PBB di Jakarta Hanya Naik 5-10 Persen, Pemilik Rumah di Bawah Rp2 Miliar Bebas

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan keterangan saat mengunjungi kawasan Slipi, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2025). (Antara)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan keterangan saat mengunjungi kawasan Slipi, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2025). (Antara)

“PBB jangan khawatir, Jakarta naiknya kecil sekali. Saya sudah mendapat laporan, nggak lebih dari 5–10 persen,” ujar Pramono di Jakarta, Kamis (14/8/2025).

Selain kenaikan yang relatif rendah, Pemprov DKI memberikan diskon 5 persen dari nilai pokok pajak bagi warga yang membayar lebih awal sebelum jatuh tempo pada 30 September 2025.

Pramono menegaskan, kebijakan ini diambil untuk menjaga transparansi dan kelancaran penerimaan pajak. Selama ini, tingkat kepatuhan pembayaran PBB di Jakarta dinilai cukup baik. “Transparansi bagi saya penting sekali. Persoalan PBB di Jakarta relatif berjalan baik, masyarakat membayar dengan tertib,” katanya.

Pemprov DKI juga menetapkan pembebasan PBB bagi rumah dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di bawah Rp 2 miliar dan apartemen dengan harga di bawah Rp 650 juta. “Bagi masyarakat yang NJOP-nya di bawah Rp 2 miliar, PBB-nya 0 persen. Apartemen dengan harga di bawah Rp 650 juta juga 0 persen,” kata Pramono. (ihd)

Berita Terkait

Pendataan Jadi Kunci, Mendagri Tegaskan Bantuan Bergantung pada Klasifikasi Kerusakan
Kolaborasi Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap, 120 Unit Disalurkan di Tapanuli Selatan
Bimtek Tata Kelola RS di Papua, Wamendagri Ribka Haluk Pastikan Dukungan Pusat
Pembangunan Huntap Pascabencana Dipercepat, Mendagri Soroti Skema In-Situ dan Komunal
Mendagri Pastikan Implementasi Program BSPS Berjalan Optimal di Kabupaten Humbahas
Menag: Nilai Ramadan Harus Menjadi Karakter, Bukan Sekadar Ritual Musiman
Anggaran Rp10,6 Triliun Didorong untuk Kolaborasi Pemda Tangani Dampak Bencana di Sumatera
Pemulihan Pascabencana, Satgas PRR Fokus Tangani Infrastruktur Sungai di Sumatera

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:53 WIB

Pendataan Jadi Kunci, Mendagri Tegaskan Bantuan Bergantung pada Klasifikasi Kerusakan

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:41 WIB

Bimtek Tata Kelola RS di Papua, Wamendagri Ribka Haluk Pastikan Dukungan Pusat

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:17 WIB

Pembangunan Huntap Pascabencana Dipercepat, Mendagri Soroti Skema In-Situ dan Komunal

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:35 WIB

Mendagri Pastikan Implementasi Program BSPS Berjalan Optimal di Kabupaten Humbahas

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:57 WIB

Menag: Nilai Ramadan Harus Menjadi Karakter, Bukan Sekadar Ritual Musiman

Berita Terbaru