MUI: Tragedi di Prancis Tegaskan Perlunya Aksi Global Lawan Islamofobia

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus mengecam keras aksi penikaman terhadap Abu Bakar di sebuah masjid di Prancis yang menyebabkan korban meninggal dunia. Insiden ini menjadi bukti nyata bahwa kebencian terhadap umat Islam atau Islamofobia masih terjadi secara nyata di tengah masyarakat global.

“Pelaku pembunuhan jelas-jelas merupakan individu yang anti-Islam dan anti-Muslim. Ia melakukan aksi kekerasan secara terang-terangan tanpa rasa takut, bahkan di dalam masjid,” ujar Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, dalam keterangan resminya, Rabu (30/4/2025). Ia juga mengajak umat Islam untuk mendoakan serta melaksanakan salat ghaib bagi almarhum.

Sudarnoto menegaskan bahwa Islamofobia merupakan persoalan serius yang semestinya dilawan, sebagaimana ditegaskan dalam resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Namun kenyataannya, jaminan perlindungan bagi mereka yang memilih Islam sebagai jalan hidup masih belum maksimal.

“Memeluk agama Islam adalah hak asasi manusia yang harus dihormati dan dilindungi secara sosial, hukum, dan politik di mana pun mereka berada. Prancis yang menjunjung tinggi semboyan Liberté, Égalité, Fraternité seharusnya memiliki undang-undang yang menjamin kebebasan beragama secara nyata,” tegasnya.

MUI pun mendesak pemerintah Prancis dan negara-negara lain yang memiliki populasi Muslim minoritas untuk bersungguh-sungguh dalam memberantas Islamofobia melalui perangkat hukum yang tegas.

“Jangan biarkan Islamofobia terus menyebar. Tangkap dan hukum para pelaku. Dengan langkah nyata seperti itu, pemerintah Prancis dapat membuktikan bahwa mereka benar-benar menjunjung tinggi prinsip Liberté, Égalité, Fraternité,” pungkas Sudarnoto.(*)

Berita Terkait

DPRD Bekasi Panggil Manajemen RSUD, Soroti Dugaan Tunggakan Premi BPJS Karyawan
Wamendagri Apresiasi Pelaksanaan WFH di Lingkungan Pemkot Bekasi
Kebijakan WFH di Bekasi Berbuah Efisiensi Energi dan Anggaran
DPRD Bekasi Dorong Regulasi Hunian Vertikal Transparan, Sasar Perda Inisiatif
Korban Jiwa Bertambah, Pemkot Bekasi Percepat Penanganan Pascakebakaran SPBE
Pemkot Bekasi Dorong Skrining Rutin untuk Tekan Angka Kanker Leher Rahim
Bapemperda DPRD Bekasi Fokus Susun Raperda Perlindungan Masyarakat dan Ketertiban Sosial
Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Digelar di Bekasi, Fokus Ciptakan SDM Unggul

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 11:37 WIB

DPRD Bekasi Panggil Manajemen RSUD, Soroti Dugaan Tunggakan Premi BPJS Karyawan

Jumat, 10 April 2026 - 17:58 WIB

Wamendagri Apresiasi Pelaksanaan WFH di Lingkungan Pemkot Bekasi

Jumat, 10 April 2026 - 14:13 WIB

Kebijakan WFH di Bekasi Berbuah Efisiensi Energi dan Anggaran

Jumat, 10 April 2026 - 10:25 WIB

DPRD Bekasi Dorong Regulasi Hunian Vertikal Transparan, Sasar Perda Inisiatif

Jumat, 10 April 2026 - 08:26 WIB

Korban Jiwa Bertambah, Pemkot Bekasi Percepat Penanganan Pascakebakaran SPBE

Berita Terbaru