Perkuat Literasi Sejak Dini, PKK Condongcatur Serukan Pentingnya Dongeng untuk Anak

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, ‎Sleman – TP PKK Pokja II Kalurahan Condongcatur terus menggencarkan budaya literasi dengan mengajak para orang tua membiasakan kegiatan mendongeng sebagai langkah menumbuhkan minat baca anak sejak usia dini.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Peningkatan Minat Baca Masyarakat yang digelar di Pendopo Ibu Trisni Rahmasari, RT 07 RW 60 Padukuhan Joho, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan ini diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri atas pengurus PKK, anggota Pokja II TP PKK Kalurahan Condongcatur, serta perwakilan Pemerintah Kalurahan Condongcatur.

Ketua Pokja II TP PKK Kalurahan Condongcatur, Siti Muhibah, menegaskan membaca merupakan fondasi penting dalam membangun generasi unggul.

“Kami berharap masyarakat, terutama generasi muda dan anak-anak, tumbuh menjadi pribadi yang sukses, berwawasan luas, dan berkarakter melalui kebiasaan membaca. Membaca adalah kunci yang membuka pintu pengetahuan dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk kebiasaan membaca sehingga budaya literasi harus dimulai dari rumah.

Narasumber sekaligus pendongeng dari Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB), Bunda Cahaya, mengatakan mendongeng bukan sekadar membacakan cerita kepada anak.

“Mendongeng bukan sekadar membacakan cerita, tetapi membangun kedekatan, menanamkan karakter, sekaligus merangsang imajinasi dan kemampuan berbahasa anak.

Ketika orang tua meluangkan waktu untuk bercerita, mereka sedang menanam benih kecintaan terhadap buku dan belajar sepanjang hayat,” ungkapnya.

Ia juga mempraktikkan teknik mendongeng yang menarik melalui intonasi, ekspresi, bahasa tubuh, hingga penggunaan buku bergambar dan alat peraga agar anak semakin antusias.

Sementara itu, Khoirul Azizi, S.IP., dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman mengajak masyarakat menjadikan membaca sebagai budaya sehari-hari.

“Gerakan literasi harus dimulai dari rumah. Orang tua yang gemar membaca dan membiasakan mendongeng akan melahirkan anak-anak yang memiliki rasa ingin tahu tinggi, kemampuan berpikir kritis, dan semangat belajar sepanjang hayat,” katanya.

Menurutnya, kebiasaan membaca sejak dini akan meningkatkan kemampuan komunikasi, kreativitas, daya analisis, sekaligus mempersiapkan anak menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan.

Dukuh Joho yang juga anggota Pokja II TP PKK Kalurahan Condongcatur, Retna Ningsih, menyebut kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui literasi.

“Harapan kami, budaya membaca tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi ini saja, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan di keluarga dan lingkungan masyarakat sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan gagasan Ketua PKK RT 07 RW 60 Joho, Trisni Rahmasari, untuk menghidupkan kembali pojok baca dan perpustakaan lingkungan mendapat dukungan penuh melalui kegiatan pembinaan tersebut.

Trisni Rahmasari mengapresiasi terselenggaranya sosialisasi yang dinilai memberikan wawasan baru bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pokja II TP PKK Kalurahan Condongcatur. Materi yang disampaikan sangat inspiratif, menambah wawasan, dan memberikan semangat baru untuk mengembangkan budaya membaca di lingkungan kami. Ini menjadi Jumat yang penuh berkah dan ilmu,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung peserta tampak antusias mengikuti diskusi maupun praktik mendongeng, dengan harapan kebiasaan membaca dan bercerita dapat menjadi rutinitas keluarga untuk melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(ADY)

Berita Terkait

Jogja Fashion Week 2026 Resmi Dibuka, Angkat Warisan Budaya Yogyakarta ke Panggung Fashion Dunia
WJNC Festival Jadi Rangkaian Utama HUT ke-270 Kota Yogyakarta, Targetkan 10.000 Wisatawan
Pemerintah Kota Yogyakarta Matangkan Persiapan HUT ke-270, Libatkan BUMN dan Stakeholder
Indonesian Custom Show 2026 Hadir di Yogyakarta, Tiga Hari Penuh Custom Culture dan Musik
Gerak Cepat Hadapi Kekeringan, Ra’Nggagas Solidarity Distribusikan 40 Tangki Air
Sembilan Pejabat Eselon II dan III Dilantik, Kajati DIY Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Walikota Yogyakarta Apresiasi Event Inklusi, Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis bagi Difabel
Komisi A DPRD Yogyakarta Minta Fasilitas Rapat Ditingkatkan untuk Dukung Kinerja Dewan

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Jogja Fashion Week 2026 Resmi Dibuka, Angkat Warisan Budaya Yogyakarta ke Panggung Fashion Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:39 WIB

Pemerintah Kota Yogyakarta Matangkan Persiapan HUT ke-270, Libatkan BUMN dan Stakeholder

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Indonesian Custom Show 2026 Hadir di Yogyakarta, Tiga Hari Penuh Custom Culture dan Musik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Gerak Cepat Hadapi Kekeringan, Ra’Nggagas Solidarity Distribusikan 40 Tangki Air

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Sembilan Pejabat Eselon II dan III Dilantik, Kajati DIY Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Berita Terbaru