Penyerahan 5.191 Mahasiswa KKN Unila Periode I Tahun 2024, Gubernur Arinal Ajak Berkarya dan Berperan Nyata untuk Masyarakat Lampung

Selasa, 2 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Bandar Lampung, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak mahasiswa peserta KKN Universitas Lampung (Unila) Periode I Tahun 2024 berkarya dan berperan nyata untuk masyarakat Lampung.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam Penyerahan sedikitnya 5.191 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Periode I Tahun 2024, yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, Bandar Lampung, Selasa (2/1/2024).

“Konsep KKN ini sudah begitu bagus. Beberapa tahun ditempa untuk mendapatkan ilmu, tetapi diberikan kesempatan untuk berbakti kepada masyarakat. Bangsa membutuhkan adik-adik dalam rangka penerus untuk indonesia maju, terlebih agar Lampung bisa berjaya,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal berharap mahasiswa KKN mampu bersinergi dengan situasi dan kondisi yang ada di lapangan.
“Saya mengharapkan adik-adik bisa menemukan hal yang bisa menjadi terobosan di daerah, untuk bisa disampaikan kepada Pemerintah Provinsi terkhusus kepada Kabupaten yang bertanggungjawab,” ujarnya.

Gubernur Arinal meyakini mahasiswa KKN merupakan mahasiswa yang cerdas, bisa membaca dan memberikan kontribusi saran kepada Gubernur dan Bupati untuk kemajuan, sehingga Lampung bisa menjadi lebih baik di masa mendatang.

Gubernur Arinal juga menyampaikan salah satu butir Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian masyarakat. Hal ini mengaplikasikan segala ilmu akademis selama melakukan proses pembelajaran.

“Dan kita semua tahu bahwa dalam tiga tahun terakhir di saat pandemi, banyak program kampus mengalami hambatan karena ada pembatasan sosial. Namun hal tersebut bukan menjadi hambatan Universitas Lampung untuk tidak melakukan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Arinal.

Gubernur Arinal mengaku sangat tertarik dengan pembangunan berkelanjutan atau Education for Sustainable Development (EfSD), yang mana implementasinya akan sulit memperoleh hasil optimal ketika mengabaikan partisipasi masyarakat.

“Maka dengan pengabdian kepada masyarakat ini, saya berharap rekan-rekan muda mampu menjadi penggerak dalam menumbuhkan kesadaran akan hal-hal mengenai pembangunan berkelanjutan. Caranya tentu rekan-rekan muda memiliki daya magis dan kreatifitas untuk berpikir out of the box,” ujarnya.

Program yang mengangkat topik EfSD ini, jelasnya, tentu harus terintegrasi pada 3 pilar yakni ekonomi, ekologi, dan sosio-politik. Hal tersebut, telah sesuai dengan salah satu program kerja dalam KKN ini, yaitu pengembangan makanan tradisional seperti Gula Semut, Sirup Buah Pala, Rumput Laut Makanan Sehat, dan masih banyak lagi.
Selain itu, EfSD juga harus mempertimbangkan konsep 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle). Hal tersebut telah sesuai dengan salah satu program kerja dalam KKN ini, yaitu pemanfaatan limbah rumah tangga, seperti pembuatan ecoenzyme dan pembuatan scrub cangkang kerang.

Gubernur Arinal berpesan kepada Mahasiswa KKN Unila, antara lain: Pertama, Jagalah nama baik diri sendiri, keluarga dan almamater. Ingatlah dengan pepatah “dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung”.
Kedua, Bersikaplah sopan, santun dan rendah hati dengan masyarakat setempat. Ketiga, Jadikanlah lokasi KKN, baik tata pemerintahan, tata kehidupan bermasyarakat, budaya dan adat istiadat, potensi alam, sumber daya manusia dan lain lain merupakan laboratorium mini untuk menambah pengetahuan dan keterampilan.
Keempat, Koordinasikan dan konsultasikan dengan Pamong Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Babinkamtibmas, Babinsa dan lain lain untuk perencanaan program KKN.

Dari 5.191 mahasiswa yang melaksanakan KKN terdiri atas KKN Reguler dan KKN MBKM yang tersebar di enam Kabupaten.

Adapun jumlah mahasiswa KKN reguler berjumlah 5.137 mahasiswa yang disebar di enam kabupaten di Lampung, yaitu Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 2.128 mahasiswa, Kabupaten Tanggamus sebanyak 84 mahasiswa, Kabupaten Pesawaran sebanyak 62 mahasiswa, Kabupaten Tulang Bawang sebanyak 826 mahasiswa, Kabupaten Mesuji sebanyak 560 mahasiswa, dan Kabupaten Way kanan sebanyak 1485.
Sedangkan mahasiswa yang KKN MBKM berjumlah 56 mahasiswa. (Rian)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Dorong Ekonomi Desa Naik Kelas, Mirza Andalkan Koperasi dan Hilirisasi Potensi Lokal
Dekranasda Lampung Angkat Potensi Kriya Daerah, Tapis dan Sulam Usus Siap Bersinar di Tingkat Nasional
Jihan Nurlela Dorong Penanggulangan TBC di Lampung Dilakukan Secara Masif
Pemprov Lampung dan Kejati Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan Publik
Pemprov Lampung Dukung Penuh Kongres PB HMI XXXIII dan Munas KOHATI
Pemprov Lampung dan DPR RI Perkuat Upaya Pengendalian Karhutla di TNWK
Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal Lewat Wirausaha Muda Desa
Sekdaprov Marindo Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Gubernur Minta Kinerja Makin Berdampak

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:02 WIB

Dorong Ekonomi Desa Naik Kelas, Mirza Andalkan Koperasi dan Hilirisasi Potensi Lokal

Sabtu, 5 September 2026 - 08:55 WIB

Dekranasda Lampung Angkat Potensi Kriya Daerah, Tapis dan Sulam Usus Siap Bersinar di Tingkat Nasional

Jumat, 4 September 2026 - 16:13 WIB

Jihan Nurlela Dorong Penanggulangan TBC di Lampung Dilakukan Secara Masif

Jumat, 4 September 2026 - 16:07 WIB

Pemprov Lampung dan Kejati Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan Publik

Kamis, 3 September 2026 - 17:20 WIB

Pemprov Lampung Dukung Penuh Kongres PB HMI XXXIII dan Munas KOHATI

Berita Terbaru

Jakarta

PERADI Profesional Dalam Perspektif Media

Minggu, 6 Sep 2026 - 10:15 WIB