Persiapan Venue dan Anggaran Menjadi Fokus Utama Mendagri dalam Rapat Koordinasi Peparnas XVII di Solo

Senin, 23 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Solo – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan pelaksanaan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024. Hal ini ditekankan Mendagri saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Panitia Besar (PB) Peparnas XVII Solo 2024 secara hybrid dari Ballroom The Sunan Hotel, Solo, Jawa Tengah, Senin (23/9/2024).

Mendagri menyampaikan, kesuksesan Peparnas XVII Solo 2024 sangat penting. Selain untuk kebanggaan nasional, Peparnas juga bertujuan meningkatkan harkat, derajat, dan martabat para atlet difabel. Guna mendukung itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah membentuk tim untuk mengecek persiapan venue di lapangan.

“Venue hampir semuanya telah siap. Ada beberapa hal kecil yang masih ditangani di tingkat lokal oleh Pemda (pemerintah daerah) masing-masing, baik yang di Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar, dan Pj. Gubernur [Jawa Tengah] Pak Nana juga membentuk tim untuk mendukung penyelesaian venue,” katanya.

Mendagri menambahkan, kementerian/lembaga terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membantu jika ada venue yang kurang siap. Adapun teknis pertandingan, akomodasi, dan anggaran masih terus dimatangkan. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga akan menyinkronkan kebutuhan anggaran tersebut. Dirinya berharap, meski dengan anggaran terbatas, gelaran tersebut dapat mencapai hasil yang optimal.

“[Anggaran] yang sangat urgen sekali, kita akan carikan solusi nantinya, yang penting acara bisa berjalan dulu. Kami juga berharap dari provinsi, Pak Gubernur sudah di sini, tolong bentuk tim untuk mendukung panitia. Selain itu, Pj. Wali Kota Surakarta, sudah mulai bergerak, tolong dicek,” ungkapnya.

Selain itu, untuk pengamanan, Mendagri meminta agar pihak TNI/Polri mempersiapkan rencana pengamanan yang baik, termasuk koordinasi terkait pembiayaan dengan panitia pelaksana. Mendagri juga menyarankan agar Pemda setempat menyiapkan event-event tambahan untuk meningkatkan pemasukan ekonomi bagi daerah dan masyarakat. Kegiatan tersebut bisa berupa seni atau acara lain yang mendukung kebutuhan atlet, tim, hingga suporter yang datang dari berbagai daerah.

“Belum lagi penonton yang akan datang dari daerah sekitar Solo Raya, Jawa Tengah, atau suporter dari daerah lain,” tambahnya.

Di akhir paparannya, Mendagri mendorong agar kegiatan ini dipublikasikan secara luas. Acara ini perlu disampaikan ke media massa dengan peran dari panitia pelaksana, Kemenpora, Kemendagri, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Pihaknya juga berharap awak media atau para wartawan turut membantu memublikasikan ajang tersebut, begitu pula dengan dukungan dari provinsi, kabupaten, dan kota masing-masing.

“Kita semua berdoa, mudah-mudahan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, memberikan kemudahan kepada kita semua agar kegiatan nasional ini dapat berjalan lancar dan menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia,” pungkasnya.(wan)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Ratusan Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Permukiman dan Situs Bersejarah Pascabencana
Pemulihan Pascabencana, Ribuan Hunian Sementara dan Tetap Terus Dibangun
WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif
Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA
Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum
Warga Pante Geulima Bangkit, Pembersihan Lingkungan Dilakukan Bertahap
Wamendagri Bima Arya Apresiasi Pemulihan Aceh Tamiang, Praja Diminta Tingkatkan Kinerja
Integrasi Madrasah hingga Kampus, Kemenag Perkuat Ekosistem UIII di Depok

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 13:15 WIB

Ratusan Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Permukiman dan Situs Bersejarah Pascabencana

Jumat, 3 April 2026 - 16:36 WIB

Pemulihan Pascabencana, Ribuan Hunian Sementara dan Tetap Terus Dibangun

Jumat, 3 April 2026 - 16:30 WIB

WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif

Kamis, 2 April 2026 - 21:32 WIB

Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA

Kamis, 2 April 2026 - 20:19 WIB

Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum

Berita Terbaru