Langkah Pencegahan Dini dan Deteksi Dini Judol dan Pinjol melalui Jam Komandan oleh Danrem 151/Binaiya

Rabu, 19 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Ambon, Ancaman dari praktik judi online dan pinjaman online semakin mengkhawatirkan di era digital saat ini. Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), aliran uang terkait judi online telah mencapai triliunan rupiah dan mengalir ke 20 negara. Hal ini memicu keprihatinan Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Demokrat Santoso yang menekankan perlunya kerja sama internasional dalam menanggulangi jaringan judi online.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah membentuk Satgas Pemberantasan Judi Online untuk menangani masalah ini secara komprehensif. Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, bahkan mengancam akan memberikan sanksi berat termasuk pemecatan bagi anggota TNI yang terlibat dalam aktivitas judi online.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc telah menginstruksikan seluruh jajaran TNI AD untuk mengambil langkah pencegahan dini. Di Korem 151/Binaiya Kota Ambon, Danrem 151/Binaiya, Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva, S.IP., M.Han., memberikan Jam Komandan kepada para prajurit, Persit, dan PNS sebagai upaya konkret dalam membangun kesadaran dan kedisiplinan terhadap ancaman judi online dan pinjaman online.

Dalam kegiatan Jam Komandan tersebut, Danrem Antoninho memberikan penekanan penting mengenai menjaga keharmonisan keluarga, larangan terlibat dalam judi online dan pinjaman online, serta pentingnya menghindari berita hoaks yang dapat mempengaruhi stabilitas sosial. “Kami berkomitmen untuk proaktif dalam mencegah serta membasmi praktik-praktik yang merugikan ini di wilayah Maluku maupun Maluku Utara,” ungkap Danrem.

Lebih lanjut, Brigjen TNI Antoninho juga menyoroti dampak negatif dari pinjaman online yang mudah diakses namun berpotensi merugikan bagi peminjam, termasuk dalam konteks kedisiplinan dan kinerja dalam dinas TNI AD. “Kami sadar bahwa tantangan ini tidak hanya menyangkut kedisiplinan internal, tetapi juga potensi kerugian bagi stabilitas keluarga dan kualitas kinerja di satuan,” tegas Danrem.

Ditambahkan pula bahwa menjelang tahun politik 2024, TNI AD menegaskan komitmennya untuk tetap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis sesuai dengan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. “Kami akan selalu mendukung proses demokrasi Pancasila yang berlaku di Indonesia, tanpa terpengaruh oleh isu-isu yang belum terverifikasi,” tambah Danrem.

Upaya Korem 151/Binaiya ini menjadi bagian dari strategi lebih luas dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat di era digital, serta menjaga integritas dan netralitas TNI AD sebagai alat pertahanan negara yang profesional.(*)

Berita Terkait

Wamendagri Ribka Haluk Serukan Kolaborasi untuk Percepat Pembangunan Papua
Pemda Berprestasi di Sulawesi Raih Apresiasi Kemendagri 2026
Dari Lapangan ke Solusi, Mendagri Pantau Pelaksanaan BSPS di Kota Kendari
Konferensi Strategis Papua Jadi Ruang Kolaborasi Bangun Papua dari Akar Budaya
Perkuat ASN Berkualitas, Mendagri Dorong IPDN Jadi Pusat Pengembangan Nasional
Wamendagri Akhmad Wiyagus Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Pengelolaan Lingkungan
Kemendagri Ingatkan Ancaman Musim Hujan dalam Pemulihan Bencana Sumatera
Dinilai Terbuka, Kepemimpinan Prabowo Bikin Rakyat Lebih Melek Informasi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:13 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Serukan Kolaborasi untuk Percepat Pembangunan Papua

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:29 WIB

Pemda Berprestasi di Sulawesi Raih Apresiasi Kemendagri 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:18 WIB

Dari Lapangan ke Solusi, Mendagri Pantau Pelaksanaan BSPS di Kota Kendari

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:13 WIB

Konferensi Strategis Papua Jadi Ruang Kolaborasi Bangun Papua dari Akar Budaya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:06 WIB

Perkuat ASN Berkualitas, Mendagri Dorong IPDN Jadi Pusat Pengembangan Nasional

Berita Terbaru