Normalisasi Irigasi di Kabupaten Bekasi, Keberhasilan Proyek Peningkatan Ketersediaan Air untuk Pertanian

Jumat, 13 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Kabupaten Bekasi – Normalisasi saluran irigasi sekunder Bendung Kedung Gede (BKG) yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) di wilayah Desa Karangharja membuahkan hasil positif.

Pasalnya seluas 360 hektar lahan pertanian yang terancam kekeringan kini bisa teraliri air dengan lancar hal tersebut disampikan oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Karangharja, Suhandi.

“berkat upaya normalisasi yang dilakukan secara masif oleh Pemkab Bekasi menggunakan alat berat. Kini 360 hektar lahan pertanian yang terancam kekeringan bisa teraliri dengan lancar menuju area pesawahan,” unkapnya.

Suhandi menyebutkan Desa Karangharja menjadi salah satu wilayah yang terancam kekeringan akibat musim kemarau. Kondisi yang mendesak ini membuat aliran irigasi tidak sampai menuju area pesawahan di titik BKG 38.

“Alhamdulillah lewat normalisasi ini sekarang air sudah mengalir menuju wilayah BKG 38 Desa Karangharja, bahkan bukan cuma di Desa Karangharja saja, melainkan sudah mengalir sampai ke BKG 40 yakni di Desa Jayalaksana, Kecamatan Cabangbungin,” ujarnya pada Jumat (13/09/2024).

Dirinya menjelaskan, sebagian pertanian di wilayah Desa Karangharja tengah memasuki masa garap dan tanam. lewat upaya normalisasi ini, dirinya memastikan, bahwa ketersediaan pasokan air bagi para petani dapat tercukupi, sehingga bisa menunjang kebutuhan petani dalam melakukan penanaman.

“Air ini sudah cukup untuk mengairi tanah pertanian Desa Karangharja, untuk lokasi pesawahan di BKG 36, 37 dan sebagian 38 sudah banyak yang melakukan penanaman. Nah untuk wilayah di sebagian BKG 38 sampai 39 itu baru memasuki masa penggarapan lahan,” jelasnya.

Suhandi menambahkan, pihaknya mengapresiasi langkah konkret yang dilakukan oleh Pemkab Bekasi dan pihak lainnya baik melalui upaya normalisasi, pompanisasi dan lainnya dalam mendukung keberlangsungan pertanian di Kabupaten Bekasi.

“Kami berharap, dimana air tersebut dapat tercukupi dan bisa berlanjut sampai musim panen yang akan datang, sehingga diharapkan produksi atau hasil panen di Kabupaten Bekasi dapat meningkat,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Wajah Baru di RW 07 Harapan Jaya, Wali Kota Bekasi Resmikan Taman Rinjani Jadikan Ruang Terbuka untuk Semua Generasi
Jaga Warisan Leluhur, Disdik Kota Bekasi Perkuat Bahasa Ibu di SMP
Investor Daily Summit 2026 Soroti Masa Depan Ekonomi, Hilirisasi dan AI Jadi Bahasan
Penertiban Lahan PJT II, Pemkot Bekasi Bongkar Bangunan Liar di Tanah Apit
Tri Adhianto Dukung Kerja Sama Pemprov Jabar, Warga Bisa Berobat di RS Jaringan Pemerintah
Serunya Wali Kota Bekasi dan Warga Nobar Timnas di Plaza Patriot Chandrabhaga
Hibah Aset Daerah Rp2,7M, Wali Kota Bekasi Serah Terima Kepada Kemenag Kota Bekasi
Wawali Harris Bobihoe Ajak Warga Bangun Keluarga Kuat, Bahagia dan Sejahtera

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Wajah Baru di RW 07 Harapan Jaya, Wali Kota Bekasi Resmikan Taman Rinjani Jadikan Ruang Terbuka untuk Semua Generasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Jaga Warisan Leluhur, Disdik Kota Bekasi Perkuat Bahasa Ibu di SMP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Investor Daily Summit 2026 Soroti Masa Depan Ekonomi, Hilirisasi dan AI Jadi Bahasan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Penertiban Lahan PJT II, Pemkot Bekasi Bongkar Bangunan Liar di Tanah Apit

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Tri Adhianto Dukung Kerja Sama Pemprov Jabar, Warga Bisa Berobat di RS Jaringan Pemerintah

Berita Terbaru