Makna Filosofis “Kuat dan Energik Laksana Kuda Api”, Lukisan SBY yang Terjual Rp6,5 Miliar

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, JAKARTA – Lukisan karya Presiden ke-6 Republik Indonesia yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terjual seharga Rp6,5 miliar dalam acara lelang pada perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Partai Demokrat di Djakarta Theater, Rabu (18/2/2026).

Lukisan bertajuk “Kuat dan Energik Laksana Kuda Api” tersebut berukuran 130 cm x 80 cm. Karya itu menggambarkan seekor kuda berwarna biru yang tengah berlari dengan surai menyerupai kobaran api berwarna oranye. Lukisan ini dilukis khusus dalam rangka perayaan Imlek Tahun Kuda Api dan dipamerkan di hadapan para undangan sebelum dilelang.

SBY menjelaskan makna filosofis di balik lukisan tersebut. Ia menyampaikan “Kuda Api” melambangkan tekad, energi, dan kekuatan untuk mencapai tujuan.

“Oleh karena itu, in this painting, saya meletakkan kuda api dalam lingkungan, dalam suasana yang teduh, yang peaceful. Maka biru di sini melambangkan peace,” ujar SBY.

Menurutnya, dominasi warna biru identik dengan perdamaian, sebagaimana warna Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia membayangkan seekor Kuda Api yang penuh determinasi dan energi, namun tetap bergerak dalam suasana kehidupan yang damai.

“Ada seekor Kuda Api yang melambangkan tekad, kekuatan, dan energi untuk mencapai tujuan yang baik, tetapi dalam suasana kehidupan yang teduh,” tambahnya.

SBY juga menyampaikan harapannya agar semangat Kuda Api dapat menjadi inspirasi bagi bangsa Indonesia dan Partai Demokrat. Ia menegaskan sejak didirikan, Partai Demokrat menempuh jalan perjuangan yang lurus dengan berpegang teguh pada nilai-nilai yang diyakini serta berkomitmen meraih keberhasilan melalui cara-cara yang benar dan bermartabat.

“My hope is my pray, Partai Demokrat laksana Kuda Api ini, punya semangat, punya determinasi, punya kekuatan, dan punya tujuan untuk negeri Indonesia yang sama-sama kita cintai,” katanya.

Proses lelang dipimpin Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, dengan harga pembukaan Rp200 juta. Sejumlah tokoh turut menyampaikan penawaran, termasuk influencer Indonesia Deddy Corbuzier yang mengajukan Rp1 miliar. Persaingan kemudian mengerucut pada dua penawar terakhir, yakni pengusaha Hermanto Tanoko dan keluarga Dato’ Low (Low Tuck Kwong), yang saling menaikkan penawaran hingga menembus Rp6 miliar.

Setelah melalui proses ketat, lukisan tersebut akhirnya dibeli pendiri Bayan Resources, Low Tuck Kwong, dengan nilai Rp6,5 miliar.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan seluruh hasil lelang akan disalurkan untuk membantu masyarakat prasejahtera.

“Ini tidak hanya untuk warga keturunan Tionghoa, tetapi untuk semua masyarakat yang membutuhkan. Indonesia itu milik semua,” ujar AHY.

Menurutnya, dana tersebut akan digunakan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam serta saudara-saudara yang membutuhkan di berbagai daerah, dari Aceh hingga Papua.

AHY juga menekankan ini bukan kali pertama SBY melelang karya lukisnya untuk tujuan kemanusiaan. Dalam berbagai momentum bencana sebelumnya, SBY melakukan hal serupa dan seluruh hasilnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Beliau bukan hanya Ketua Majelis Tinggi dan mentor bagi kami, melainkan juga seorang seniman yang mengekspresikan kecintaannya kepada negeri dan kemanusiaan melalui karya-karya lukis,” tutup AHY.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie.

Turut hadir dalam Perayaan Imlek 2577 Partai Demokrat ini, antara lain Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron, Bendahara Umum Irwan, Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat sekaligus Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat yang juga Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Wasekjen Agust Jovan Latuconsina, Direktur Eksekutif Sigit Raditya, Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, serta pengurus DPP Partai Demokrat lainnya.(*)

Berita Terkait

Isu Impor Beras 1.000 Ton, DPR Tekankan Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Nasional
Menteri Ekraf Dorong Penguatan Ruang Kreatif Daerah melalui Audiensi dengan FEKRAF Banten
Semangat Tahun Kuda Api, PSMTI DKI Jakarta Teguhkan Komitmen Kebersamaan dan Kepedulian Sosial
Ketua Umum PPI Bima Amsterdam Ingatkan Kewajiban Pengabdian Penerima LPDP Harus Diawasi Ketat
BPJPH Tegaskan Sertifikasi Halal sebagai Instrumen Daya Saing Global
Kerja Sama BPJPH dan Saudi Halal Center Perkuat Posisi Indonesia di Rantai Pasok Halal Dunia
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Berikan Apresiasi kepada Bupati Pandeglang dalam Rakernas APDESI 2026
Pawai Obor Semarakkan Tarhib Ramadan 1447 H di Jakarta Barat

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:16 WIB

Isu Impor Beras 1.000 Ton, DPR Tekankan Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Nasional

Senin, 23 Februari 2026 - 11:23 WIB

Menteri Ekraf Dorong Penguatan Ruang Kreatif Daerah melalui Audiensi dengan FEKRAF Banten

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:08 WIB

Semangat Tahun Kuda Api, PSMTI DKI Jakarta Teguhkan Komitmen Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 22 Februari 2026 - 15:53 WIB

Ketua Umum PPI Bima Amsterdam Ingatkan Kewajiban Pengabdian Penerima LPDP Harus Diawasi Ketat

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:10 WIB

BPJPH Tegaskan Sertifikasi Halal sebagai Instrumen Daya Saing Global

Berita Terbaru