Menuju Kemandirian Pangan, Petani Nikmati Hasil Tertinggi Panen sejak 1969

Minggu, 1 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencatatkan tonggak baru dalam sejarah ketahanan pangan nasional. Untuk pertama kalinya sejak Perum Bulog berdiri pada 1969, cadangan beras pemerintah menembus angka 4 juta ton.

Pencapaian ini diumumkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Sabtu (31/5/2025). Dalam keterangannya yang disampaikan melalui Tim Media Presiden, Amran menyebut capaian ini sebagai hasil konkret dari kebijakan yang pro terhadap petani dan penguatan produksi dalam negeri.

“Alhamdulillah, hari ini sejarah baru ditorehkan. Cadangan beras pemerintah resmi mencapai 4.001.059 ton,” ujarnya.

Dari jumlah itu, sebanyak 2.407.257 ton berasal dari serapan beras lokal. Menurut Amran, keberhasilan ini merupakan buah dari arahan Presiden Prabowo yang menekankan optimalisasi hasil dalam negeri, bukan semata bergantung pada impor.

“Capaian ini tak lepas dari perhatian dan arahan luar biasa Presiden Prabowo yang mendorong berbagai terobosan di sektor pertanian,” kata Amran.

Kemandirian Pangan

Amran menyebut lonjakan stok beras ini bukan sekadar angka statistik, tetapi mencerminkan keberhasilan program pertanian yang berpihak pada kesejahteraan petani. Petani, kata dia, tidak hanya menikmati hasil panen yang meningkat, tetapi juga harga gabah yang lebih menguntungkan.

Langkah ini, menurut dia, menunjukkan arah kebijakan yang mendukung kemandirian pangan nasional, terlebih di tengah ketidakpastian iklim dan gejolak pasar global. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada petani, Komisi IV DPR RI, TNI, Polri, Kejaksaan, kepala daerah, penyuluh, penggilingan, akademisi, dan media yang turut berperan.

“Ini adalah capaian kolektif lintas sektor. Sebuah langkah nyata menuju kemandirian pangan dan kemakmuran bangsa,” ujarnya.

Keyakinan Petani

Menurut Amran, kebijakan Presiden Prabowo di sektor pangan mulai memperlihatkan hasil. Selain memperkuat cadangan nasional, kebijakan ini juga memulihkan kepercayaan petani terhadap negara.

“Petani kini melihat hasil nyata dari keberpihakan negara. Itu modal penting untuk menjaga ketahanan pangan jangka panjang,” kata Amran.

Dengan capaian ini, Indonesia menempatkan diri di jalur yang lebih kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan. (ihd)

Berita Terkait

125 Truk Dilepas, Mendagri dan Menteri PKP Dukung Program Gentengisasi
Mendagri Tito Cek Program BSPS di Purwakarta, Dorong Percepatan Pelaksanaan
Ngariung di Purwakarta, Mendagri Santap Nasi Liwet Bersama Sopir Truk Genteng
Kemenag Perluas Digitalisasi, SIMKAH hingga Data GTK Masuk Agenda Cegah Korupsi
Wamendagri Bima Arya Minta Penanganan Banjir Bandang Solok Diperkuat, Normalisasi Jadi Fokus
Kemendagri-KemenPU Perkuat Transformasi Digital Pemda Lewat Integrasi SIPD-SIPASTI
Kemendagri Kawal Pembangunan Daerah, Inflasi hingga Pertumbuhan Ekonomi Jadi Perhatian
HUT ke-81 Sumbar, Wamendagri Bima Arya: Daerah Tangguh Tak Boleh Biarkan Bencana Rampas Masa Depan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:30 WIB

125 Truk Dilepas, Mendagri dan Menteri PKP Dukung Program Gentengisasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Mendagri Tito Cek Program BSPS di Purwakarta, Dorong Percepatan Pelaksanaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Ngariung di Purwakarta, Mendagri Santap Nasi Liwet Bersama Sopir Truk Genteng

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Wamendagri Bima Arya Minta Penanganan Banjir Bandang Solok Diperkuat, Normalisasi Jadi Fokus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Kemendagri-KemenPU Perkuat Transformasi Digital Pemda Lewat Integrasi SIPD-SIPASTI

Berita Terbaru