Mendagri Apresiasi Keberhasilan Polri Amankan Pemilu

Kamis, 29 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Jakarta, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas perannya dalam mengamankan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024. Hal ini disampaikan Mendagri pada Rapat Pimpinan (Rapim) Polri di Gedung Tribrata Darmawangsa, Jakarta, Kamis (29/2/2024).

“Yang pertama adalah menjaga iklim demokrasi pasca-Pemilu 14 Februari, [sesuai] Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, kita sudah memasuki tahap yang penting. Kita semua bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, terima kasih banyak kepada seluruh jajaran Polri yang telah menyelesaikan [tugasnya] dengan sangat baik,” katanya.

Selain pemilu serentak untuk memilih presiden-wakil presiden dan anggota legislatif, pada 2024 juga akan dilaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak. Hal ini, kata Mendagri, untuk menyamakan arah atau visi-misi antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Pasalnya, selama ini terjadi ketidakparalelan antara masa jabatan di level nasional dengan di level daerah. Hal ini mengakibatkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Pemda) seakan memiliki visi-misinya tersendiri. Untuk itulah, hal ini dilakukan penataan.

“Yaitu untuk memperbaiki sistem tata pemerintahan, yang selama ini antara melaksanakan jabatan presiden, wakil presiden, gubernur dan bupati/wali kota tidak paralel,” ucapnya.

Mendagri melanjutkan, Pemilu di Indonesia merupakan pemilu terbesar yang dilakukan dalam satu hari di dunia. Dia membandingkan dengan pelaksanaan di negara lain seperti Cina dan Amerika Serikat.

Meskipun masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan Pemilu, kata Mendagri, secara umum penyelenggaraan dan pengamanan yang dilakukan oleh Polri dan seluruh stakeholder telah berhasil dan sukses.

“Mengatur 1.000 orang yang ada di dalam ruangan [saja] tidak gampang, [apalagi] mengatur 200 juta orang [tentunya] sangat tidak gampang. Dan kita bisa melaksanakan itu dengan baik. Terlepas pasti ada kekurangan-kekurangan, pasti. Tapi ya secara umum maksud saya [berhasil], dan dunia memberikan apresiasi pada Indonesia,” ujarnya.

Selanjutnya, pada masa penghitungan suara yang tengah berjalan saat ini, Mendagri meminta agar Polri tidak lengah dalam menjaga keamanan. Quick count yang dilakukan oleh berbagai lembaga bisa menjadi referensi, tetapi yang utama adalah penghitungan secara manual yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Penghitungan suara ini perlu dijaga, terutama di tingkat lokal. “Mempertahankan keamanan menjadi sangat-sangat penting,” tandasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Huntara Pascabencana Sumatera Hampir Rampung, Progres Capai 81 Persen
Teknologi Digital dan AI di Pendidikan Kini Punya Pedoman Resmi
Pemulihan Faskes Pascabencana Dipacu, 31 Ambulans Disalurkan
Antisipasi Peningkatan Mobilitas Mudik, Pemda Diminta Awasi Transportasi dan Distribusi Logistik
Satgas PRR Catat Lonjakan Transaksi UMKM di E-Commerce di Tiga Provinsi Sumatera
Kemendagri Siapkan Pengawasan dan Pedoman bagi Pemda dalam Pelindungan Anak di Ruang Digital
Satgas PRR Percepat Rehabilitasi Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Rumah Singgah Pemprov Banten Bantu Pasien Hemat Biaya Berobat ke Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:12 WIB

Huntara Pascabencana Sumatera Hampir Rampung, Progres Capai 81 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:54 WIB

Teknologi Digital dan AI di Pendidikan Kini Punya Pedoman Resmi

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:10 WIB

Antisipasi Peningkatan Mobilitas Mudik, Pemda Diminta Awasi Transportasi dan Distribusi Logistik

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:01 WIB

Satgas PRR Catat Lonjakan Transaksi UMKM di E-Commerce di Tiga Provinsi Sumatera

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:43 WIB

Kemendagri Siapkan Pengawasan dan Pedoman bagi Pemda dalam Pelindungan Anak di Ruang Digital

Berita Terbaru