Modus Uji Alergi, Dokter PPDS Unpad Perkosa Tiga Pasien di RSHS Bandung

Jumat, 11 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Bandung — Kepolisian Daerah Jawa Barat mengungkap dua korban baru dalam kasus dugaan pemerkosaan oleh dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Padjadjaran, Priguna Anugerah Pratama atau PAP (31), yang terjadi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Dengan temuan terbaru ini, jumlah korban bertambah menjadi tiga orang.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Surawan, Jumat (11/4/2025), mengatakan bahwa dua korban terbaru merupakan pasien perempuan berusia 21 tahun dan 31 tahun. Keduanya mengaku menjadi korban pelecehan seksual dengan modus yang sama, yakni berpura-pura melakukan uji alergi melalui penyuntikan cairan anestesi sebelum dibawa ke sebuah ruangan khusus untuk tindakan pencabulan.

“Korban dibawa ke ruangan yang sama. Ini terjadi sebelum kasus yang menimpa korban ketiga, FH,” ujar Surawan.

Aksi pelaku disebut dilakukan secara individu, meskipun pada awalnya Priguna bertugas mendampingi dokter utama dalam pelayanan medis. Setelah itu, ia menghubungi pasien secara pribadi dengan dalih pemeriksaan lanjutan.

Korban pertama yang melapor sebelumnya adalah FH (21), seorang perempuan yang merupakan keluarga pasien di RSHS. Berdasarkan penyelidikan, dugaan pelecehan terhadap dua korban lainnya terjadi pada 10 dan 16 Maret 2025.

Atas perbuatannya, Priguna dijerat dengan pasal berlapis, termasuk Pasal 64 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang perbuatan berulang. Ancaman hukumannya maksimal 17 tahun penjara.

Polda Jabar menyatakan proses penyidikan masih berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor. (ihd)

Berita Terkait

Menag Safari Pesantren, Sosialisasi Pembentukan Ditjen Pesantren dan Salurkan Bantuan Operasional
Mendagri Tito Karnavian Pastikan Bantuan Pascabencana Disalurkan Bertahap
Mendagri: Tambahan Dana TKD Dapat Digunakan untuk Pemulihan dan Mitigasi Bencana
Mendagri Tito Karnavian dan Mensos Saifullah Yusuf Serahkan Bantuan bagi Korban Bencana di Pidie Jaya
Pemerintah Pertimbangkan Penambahan Fasilitas Huntara untuk Tingkatkan Kenyamanan Pengungsi
Mendagri Tito Karnavian : Infrastruktur dan Layanan Dasar di Pidie Jaya Mulai Pulih Pascabencana
Revitalisasi 39 KUA di Jakarta, Kemenag dan Pemprov Percepat Pengalihan Aset
Pemerintah Targetkan Seluruh Pengungsi di Aceh, Sumut, dan Sumbar Pindah dari Tenda Sebelum Lebaran 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:22 WIB

Mendagri Tito Karnavian Pastikan Bantuan Pascabencana Disalurkan Bertahap

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:37 WIB

Mendagri: Tambahan Dana TKD Dapat Digunakan untuk Pemulihan dan Mitigasi Bencana

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:14 WIB

Mendagri Tito Karnavian dan Mensos Saifullah Yusuf Serahkan Bantuan bagi Korban Bencana di Pidie Jaya

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:03 WIB

Pemerintah Pertimbangkan Penambahan Fasilitas Huntara untuk Tingkatkan Kenyamanan Pengungsi

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:38 WIB

Mendagri Tito Karnavian : Infrastruktur dan Layanan Dasar di Pidie Jaya Mulai Pulih Pascabencana

Berita Terbaru