Lampung Wujudkan Generasi Emas melalui Pendidikan SRMA Berbasis Asrama dan Kesehatan

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) Provinsi Lampung di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung, Senin (14/07/2025).

Pemeriksaan kesehatan ini menjadi bagian penting dari tahap awal Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjelang pembukaan sekolah pada akhir Juli mendatang.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan sebelum para siswa tinggal di asrama. “Anak-anak kita akan diasramakan, jadi jika ada yang memiliki gangguan kesehatan, apalagi penyakit menular, perlu ditangani lebih dulu agar tidak mengganggu proses belajar dan tidak menular ke siswa lain,” ujar Wagub.

Wagub juga mengingatkan tim medis untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan mencatat hasilnya guna tindak lanjut. Kepada orang tua siswa, Wagub meminta agar memberi pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kesiapan hidup di asrama. Tidak lupa Wagub juga mengingatkan para guru dan tenaga kependidikan bahwa sistem asrama akan membawa tantangan baru, terutama dalam proses pendampingan siswa selama 24 jam.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi, melaporkan bahwa program SRMA telah memasuki tahap operasional. Karena berada diwilayah Lampung Selatan, maka SRMA ini diberi nama SRMA 32 Lampung Selatan, dan akan menampung 75 siswa dari 15 kabupaten/kota di Lampung.

Para siswa direkrut berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) pada desil 1 dan 2, melalui proses home visit dan pleno pada 19 Juni lalu. Penetapan peserta ditetapkan dengan SK Gubernur Lampung.

Menurut Aswarodi persiapan tenaga pendidik dan infrastruktur juga telah selesai. Sekolah ini akan didukung oleh 17 guru mata pelajaran, wali asuh dan asrama, serta tenaga pendukung lainnya. SRMA Lampung merupakan bagian dari 100 titik sekolah rakyat di seluruh Indonesia, yang terbagi dalam dua tahap. Lampung termasuk dalam tahap 1B, dan akan mulai operasional akhir Juli setelah renovasi selesai.

Adapun pada Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan hari ini, akan dilakukan melalui tujuh tahapan, mulai dari skrining umum, pengukuran fisik, laboratorium, pemeriksaan gigi, hingga edukasi kesehatan.

Kepala SRMA 32 Lampung Selatan, Asis Prasetyo, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari MPLS yang akan dilanjutkan dengan tes kebugaran, tes DNA talenta, kesiapan belajar, serta pemetaan minat dan bakat siswa.

Salah satu siswa, Fadlan Aditya Ramadhan (15) asal Tulang Bawang Barat, mengungkapkan rasa senangnya dapat menjadi bagian dari SRMA meski belum melakukan persiapan khusus. “Saya siap masuk asrama dan menghadapi semuanya demi masa depan,” ujarnya.

Pelaksanaan Sekolah Rakyat ini selaras dengan visi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas”, dan mengaktualisasikan misi penguatan sumber daya manusia yang unggul dan produktif. Program ini juga menjawab salah satu dari 18 sasaran strategis yakni “Generasi cerdas, berakhlak, dan berbudaya”, serta memperkuat ekosistem pendidikan inklusif berbasis keadilan sosial.

Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga kurang mampu kini memiliki akses pada pendidikan berkualitas dalam sistem asrama yang terstruktur. Pemeriksaan kesehatan menyeluruh memberikan jaminan awal bagi kesiapan fisik siswa. Selain menciptakan peluang pendidikan yang lebih merata, SRMA juga berpotensi menjadi pengungkit mobilitas sosial dan pembangunan karakter generasi muda di Lampung. (Nad)

Sumber: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Sat Polairud Polres Pandeglang Bersama TNI dan BPBD Temukan Korban Hilang di Pantai Dadaplangu
Plt Kepala Kantor Pertanahan Pandeglang Tegaskan Komitmen Percepatan Program PTSL 2026
DPD II Golkar Pandeglang Finalisasi Persiapan Musda XI Periode 2025–2030
Menteri Ekraf Dukung Pencanangan GALANG RTHB, Dorong Ruang Terbuka sebagai Pusat Aktivitas Kreatif
Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 Usung Tema “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju”
PAUD Jadi Prioritas, Bunda PAUD Banten Pastikan Anak Siap Masuk Pendidikan Dasar
Menuju HKG PKK ke-54, TP PKK Banten Lakukan Penilaian dan Pembinaan Program Strategis
SPPG Polda Banten Layani 34.381 Penerima Manfaat dari 160 Sekolah

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:54 WIB

Sat Polairud Polres Pandeglang Bersama TNI dan BPBD Temukan Korban Hilang di Pantai Dadaplangu

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:49 WIB

Plt Kepala Kantor Pertanahan Pandeglang Tegaskan Komitmen Percepatan Program PTSL 2026

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:20 WIB

DPD II Golkar Pandeglang Finalisasi Persiapan Musda XI Periode 2025–2030

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:53 WIB

Menteri Ekraf Dukung Pencanangan GALANG RTHB, Dorong Ruang Terbuka sebagai Pusat Aktivitas Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:22 WIB

Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 Usung Tema “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju”

Berita Terbaru