Prabowo Ingin Biaya Haji di Indonesia Bisa Murah seperti di Malaysia

Senin, 5 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Tangerang – Presiden Joko Widodo meminta jajarannya di Kabinet Merah Putih untuk duduk bersama dan mencari solusi konkret dalam menekan biaya ibadah haji agar semakin terjangkau bagi umat Islam di Indonesia. Upaya itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (5/5/2025).

“Biaya haji sudah turun Rp 4 juta, tapi saya belum puas. Saya ingin lebih murah lagi, kalau bisa bahkan lebih murah seperti di Malaysia,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan, pemerintah ingin memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah haji yang telah menabung dan menanti bertahun-tahun untuk bisa beribadah ke Tanah Suci. Karena itu, ia meminta Menteri Agama, Kepala Badan Haji, dan Penasihat Khusus Presiden bidang Haji untuk segera berkoordinasi mencari terobosan.

Presiden juga menyinggung langkah diplomasi yang tengah disiapkan untuk mendukung tujuan itu. Ia berencana bertemu langsung dengan pimpinan Kerajaan Arab Saudi guna membahas kemungkinan kerja sama penurunan komponen biaya haji.

“Jumlah jemaah haji dan umrah kita sangat besar, mendekati 2,2 juta per tahun. Di musim puncak bisa mencapai 12.000 orang per hari. Kita mungkin negara pengirim jemaah terbesar di dunia. Ini harus menjadi kekuatan diplomasi kita,” kata Prabowo.

Selain melalui jalur diplomatik dan koordinasi antarlembaga, Presiden juga meminta maskapai nasional Garuda Indonesia untuk turut melakukan efisiensi. Ia berharap, biaya penerbangan haji bisa ditekan dengan menghilangkan komponen yang dinilai tak esensial.

“Garuda harus mengevaluasi lagi. Mana yang bisa dihemat, hematlah. Kita ingin rakyat terbantu,” ujarnya.

Langkah ini menjadi bagian dari prioritas Prabowo untuk mendorong tata kelola penyelenggaraan ibadah haji yang lebih efisien dan berpihak pada jemaah. (ihd)

Berita Terkait

Pendataan Jadi Kunci, Mendagri Tegaskan Bantuan Bergantung pada Klasifikasi Kerusakan
Kolaborasi Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap, 120 Unit Disalurkan di Tapanuli Selatan
Bimtek Tata Kelola RS di Papua, Wamendagri Ribka Haluk Pastikan Dukungan Pusat
Pembangunan Huntap Pascabencana Dipercepat, Mendagri Soroti Skema In-Situ dan Komunal
Mendagri Pastikan Implementasi Program BSPS Berjalan Optimal di Kabupaten Humbahas
Menag: Nilai Ramadan Harus Menjadi Karakter, Bukan Sekadar Ritual Musiman
Anggaran Rp10,6 Triliun Didorong untuk Kolaborasi Pemda Tangani Dampak Bencana di Sumatera
Pemulihan Pascabencana, Satgas PRR Fokus Tangani Infrastruktur Sungai di Sumatera

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:53 WIB

Pendataan Jadi Kunci, Mendagri Tegaskan Bantuan Bergantung pada Klasifikasi Kerusakan

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:29 WIB

Kolaborasi Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap, 120 Unit Disalurkan di Tapanuli Selatan

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:41 WIB

Bimtek Tata Kelola RS di Papua, Wamendagri Ribka Haluk Pastikan Dukungan Pusat

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:17 WIB

Pembangunan Huntap Pascabencana Dipercepat, Mendagri Soroti Skema In-Situ dan Komunal

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:35 WIB

Mendagri Pastikan Implementasi Program BSPS Berjalan Optimal di Kabupaten Humbahas

Berita Terbaru