Menteri Ekraf Ajak Asosiasi Digital Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Berbasis Teknologi

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta, 12 Maret 2026 – Pemerintah terus mendorong penguatan infrastruktur digital serta pendampingan bagi sejumlah asosiasi dan pegiat ekosistem teknologi. Optimalisasi kolaborasi tiga asosiasi digital dan Badan Ekosistem Digital KADIN dinilai penting untuk pengembangan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional (_the new engine of growth_).

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi rencana kerja dan program yang dipaparkan asosiasi digital dalam audiensi di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (12/3).

“Sehingga kolaborasi dapat mendukung ekosistem berbasis teknologi, baik yang erat kaitan dengan talenta, akses pasar, skema pendanaan, dan masih banyak hal lain yang sebetulnya banyak membantu Pemerintah. Penjajakan kolaborasi hari ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia,” ucap Menteri Ekraf.

Pertemuan ini menjadi ruang diskusi strategis untuk menyelaraskan program pemerintah dengan inisiatif industri dalam mendorong pertumbuhan talenta digital, inovasi teknologi, dan penguatan ekosistem.

Audiensi dihadiri tiga asosiasi yakni Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI), Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), serta Badan Ekosistem Digital KADIN Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Menteri Ekraf juga memaparkan 8 ASTA EKRAF yang mencakup Ekraf Data, Ekraf Bijak, Talenta Ekraf, Infra Ekraf, Sinergi Ekraf, Pasar Ekraf, Dana Ekraf dan Ekraf Kaya.

“Dari program ini, kita bisa pilih mau kolaborasi dari yang mana, kebijakan serta regulasi yang berpihak pada ekosistem, pengembangan talenta, atau penguatan komersialisasi (pembiayaan) berbasis kekayaan intelektual. Dengan demikian produk dan karya kreatif berbasis teknologi berkembang dari lokal jadi nasional, bahkan go global,” jelas Menteri Ekraf.

Perwakilan asosiasi digital juga memaparkan sejumlah inisiatif untuk memperkuat ekosistem teknologi di Indonesia, termasuk penguatan keamanan siber, pengembangan talenta digital, hingga penyelarasan kolaborasi lintas sektor yang mendukung inovasi berkelanjutan.

“Kami membentuk APTIKNAS itu untuk membangun masa depan industri digital Indonesia. Digitalisasi memang memberikan kemudahan, tetapi sisi lain juga membuka potensi risiko seperti penipuan dan kejahatan digital. Jadi, kita harus membangun keamanan siber dan kepercayaan digital untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia,” ungkap Ketua Umum APTIKNAS, Soegiharto Santoso (Hoky).

Pembahasan berlanjut dengan penjajakan potensi sinergi program dari tiap Direktorat Kementerian Ekraf dalam pengembangan talenta digital, peningkatan kapasitas industri teknologi keamanan siber, serta penguatan kolaborasi lintas sektor yang mendukung transformasi digital nasional. Selain itu, pihak ADIGSI juga fokus menyoroti pengembangan kompetensi SDM melalui literasi keamanan digital dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.

Menteri Ekraf turut didampingi Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Muhammad Neil El Himam; Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga, Rian Firmansyah; Direktur Jasa TIK, Abdul Malik; Direktur Teknologi Digital Baru, Dandy Yudha Feryawan; Direktorat Aplikasi, Tri Wahyudi serta Tenaga Ahli Menteri, Gemintang Kejora Mallarangeng.

Sedangkan perwakilan dari ekosistem digital di antaranya Ketua Umum ADIGSI, Slamet Aji Pamungkas; Sekjen ADIGSI Sunu Widyatmoko; Wakil Ketua Umum 1, Jamalul Izza; Kepala Badan Ekosistem Digital KADIN Indonesia, Firlie H. Ganinduto; Wakil Kepala Badan Bidang Ekosistem dan Regulasi Digital, Noudhy Valdryno; Executive Director AFTECH, Mercy Simorangkir beserta Ketua Departemen Perbankan AFTECH, Dedy Sahat.(LSI)

Sumber : Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Imigrasi Beri Izin Tinggal Keadaan Terpaksa bagi Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan
Rumah Singgah Pemprov Banten Bantu Pasien Hemat Biaya Berobat ke Jakarta
Ramadhan Penuh Berkah, GPBI Raya Salurkan Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama
PHM Tegaskan Komitmen Sosial dan Keberlanjutan Energi lewat Safari Ramadan di Balikpapan
Menteri Ekraf Tegaskan GEKRAFS Mitra Strategis Pemerintah Kembangkan Ekonomi Kreatif
Syukuran HUT ke-9 SMSI, Ketua Umum Firdaus Tekankan Tantangan Media Digital
Media Dihadapkan pada Tantangan Kecepatan dan Akurasi di Tengah Ancaman Disinformasi
PERADI Profesional Hadir Sebagai Wadah Advokat Berbasis Mutu dan Etika

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:20 WIB

Imigrasi Beri Izin Tinggal Keadaan Terpaksa bagi Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:30 WIB

Menteri Ekraf Ajak Asosiasi Digital Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Berbasis Teknologi

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:18 WIB

Rumah Singgah Pemprov Banten Bantu Pasien Hemat Biaya Berobat ke Jakarta

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:17 WIB

Ramadhan Penuh Berkah, GPBI Raya Salurkan Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:36 WIB

PHM Tegaskan Komitmen Sosial dan Keberlanjutan Energi lewat Safari Ramadan di Balikpapan

Berita Terbaru