Pencegahan Korupsi Didorong Mahasiswa Riau di Tengah Dinamika Politik Daerah

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta— Dinamika politik di Riau pasca operasi tangkap tangan (OTT) dan penetapan tersangka terhadap sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Riau mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa Riau yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.

Mereka mengingatkan agar semua pihak dapat menahan diri serta menjaga suasana tetap kondusif demi keberlangsungan pemerintahan di Bumi Lancang Kuning.

Syahroni, mahasiswa asal Riau yang tergabung dalam komunitas mahasiswa Riau di Jakarta, menegaskan pentingnya seluruh elemen masyarakat menjaga stabilitas daerah agar pelayanan publik tetap berjalan normal.

“Kami mengimbau semua pihak menahan diri dan bersama-sama menciptakan kondusifitas pemerintahan. Birokrasi harus tetap berjalan normal agar masyarakat tidak dirugikan,” kata Syahroni, Sabtu (15/11/2025).

Ia juga mengingatkan bahwa proses hukum yang kini berlangsung harus dihormati. Menurutnya, dukungan masyarakat terhadap penegakan hukum akan memastikan kasus ditangani secara objektif dan profesional.

“Kami berharap penegakan hukum dilakukan tanpa tebang pilih dan benar-benar menempatkan asas keadilan sebagai pijakan utama,” tegasnya.

Selain penindakan, mantan Sekretaris Umum PMII Jakarta itu menilai pencegahan korupsi harus diperkuat, baik melalui pembenahan sistem anggaran, peningkatan transparansi maupun pengawasan internal pemerintahan.

“Pencegahan itu kunci. Korupsi hanya bisa diatasi kalau sistemnya diperbaiki. Jangan hanya mengandalkan penindakan,” tambahnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan memberikan ruang bagi aparat hukum untuk bekerja secara independen.

“Mohon masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan asumsi atau informasi yang belum terverifikasi. Mari sama-sama menjaga Riau agar tetap kondusif,” katanya.

Mahasiswa pascasarjana Universitas Nasional ini menegaskan bahwa kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama, terutama di tengah proses hukum yang sedang berjalan.

“Pada akhirnya, yang paling penting adalah memastikan pembangunan di Riau tidak terhambat dan pelayanan publik tetap optimal,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

The Art of Heroic Leadership Diluncurkan, Hadirkan Perspektif Baru Kepemimpinan di Era Kompleksitas
Karirhub Kemnaker Buka 81.171 Lowongan Kerja di 32.086 Perusahaan
Tim Masda Jabar dan BIN Bahas Penguatan Pendekatan Budaya da-lam Pembangunan SDM
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
Pameran Kayu Ara, Upaya Merawat Pengetahuan dan Warisan Arsitektur Lampung
Solois Tsaqib Rilis Single “Maju Satu Satu”, Suarakan Keberanian di Tengah Ketidakpastian
Duta Elok Persada Bawa DEPpreneur Berprestasi Jelajahi Thailand Lewat DEP Extravaganza 10
Kasus Gas Portable: LBH Peradi Profesional Bakal Laporkan Penyidik ke Propam Polri atas Dugaan Pelanggaran HAM

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

The Art of Heroic Leadership Diluncurkan, Hadirkan Perspektif Baru Kepemimpinan di Era Kompleksitas

Minggu, 13 September 2026 - 09:55 WIB

Karirhub Kemnaker Buka 81.171 Lowongan Kerja di 32.086 Perusahaan

Sabtu, 12 September 2026 - 09:30 WIB

Tim Masda Jabar dan BIN Bahas Penguatan Pendekatan Budaya da-lam Pembangunan SDM

Sabtu, 12 September 2026 - 09:22 WIB

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Sabtu, 12 September 2026 - 08:39 WIB

Pameran Kayu Ara, Upaya Merawat Pengetahuan dan Warisan Arsitektur Lampung

Berita Terbaru