Pertamina Hulu Indonesia Borong 6 PROPER Hijau, Tegaskan Komitmen ESG

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) melalui anak perusahaan dan afiliasinya sukses meraih enam penghargaan kategori Hijau dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) tahun 2025.

Penghargaan ini menjadi pengakuan resmi pemerintah atas kinerja Grup PHI yang dinilai telah melampaui kepatuhan (beyond compliance) dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (7/4). Dalam sambutannya, Menteri Hanif menekankan bahwa PROPER kini menjadi motor transformasi bagi perusahaan untuk berinovasi dan berkontribusi nyata bagi publik.

Enam Unit Operasi Peraih PROPER Hijau Daftar penerima penghargaan dari lingkup PHI mencakup unit-unit strategis di Regional 3 Kalimantan, antara lain:

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM)
PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) DOBU & DOBS
PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field
PT Pertamina EP (PEP) Tarakan Field
PT Pertamina EP (PEP) Sangatta – Lapangan Semberah

Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menyatakan bahwa capaian ini adalah buah kolaborasi solid antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. “Penghargaan ini membuktikan penerapan Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan bisnis hulu migas yang selamat, andal, dan ramah lingkungan sesuai Asta Cita Pemerintah,” ungkapnya.

Inovasi CSR yang Berdampak Luas Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan, merinci sejumlah program CSR inovatif yang menjadi pilar peraihan PROPER Hijau tahun ini, di antaranya:

Wasteco (PHM): Pengelolaan limbah organik menjadi energi terbarukan.
ECO STEP (PEP Sangatta): Fokus pada efisiensi energi dan konservasi ekologi.
Akar Basah (PEP Tarakan): Aliansi kerja bebas sampah berbasis komunitas.
Mantap Betul (PEP Bunyu): Pemanfaatan akar pakis dan air hujan untuk pertanian unggul.
Semur Cendawan (PHKT DOBS): Budidaya jamur untuk ketahanan pangan.
Desa Wisata Kersik (PHKT DOBU): Penguatan ekologi melalui penanaman pohon Cemara Udang.

“Kami meyakini lingkungan yang lestari dan masyarakat yang berdaya akan mendukung keberlanjutan produksi migas nasional untuk puluhan tahun ke depan,” tutup Dony.

Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PHI terus berkomitmen menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) guna mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. (*)

Berita Terkait

Lussy Renata Hapus Video Klip “Pesan Terakhir” Usai Kehilangan Putra Tercinta
Koordinatoriat Wartawan Parlemen Anugerahkan Penghargaan Tokoh Penggerak Agrikultur kepada Gubernur Lampung
Dialog dengan KWI, Forum Lintas Generasi Serukan Kebangkitan Nilai Moral dan Hukum
Di Balik Diplomasi Indonesia di Moskow, Sosok Hartyo Harkomoyo
Indonesia Perkuat Ekonomi Kreatif Melalui Kolaborasi Internasional dengan AS
BUMD Kota Bekasi Tunjukkan Kinerja Unggul di TOP BUMD Awards 2026
Kementerian Ekraf Gandeng Provaliant Group Percepat Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis IP
Bantuan Jadup dan Stimulan Ekonomi Pascabencana Sumatera Terus Disalurkan Secara Luas

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:08 WIB

Lussy Renata Hapus Video Klip “Pesan Terakhir” Usai Kehilangan Putra Tercinta

Jumat, 17 April 2026 - 08:46 WIB

Koordinatoriat Wartawan Parlemen Anugerahkan Penghargaan Tokoh Penggerak Agrikultur kepada Gubernur Lampung

Rabu, 15 April 2026 - 23:59 WIB

Dialog dengan KWI, Forum Lintas Generasi Serukan Kebangkitan Nilai Moral dan Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 10:29 WIB

Di Balik Diplomasi Indonesia di Moskow, Sosok Hartyo Harkomoyo

Rabu, 15 April 2026 - 09:55 WIB

Indonesia Perkuat Ekonomi Kreatif Melalui Kolaborasi Internasional dengan AS

Berita Terbaru