Pemerintah Banten Gencarkan Edukasi Antikorupsi untuk Mewujudkan Masyarakat yang Jujur dan Berintegritas

Jumat, 17 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Nana Supiana menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten komitmen wujudkan budaya antikorupsi dalam segala hal. Terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi antikorupsi secara lintas sektor dan ke berbagai komunitas.

Hal itu diungkap Nana usai Sosialisasi Serentak dan Edukasi Antikorupsi Melawan Korupsi Sejak Dini di Provinsi Banten dengan peserta ratusan siswa tingkat SMA/SMK, guru, kepala sekolah serta stakeholder yang dilaksanakan secara offline dan online di Aula Inspektorat Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Jumat (17/1/2025).

Menurut Nana, dunia pendidikan merupakan sasaran prioritas dalam memberikan sosialisasi dan edukasi antikorupsi. Di dunia pendidikan, nilai-nilai luhur seperti kejujuran dan integritas terus ditanamkan. Nilai-nilai yang harus dijunjung tinggi oleh semua kalangan.

“Namun demikian, peran aktif komunitas lain serta masyarakat umum juga penting dalam membudayakan antikorupsi. Maka dari itu, ini harus kolaborasi semuanya sehingga menjadi gerakan bersama dan tanggungjawab bersama,” kata Nana.

Kemudian, lanjutnya, yang paling penting juga partisipasi untuk mengontrol, memberikan masukan termasuk memberikan peringatan diri sebagai bentuk langkah preventif dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. Jika ini sudah menjadi gerakan besar bersama, maka peningkatan kesejahteraan masyarakat akan lebih cepat dilakukan.

“Itu gol poin-nya, menuju Banten lebih baik, jujur dan berintegritas,” pungkasnya.

Plt Kepala Inspektorat Provinsi Banten Ratu Syafitri Muhayati menambahkan, sosialisasi dan edukasi ini akan terus menerus dilakukan. Tindakan preventif ini sebagai bentuk mengingatkan pembinaan pengawasan untuk menciptakan budaya antikorupsi.

“Sehingga budaya antikorupsi itu tidak asing lagi dan melekat pada tindakan seluruh aparatur dan masyarakat Banten secara luas,” katanya.

Fitri juga menekankan agar seluruh aparat pemerintah dan stakeholder untuk benar-benar memahami arti dari kata integritas dengan sembilan turunannya, salah satunya sikap jujur. Itu harus benar-benar dipahami tidak hanya sebagai simbolis semata. Harus berani jujur pada diri sendiri.

“Tugas pokok ini yang harus terus dikerjakan. Memang berat mengimplementasikan, ini tidak boleh, itu tidak boleh. Belum lagi ada tekanan dari kiri dan kanan. Namun kita harus tetap memegang teguh sikap integritas dan sikap antikorupsi, Itu luar biasa, ,” ucapnya.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Polres Pandeglang Dorong Produktivitas Pertanian melalui Penanaman Jagung Serentak
IKIAD Pandeglang Gelar Aksi Berbagi Takjil bagi Pengguna Jalan
Kabidhumas Polda Banten Imbau Pengguna Jasa Penyeberangan Patuhi Arahan Petugas
LKKS Banten Santuni 123 Anak Yatim dan Duafa dalam Program Berkah Ramadhan
Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah Salurkan Bantuan RTLH untuk Empat Warga Pandeglang
Buka Khotmil Qur’an di Kota Serang, Wagub Banten Serahkan Bantuan untuk TPA dan Masjid Al-Furqon
DWP Provinsi Banten Tinawati Andra Soni: Bantuan Sembako DWP untuk Ringankan Beban Petugas Kebersihan KP3B
Fokus Ketupat Maung 2026: Kesiapan Polda Banten Optimal?

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:54 WIB

Polres Pandeglang Dorong Produktivitas Pertanian melalui Penanaman Jagung Serentak

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:48 WIB

IKIAD Pandeglang Gelar Aksi Berbagi Takjil bagi Pengguna Jalan

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:37 WIB

Kabidhumas Polda Banten Imbau Pengguna Jasa Penyeberangan Patuhi Arahan Petugas

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:34 WIB

LKKS Banten Santuni 123 Anak Yatim dan Duafa dalam Program Berkah Ramadhan

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:27 WIB

Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah Salurkan Bantuan RTLH untuk Empat Warga Pandeglang

Berita Terbaru