Pedagang Aksesori PON XXI Ramai Membuka Stan di Banda Aceh, Menargetkan Penjualan Maksimal

Senin, 9 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Banda Aceh – Para pedagang mulai membuka stan di sekitar Stadion Harapan Bangsa, Kota Banda Aceh, menjelang pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) pada 9 September 2024. Stadion Harapan Bangsa merupakan lokasi utama pembukaan resmi PON XXI yang rencananya dihadiri oleh Presiden Joko Widodo tersebut.

Sejak pukul 14.00 WIB, Sabtu, (7/9/2024), Suradi (50), salah seorang pedagang, mulai menyusun barang dagangannya yang terdiri dari kaos dan maskot PON XXI. Barang dagangan itu dibanderol mulai harga Rp100.000 hingga Rp140.000 tergantung ukuran dan bahan. Dalam kesempatan itu, dirinya membawa 3.000 kaos dan 400 maskot.

Suradi merupakan pedagang yang berasal dari Kabupaten Cilacap yang menempuh jalur darat bersama empat rekannya menuju Aceh. Dirinya mengaku sering memanfaatkan kegiatan-kegiatan besar seperti PON untuk berjualan. Sebagai penjual, Suradi mengaku senang apabila sering ada kegiatan yang mengundang banyak orang lantaran dirinya bisa berjualan.

Meski baru membuka stan, beberapa barang dagangan Suradi telah laku terjual. Ini menandakan daya beli masyarakat terhadap aksesori PON terbilang tinggi. Kondisi ini diharapkan terus meningkat hingga pelaksanaan PON Aceh-Sumut berakhir. “Untuk antusias warga bagus, untuk kontingen PON tadi baru ada enam orang yang beli,” ujarnya.

Suradi mengatakan, ini merupakan kali kedua dirinya berjualan di Aceh. Sebelumnya, dia sempat berjualan saat Tsunami Cup berlangsung di Aceh pada 2017. Selain itu, saat PON di Papua, timnya juga berjualan dan dagangannya ludes terjual. Perolehan serupa juga diharapkan terjadi pada gelaran PON XXI Aceh-Sumut. “Harapan kami barang dagangan habis sebelum PON Aceh selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Candrawasih (44), pedagang lainnya, juga mengharapkan hal serupa. Dia yang bersama rekannya menjual baju PON khusus anak-anak berharap mendapat respons positif dari masyarakat. Dirinya juga baru membuka stan dagangan pada Sabtu (7/9/2024) siang.

Sama seperti Suradi, pedagang dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tersebut kerap memanfaatkan agenda-agenda nasional untuk berjualan. Dia bersama rekannya tak menutup kemungkinan bakal ke Sumut saat menjelang penutupan apabila dagangannya masih tersisa banyak. Diketahui, Sumut direncanakan menjadi lokasi penutupan PON XXI. “Mungkin tiga hari sebelum penutupan kami ke Sumut,” jelasnya.(wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Digitalisasi Layanan Haji Dimulai dari Data Kependudukan, Ini Langkah Mendagri Tito
Tak Biarkan Warga Sendiri, TP PKK dan TP Posyandu Dampingi Korban Gempa NTT
Posyandu Ternyata Tak Cuma Timbang Balita, Ini 6 SPM yang Digarap di Manggarai Timur
Iklim Usaha Kondusif Dimulai dari Regulasi yang Selaras, Ini Langkah Kemendagri
Demi Layanan Jemaah Lebih Baik, Mendagri Ajak Pemda Bersinergi
Menag: Manajemen Talenta ASN Harus Adil, Perempuan Tak Boleh Dirugikan
Masyarakat Terdampak Gempa di Manggarai Terima Bantuan TP PKK dan Posyandu Pusat
Hadir di Tengah Duka Manggarai, TP PKK dan TP Posyandu Pusat Bawa Bantuan dan Kepedulian

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Digitalisasi Layanan Haji Dimulai dari Data Kependudukan, Ini Langkah Mendagri Tito

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Tak Biarkan Warga Sendiri, TP PKK dan TP Posyandu Dampingi Korban Gempa NTT

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Posyandu Ternyata Tak Cuma Timbang Balita, Ini 6 SPM yang Digarap di Manggarai Timur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Iklim Usaha Kondusif Dimulai dari Regulasi yang Selaras, Ini Langkah Kemendagri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Demi Layanan Jemaah Lebih Baik, Mendagri Ajak Pemda Bersinergi

Berita Terbaru