Membangun Kebijakan Berbasis Data, Peran Telesurvey dalam Rekomendasi BSKDN

Selasa, 22 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berkomitmen terus meningkatkan kualitas rekomendasi kebijakan sesuai dengan tugas dan fungsi yang diembannya. Upaya peningkatan tersebut dilakukan melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) yang produktif dan kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai pihak. Langkah ini dilakukan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto pada pidato perdananya usai dilantik, yang menekankan pentingnya kesiapan menghadapi tantangan besar selama masa pemerintahan 2024-2029.

Dalam arahannya, Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo menyampaikan BSKDN memiliki keunggulan SDM, dengan mayoritas pegawai berada pada usia produktif di bawah 40 tahun dan memiliki latar belakang pendidikan yang memadai. Keunggulan tersebut dapat menjadi kekuatan utama dalam menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berkualitas.

“Kita memiliki kekuatan SDM yang relatif baik, karena memiliki usia di bawah 40 tahun, sementara dari sisi latar belakang pendidikan juga sudah sangat baik yakni [lulusan] S1 sampai dengan S3 ini mendominasi. Ini perlu kita optimalkan demi peningkatan kualitas kebijakan yang lebih baik,” ungkap Yusharto dalam Rapat Evaluasi Kinerja BSKDN Tahun 2019-2024 di Aula BSKDN, Selasa (22/10/2024).

Selain mengoptimalkan SDM yang dimiliki, Yusharto menegaskan, guna meningkatkan kualitas kebijakan, pihaknya juga terus berupaya memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintah, swasta, hingga organisasi internasional. Kerja sama terbaru terjalin dengan Kemitraan Australia-Indonesia terkait program Akselerasi Layanan Dasar Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA). Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan rekomendasi kebijakan dengan perspektif yang beragam dalam menyusun kebijakan yang solutif dan relevan.

“Sejumlah upaya juga terus kita lakukan untuk meningkatkan hasil rekomendasi termasuk dengan memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, terbaru dengan pihak SKALA. Semoga ke depannya berbagai kerja sama lainnya dapat dilakukan guna kualitas kebijakan yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Yusharto juga mengungkapkan, salah satu inovasi yang terus dioptimalkan oleh BSKDN dalam penyusunan rekomendasi kebijakan adalah penggunaan telesurvey. Metode ini memungkinkan BSKDN untuk mengumpulkan data dan informasi dari masyarakat dengan lebih cepat dan akurat. Hasil dari telesurvey kemudian digunakan sebagai basis dalam merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Saya harap apa yang sudah kita miliki seperti telesurvey dalam penggunaannya terus dioptimalkan rekomendasi kebijakan yang dihasilkan tidak hanya satu atau dua rekomendasi, tetapi lebih dari itu dan beragam,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga mengungkapkan angka realisasi anggaran BSKDN yang capaiannya hampir sempurna pada tahun 2023 dengan persentase sebesar 99,44 persen. Pihaknya optimistis pada tahun 2024 realisasi anggaran dapat melampaui capaian tersebut, seiring dengan peningkatan program-program strategis yang telah disusun.

“Sementara itu, persentase realisasi anggaran pada tahun 2023 sebesar 99,44 persen, yang kami harapkan di tahun 2024 dapat melampaui realisasi anggaran pada tahun 2023 tersebut mengingat kita memiliki SDM yang kuat dan program-program strategis yang telah disusun,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kemenag Bidik Potensi Dana Sosial Syariah Rp1.200 Triliun per Tahun
Digitalisasi Perlinsos Jadi Kunci, Mendagri Peringatkan Pemda Soal Integrasi Data IT
KDKMP Harus Tangguh! Bima Arya Minta Kolaborasi Tiga Serangkai Desa dan BUMN Diperkuat
Bebaskan Daerah 3T dari Kegelapan, Kemendagri Pacu Pemanfaatan Energi Bersih Terbarukan
Mende Rilis Single Kedua “Cerita Cinta”, Gandeng Yunan Helmi Angkat Kisah Cinta Masa SMA
Bukti Kualitas Layanan Unggulan! IAS Group Sabet Apresiasi Prestisius di Danantara Indonesia CX100 Award 2026
Pacu Kesejahteraan Warga Lewat Zakat Produktif, Gubernur Lampung Sabet Penghargaan Bergengsi BAZNAS
Antisipasi Karhutla di Kaltim, Wamendagri Wiyagus Minta Seluruh Unsur Forkopimda Satukan Langkah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kemenag Bidik Potensi Dana Sosial Syariah Rp1.200 Triliun per Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Digitalisasi Perlinsos Jadi Kunci, Mendagri Peringatkan Pemda Soal Integrasi Data IT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:01 WIB

KDKMP Harus Tangguh! Bima Arya Minta Kolaborasi Tiga Serangkai Desa dan BUMN Diperkuat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bebaskan Daerah 3T dari Kegelapan, Kemendagri Pacu Pemanfaatan Energi Bersih Terbarukan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Mende Rilis Single Kedua “Cerita Cinta”, Gandeng Yunan Helmi Angkat Kisah Cinta Masa SMA

Berita Terbaru

Para pengungsi yang menyelamatkan diri dari serangan kelompok Houthi mendapat bantuan peralatan tidur dan masak dari lembaga kemanusiaan di Aden, Yaman. (Anadolu/Alnasser Alseddik)

Internasional

Rudal Houthi Hantam Istana Kepresidenan Yaman, Lima Orang Tewas

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:11 WIB