agenda Cegah Korupsi
Wamendagri Bima Arya Minta Penanganan Banjir Bandang Solok Diperkuat, Normalisasi Jadi Fokus
Kemendagri-KemenPU Perkuat Transformasi Digital Pemda Lewat Integrasi SIPD-SIPASTI
Kemendagri Kawal Pembangunan Daerah, Inflasi hingga Pertumbuhan Ekonomi Jadi Perhatian

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Menaker Dorong Peserta TIH Buktikan Kualitas dan Keunggulan Produk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:30 WIB

125 Truk Dilepas, Mendagri dan Menteri PKP Dukung Program Gentengisasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Mendagri Tito Cek Program BSPS di Purwakarta, Dorong Percepatan Pelaksanaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Ngariung di Purwakarta, Mendagri Santap Nasi Liwet Bersama Sopir Truk Genteng

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Kemenag Perluas Digitalisasi, SIMKAH hingga Data GTK Masuk Agenda Cegah Korupsi

Berita Terbaru