Perempuan Masih Hadapi Diskriminasi, Menteri PPPA Ajak Pemda Perkuat Kebijakan Inklusif

Selasa, 25 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Magelang – Perempuan memiliki peran yang strategis dalam mendukung pembangunan di Indonesia. Banyak analisis yang menyatakan bahwa untuk mencapai pembangunan yang maksimal, maka perempuan harus maju dan berperan setara dalam pembangunan. Karena itu, kepala daerah ditekankan agar menyusun kebijakan yang inklusif dengan memperhatikan kesetaraan gender.

Penjelasan itu disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi saat menjadi pembicara pada Retret Pembekalan Kepala Daerah yang berlangsung di Lembah Tidar Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Selasa (25/2/2025).

Arifah mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2024 jumlah penduduk Indonesia sebanyak 281,6 juta jiwa. Jumlah tersebut terdiri dari 142,2 juta laki-laki dan 139,4 juta perempuan. Angka ini menunjukkan bahwa separuh penduduk Indonesia adalah perempuan.

“Semakin banyak bukti bahwa perempuan dapat berpartisipasi dalam pembangunan sama baiknya dengan laki-laki,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan, perencanaan pembangunan akan menjadi lebih adil dan berorientasi pada kesejahteraan jika perempuan dapat berperan secara signifikan. Dia menyadari, dalam kehidupan sosial perempuan masih mengalami berbagai bentuk diskriminasi yang menempatkannya lebih rendah dibanding laki-laki.

“Perempuan masih mengalami pelabelan, marginalisasi, subordinasi, beban ganda, dan kekerasan terhadap perempuan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arifah membeberkan Indeks Pembangunan Gender (IPG) di sejumlah daerah. Data yang ditampilkan menunjukkan ada daerah yang angkanya di atas rerata nasional, tapi juga tak sedikit yang di bawah nasional. Dirinya berharap, para kepala daerah yang baru dilantik dapat meningkatkan indeks tersebut.

“Mudah-mudahan dengan kepemimpinan kepala daerah yang baru ini angka-angka ini akan mengalami peningkatan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Wihaji membeberkan berbagai program kementeriannya. Pihaknya memiliki beberapa isu strategis yang perlu diperhatikan daerah. Misalnya, pertumbuhan penduduk dan peluang bonus demografi. Kemudian ada pula persoalan pernikahan dini, kesehatan ibu dan anak, peran ayah, dan penanganan stunting.

“Ini isu-isu yang nanti akan kita kerjakan dalam quick win yang nanti ter-deliver ke dinas Bapak/Ibu (kepala daerah) sekalian,” ujarnya.

Terkait dengan isu perempuan, dirinya menjelaskan, terdapat 11 juta keluarga dengan kepala keluarga perempuan. Keluarga ini menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan oleh pemerintah, termasuk daerah.

“Karena keluarga dengan kepala keluarga perempuan ini penting untuk menjadi salah satu generasi yang butuh perhatian pemerintah,” tandasnya. (wan)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Dalam Halalbihalal MUI, Dandim Wonosobo Tekankan Sinergi Ulama dan Umara
Diduga Rem Mendadak, Kecelakaan Beruntun di Purworejo Tewaskan Satu Orang
Kejati Banten Berhasil Tangkap DPO Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak
Pastikan Tepat Waktu, Dandim Wonosobo Tinjau Pembangunan KDKMP
Banjir Demak Kian Parah, BNPB Turun Tangan Percepat Penanganan Darurat
Eko Djumartono Jadi Sekda Kudus, Bupati Minta Tingkatkan Pelayanan Publik
Kasus Dugaan Penipuan Tanah, PT DYM Resmi Adukan Kepala Desa Mulyodadi ke Polda Jawa Timur
Gedung Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Segera Rampung untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 00:06 WIB

Dalam Halalbihalal MUI, Dandim Wonosobo Tekankan Sinergi Ulama dan Umara

Sabtu, 11 April 2026 - 14:21 WIB

Diduga Rem Mendadak, Kecelakaan Beruntun di Purworejo Tewaskan Satu Orang

Kamis, 9 April 2026 - 12:27 WIB

Kejati Banten Berhasil Tangkap DPO Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak

Selasa, 7 April 2026 - 15:25 WIB

Pastikan Tepat Waktu, Dandim Wonosobo Tinjau Pembangunan KDKMP

Sabtu, 4 April 2026 - 18:49 WIB

Banjir Demak Kian Parah, BNPB Turun Tangan Percepat Penanganan Darurat

Berita Terbaru