Mushola Ponpes di Sidoarjo Ambruk, Basarnas Yogyakarta Kerahkan Tim

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Musibah ambruknya bangunan mushola di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, membuat suasana duka mendalam. Kejadian yang berlangsung saat para santri tengah melaksanakan salat Asar berjamaah pada Senin (29/9/2025) itu menimbulkan korban tertimbun reruntuhan. “Bangunan mushola ambruk dan menimpa para santri yang sedang beribadah,” ungkap Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Kamal Riswandi, S.E.
‎
‎Sebagai bentuk respons cepat, Kantor Basarnas Pusat memerintahkan Kantor SAR Yogyakarta untuk segera mengirimkan bantuan. “Kami diberangkatkan ke Sidoarjo untuk membantu proses evakuasi. Tim yang kami kerahkan berjumlah 10 personel Rescue ditambah 1 orang Humas,” tegas Kamal. Ia menambahkan bahwa pengiriman tim ini diharapkan memperkuat upaya pencarian korban yang masih tertimbun reruntuhan.
‎
‎Kamal menjelaskan bahwa tim berangkat Senin malam (29/9/2025) pukul 21.00 WIB dari Kantor SAR Yogyakarta. “Tim dilengkapi dengan 1 truk personel, 1 kendaraan double cabin, serta berbagai peralatan evakuasi korban reruntuhan bangunan,” jelasnya. Ia menegaskan, tim akan langsung berkordinasi dengan Kantor SAR Surabaya dan bergabung bersama Basarnas Special Group (BSG), Kantor SAR Semarang, serta Tim SAR gabungan lainnya.
‎
‎Namun, hingga kini jumlah pasti korban masih belum dapat dipastikan. “Untuk keseluruhan korban yang masih tertimbun kami belum bisa memastikan jumlahnya. Sementara untuk korban yang sudah berhasil dievakuasi, kami masih menunggu update dari Kantor SAR Surabaya,” terang Kamal. Dengan semangat sinergi dan koordinasi, Basarnas Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus bergerak cepat demi menyelamatkan nyawa korban.(waw)

Berita Terkait

Mengenal Cardiac Drift Saat Berolahraga, Dosen UMY: Normal tetapi Tetap Perlu Kenali Batas Tubuh
Perayaan Zhong Qiu Jie 2026 di Yogyakarta, Paduan Budaya Tionghoa dan Jawa Penuh Makna
Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan di Jalan Wates dan Wirobrajan Yogyakarta, Polsek Wirobrajan Turun Tangan
Beras Ilegal Masuk, Guru Besar UMY Soroti Dampaknya terhadap Harga Gabah Petani
Pakar UMY: Reformasi Batas Defisit APBN Tak Cukup Sekadar Ubah Angka
Road to DESIK 2026 Hadirkan Musik dan Ruang Ekspresi Kesehatan Mental Anak Muda
Bio Farma Ungkap Strategi Rantai Pasok Vaksin saat Darurat Kesehatan
Rupiah Melemah ke Rp17.864 per Dolar AS, Pakar UMY Soroti Kepercayaan Pasar

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 07:34 WIB

Mengenal Cardiac Drift Saat Berolahraga, Dosen UMY: Normal tetapi Tetap Perlu Kenali Batas Tubuh

Sabtu, 26 September 2026 - 14:12 WIB

Perayaan Zhong Qiu Jie 2026 di Yogyakarta, Paduan Budaya Tionghoa dan Jawa Penuh Makna

Sabtu, 26 September 2026 - 14:08 WIB

Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan di Jalan Wates dan Wirobrajan Yogyakarta, Polsek Wirobrajan Turun Tangan

Jumat, 25 September 2026 - 13:27 WIB

Beras Ilegal Masuk, Guru Besar UMY Soroti Dampaknya terhadap Harga Gabah Petani

Jumat, 25 September 2026 - 13:16 WIB

Pakar UMY: Reformasi Batas Defisit APBN Tak Cukup Sekadar Ubah Angka

Berita Terbaru