Posyandu 6 SPM Diluncurkan di Lebak, Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Senin, 15 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Lebak – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menghadiri Peluncuran Pilot Project Posyandu 6 SPM di Kabupaten Lebak oleh Ketua Umum Pembina Posyandu Pusat Tri Tito Karnavian. Peluncuran dilaksanakan di SMPN 1 Cibadak, Kabupaten Lebak, Senin (15/7/2024).

“Alhamdulillah kita dikunjungi Ibu Ketua Umum Pembina Posyandu sekaligus Ketua Umum PKK Ibu Tri Tito Karnavian. Secara khusus menyempatkan diri ke Kabupaten Lebak menyampaikan beberapa hal,” ucapnya.

“Memberikan bantuan, proses edukasi, mengecek pelayanan Posyandu, mengecek air bersih, bantuan rumah layak huni, hingga mengecek infrastruktur. Ada enam agenda kerja Posyandu,” tambah Al Muktabar.

Dirinya mengaku bersyukur, Posyandu yang dikunjungi sebagai prototipe dalam rangka implementasi tata kerja Posyandu dan terintegrasi dengan PKK. Posyandu sebagai model untuk mengedukasi masyarakat.

Dijelaskan, saat ini PKK dan Posyandu terintegrasi. Menurutnya, PKK dan Posyandu sebagai upaya penting untuk terus memenuhi kesejahteraan masyarakat. Saat ini pihaknya juga mulai memperluas agenda makan gratis pada substansi penanganan stunting serta penguatan analisis gizi anak-anak.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Pembina Posyandu Tri Tito Karnavian ucapkan syukur dengan diluncurkannya Pilot Project Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Revitalisasi Posyandu dengan 6 pelayanan dasar,” ucapnya.

Dikatakan, pada layanan bidang pendidikan, Posyandu sebagai bagian pendidikan non-formal sejak anak masih dalam kandungan. Posyandu sebagai fasilitas masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pendidikan.

“Pendidikan non-formal sering kali dilupakan karena lebih memperhatikan pendidikan formal,” ungkapnya.

Masih menurut Tri Tito Karnavian, pada bidang kesehatan dilakukan peningkatan Posyandu dengan 6 SPM. Pada bidang Pekerjaan Umum, melalui Posyandu diharapkan pelayanan PUPR langsung ke jantung masyarakat.

“Pada bidang Trantibum Linmas untuk pencegahan dini dari segala gangguan keamanan dan ketertiban. Sedangkan pada bidang sosial untuk pelayanan adanya masyarakat yang masih merasa belum terjamin keadilan sosialnya,” paparnya.

“Semoga kita bisa mengembangkan Posyandu sebagai mitra pemerintah,” tambah Tri.

Menurutnya, program Posyandu lebih realistis. Wadah partisipasi masyarakat dalam pembangunan Desa.

“Mudah-mudahan pilot project ini berlanjut terus,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Penjabat (Pj) Bupati Lebak Iwan Kurniawan mengatakan, Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan Desa. Menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan Desa.

Dipaparkan, Posyandu 6 SPM melakukan intervensi di bidang pendidikan dengan pemberian paket alat tulis sekolah kepada 820 anak dan rehabilitasi sekolah. Di bidang kesehatan dilakukan intervensi dengan pemberian vitamin tambah darah kepada siswa SMP dan SD serta rehabilitasi Posyandu.

Masih menurut Iwan, pada bidang Pekerjaan Umum intervensi dilakukan penyediaan air bersih untuk masyarakat serta rehabilitasi jalan. Pada bidang Perumahan Permukiman intervensi dilakukan pembangunan 7 rumah layak huni. Pada bidang Sosial, intervensi membantu masyarakat tidak mampu dan bantuan kepada 200 disabilitas.

“Pada bidang Trantibum Linmas berupa bantuan alat pemadam kebakaran ke masyarakat,” ungkapnya.

“6 SPM layanan Posyandu sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa. Mudah-mudahan program 6 SPM Posyandu dapat dilanjutkan ke beberapa Desa lain,” pungkasnya.

Usai peluncuran Pilot Project Posyandu 6 SPM rombongan melakukan peninjauan jalan Desa Pasarkeong, pelayanan Posyandu Jeruk dan penyerahan bantuan sosial, peninjauan rumah layak huni, bantuan alat pemadam kebakaran untuk Poskamling di Kampung Ciputat, serta peninjauan pembangunan SPAM dan peninjauan Paud Al Musyawwir di Kampung Sengkol Pojok, Desa Pasarkeong.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Cetak Atlet Berprestasi, Wagub Banten Usulkan Pencak Silat Jadi Ekskul Wajib
Berantas Tambang Ilegal dan BBM Bersubsidi, Ditreskrimsus Polda Banten Raih Award
Pelatihan Kepemimpinan Dibuka, Deden Apriandhi Dorong ASN Tingkatkan Kompetensi dan Kolaborasi
Banten Rasakan Dampak Program Prabowo, Fiskal Menguat dan IPM Meningkat
Gen Z Jangan Minder, Wagub Dimyati Tekankan Pentingnya Percaya Diri
Tradisi Panjang Mulud Semarakkan Maulid Nabi di Kampung Kepuh Sindangheula
Ratusan Warga Meriahkan Maulid Nabi di Pasagi Kembang, Kades Sindangheula Serukan Keteladanan
Dugaan Ledakan di Panimbang, Polda Banten Pastikan Penanganan Terus Berjalan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Cetak Atlet Berprestasi, Wagub Banten Usulkan Pencak Silat Jadi Ekskul Wajib

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Berantas Tambang Ilegal dan BBM Bersubsidi, Ditreskrimsus Polda Banten Raih Award

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Pelatihan Kepemimpinan Dibuka, Deden Apriandhi Dorong ASN Tingkatkan Kompetensi dan Kolaborasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:29 WIB

Banten Rasakan Dampak Program Prabowo, Fiskal Menguat dan IPM Meningkat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Gen Z Jangan Minder, Wagub Dimyati Tekankan Pentingnya Percaya Diri

Berita Terbaru