Musik sebagai Pelayanan Iman: Konser “Simfoni Bagi Sang Pencipta” Penuh Spiritualitas

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Musik bisa menjadi doa, dan doa pun bisa dinyanyikan dalam musik.
‎
‎Semangat inilah yang dihadirkan dalam konser rohani bertajuk “Simfoni Bagi Sang Pencipta, Saat Nada Menjadi Doa”, yang akan digelar Sabtu, 18 Oktober 2025, pukul 18.00 WIB di Auditorium Driyarkara, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
‎
‎“Lagu-lagu yang saya ciptakan lahir dari doa,” ungkap penggagas konser, Grego Julius, yang juga dikenal sebagai pebisnis dan pecinta musik rohani.
‎
‎Konser ini dipersembahkan oleh Grego Julius Orchestra, orkestra yang terlahir dari kerinduan untuk memuliakan Tuhan melalui musik.
‎
‎“Doa itu saya tuliskan dalam syair, lalu saya beri nada hingga menjadi sebuah lagu,” lanjutnya dengan penuh haru.
‎
‎“Setiap karya ini saya persembahkan kepada Tuhan Yesus dan Bunda Maria sebagai ungkapan syukur dan kasih saya kepada-Nya.”
‎
‎Ucapan itu menggambarkan betapa dalam makna spiritual di balik setiap alunan nada.
‎
‎Deretan penyanyi dan paduan suara ternama turut memperkuat nuansa rohani konser ini, seperti Mary Ignacio, Cantores Maguwo, Swara Sekawan, Kidung Tyas Dalem, Vox Norte, Duta Voice, hingga bintang tamu cilik Charles di saxophone dan Katelyn di harpa.
‎
‎“Semua ini bukan untuk keuntungan, melainkan pelayanan iman,” tegas Grego.
‎
‎Konser diselenggarakan secara cuma-cuma, menjadi persembahan murni tanpa orientasi komersial, agar semakin banyak doa dinyanyikan bersama.
‎
‎Antusiasme umat sangat luar biasa, karena seluruh kursi konser telah habis dipesan jauh hari sebelum acara.
‎
‎Namun, umat tetap dapat mengikuti secara daring melalui kanal YouTube Grego Julius Music.
‎
‎“Harapan saya sederhana,” pungkas Grego Julius. “Semoga lagu-lagu ini dinyanyikan di gereja, menjadi penghiburan bagi banyak orang, dan membawa lebih banyak berkat bagi dunia.”
‎
‎Dengan demikian, doa dalam musik benar-benar melampaui ruang dan waktu.(waw)

Berita Terkait

Pakar Hukum UMY Soroti Fasilitas di Lapas Cibinong: Tata Kelola Harus Berpijak pada Kesetaraan
Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi Perlu Dirancang Bertahap dan Berkelanjutan
Stok BBM Aman, Antrean Mengular, Pakar UMY Soroti Sistem Distribusi Subsidi
Kebakaran Hebat Melanda Hamzah Batik Malioboro, Warga Sempat Khawatir Api Merembet ke Rumah
Mengenal Cardiac Drift Saat Berolahraga, Dosen UMY: Normal tetapi Tetap Perlu Kenali Batas Tubuh
Perayaan Zhong Qiu Jie 2026 di Yogyakarta, Paduan Budaya Tionghoa dan Jawa Penuh Makna
Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan di Jalan Wates dan Wirobrajan Yogyakarta, Polsek Wirobrajan Turun Tangan
Beras Ilegal Masuk, Guru Besar UMY Soroti Dampaknya terhadap Harga Gabah Petani

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:10 WIB

Pakar Hukum UMY Soroti Fasilitas di Lapas Cibinong: Tata Kelola Harus Berpijak pada Kesetaraan

Senin, 28 September 2026 - 14:01 WIB

Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi Perlu Dirancang Bertahap dan Berkelanjutan

Senin, 28 September 2026 - 10:31 WIB

Stok BBM Aman, Antrean Mengular, Pakar UMY Soroti Sistem Distribusi Subsidi

Senin, 28 September 2026 - 01:15 WIB

Kebakaran Hebat Melanda Hamzah Batik Malioboro, Warga Sempat Khawatir Api Merembet ke Rumah

Minggu, 27 September 2026 - 07:34 WIB

Mengenal Cardiac Drift Saat Berolahraga, Dosen UMY: Normal tetapi Tetap Perlu Kenali Batas Tubuh

Berita Terbaru