Operasi Pekat 2025, 13.438 Preman Diamankan di Kawasan Industri

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menangkap 13.438 pelaku premanisme dalam Operasi Pekat 2025 yang digelar di seluruh wilayah Indonesia, dengan fokus pada kawasan-kawasan industri. Langkah ini dilakukan guna merespons keresahan pelaku usaha terhadap maraknya aksi premanisme yang menghambat aktivitas ekonomi.

“Polri telah melaksanakan Operasi Pekat 2025 di seluruh Indonesia, khususnya pada wilayah industri, sehingga berhasil mengamankan 13.438 pelaku premanisme,” ujar Kepala Kepolisian Negara RI Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (1/7/2025).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.382 orang ditetapkan sebagai tersangka. Adapun sisanya diserahkan kepada dinas sosial setempat untuk dilakukan pembinaan. Operasi yang berlangsung serentak ini disebut berkontribusi pada peningkatan rasa aman di lingkungan industri dan membantu memperlancar roda perekonomian di sejumlah daerah.

Kondusivitas Meningkat

Kapolri menuturkan, penertiban terhadap pelaku premanisme berdampak positif terhadap iklim usaha dan keamanan masyarakat. Berdasarkan hasil survei lembaga Indikator Politik Indonesia, 67 persen masyarakat menyatakan puas atas langkah Polri menindak para pelaku premanisme.

Walau demikian, Kapolri menegaskan bahwa penindakan tidak berhenti hanya pada operasi ini. Kepolisian akan terus menjalankan patroli dan operasi serupa serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam pelaporan aksi-aksi premanisme di lingkungan mereka.

“Kami ingin memastikan kawasan industri tetap aman dan nyaman bagi pekerja maupun investor. Penanganan aksi premanisme akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,” kata Listyo.

Sejak beberapa tahun terakhir, premanisme di kawasan industri menjadi perhatian pemerintah karena kerap menghambat investasi, distribusi logistik, dan keamanan tenaga kerja. Pemerintah menilai iklim usaha yang kondusif merupakan syarat mutlak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (hdm)

Berita Terkait

Dracin dan Algoritma: Antara Hiburan Digital dan Risiko Regulasi di Indonesia
Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026
GEOPIX Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026
Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sleman Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026
Universitas Panca Sakti Bekasi Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-29 Kota Bekasi
Dinas Komunikasi, Informatika, Sandi dan Statistik Kabupaten Pandeglang Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026 “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pandeglang Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026 “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”
DPRD Pandeglang Dukung Program Presiden dalam Pengawalan Musrenbang 2026

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 09:15 WIB

Dracin dan Algoritma: Antara Hiburan Digital dan Risiko Regulasi di Indonesia

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:00 WIB

Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:48 WIB

GEOPIX Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:31 WIB

Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sleman Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:44 WIB

Universitas Panca Sakti Bekasi Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-29 Kota Bekasi

Berita Terbaru