Pemkot Yogya Kombinasikan WFH dan Pembatasan BBM untuk Efisiensi

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memastikan akan menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat sesuai dengan Surat Edaran Kemendagri Nomor 800.1.5/3349/SJ.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa kebijakan ini tetap disertai pembatasan bagi sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) tertentu.

“Tidak semua ASN bisa WFH, ada yang tetap harus masuk seperti biasa,” ujar Hasto, Jumat (3/4/2026).

Hasto menjelaskan, ASN yang menduduki jabatan eselon II dan eselon III tidak diperkenankan menjalankan WFH. Selain itu, pegawai yang bersinggungan

langsung dengan pelayanan masyarakat juga diwajibkan tetap bekerja di kantor.

“Sektor pelayanan itu tidak melakukan WFH. Kemudian eselon II, eselon III ke atas masih masuk seperti biasa,” tegasnya.

“Hanya yang di bawahnya yang boleh WFH,” imbuh Hasto.

Selain kebijakan WFH, Pemkot Yogyakarta juga menggulirkan langkah efisiensi anggaran melalui pembatasan bahan bakar minyak (BBM) kendaraan dinas.

Program plafonisasi diterapkan dengan batas maksimal 5 liter per hari untuk mobil dinas dan 1 liter per hari untuk sepeda motor.

“Sudah saya perintahkan dibuat surat edaran, mobil kita beri 5 liter per hari, motor 1 liter per hari untuk empat hari,” jelasnya.

Melalui kebijakan ini, Hasto menargetkan penghematan anggaran BBM hingga 40 persen, dari semula Rp 10,7 miliar menjadi sekitar Rp 6 miliar.

Tak hanya itu, Pemkot juga akan menginventarisasi kendaraan dinas yang sudah tua untuk dilelang.

“Mobil-mobil tua itu lebih baik dilelang karena boros dan mudah rusak. Ini bagian dari upaya efisiensi yang serius,” pungkasnya. (waw)

Berita Terkait

UMY Laksanakan Pengabdian Masyarakat, Fokus pada Pendidikan Keluarga dan Nilai Keislaman
Band Punk Jogja The Troublemaker Rilis “Delirium”, Tampilkan Sisi Emosional yang Lantang
Polemik THR Pekerja Lapangan PUPKP Jogja, Pemkot Didesak Bertindak
Kepadatan Wisatawan di Malioboro Dongkrak Aktivitas Ekonomi Lokal
Insiden Tabrakan di Sewon Bantul, Satu Orang Mengalami Luka Parah
Muhammadiyah Tegaskan Arah Gerakan: Dakwah, Pendidikan, dan Kemanusiaan
PSI Bantul Komitmen Laksanakan Program Berbagi Sayuran Secara Rutin
Arus Balik Libur Panjang, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Tugu Yogyakarta

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 12:34 WIB

UMY Laksanakan Pengabdian Masyarakat, Fokus pada Pendidikan Keluarga dan Nilai Keislaman

Senin, 6 April 2026 - 10:16 WIB

Band Punk Jogja The Troublemaker Rilis “Delirium”, Tampilkan Sisi Emosional yang Lantang

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Polemik THR Pekerja Lapangan PUPKP Jogja, Pemkot Didesak Bertindak

Senin, 6 April 2026 - 09:00 WIB

Insiden Tabrakan di Sewon Bantul, Satu Orang Mengalami Luka Parah

Senin, 6 April 2026 - 08:53 WIB

Muhammadiyah Tegaskan Arah Gerakan: Dakwah, Pendidikan, dan Kemanusiaan

Berita Terbaru