Lampung Bidik Pasar Global, 3.330 Ton Tapioka Dikirim ke Tiongkok

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Bandar Lampung – Provinsi Lampung mempertegas posisinya sebagai pemimpin pasar tapioka nasional dengan memulai pengiriman ekspor perdana sebesar 3.330 ton ke Tiongkok, Selasa (05/05/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan hilirisasi komoditas singkong untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah dan kesejahteraan petani lokal.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan bahwa stabilitas ekosistem singkong kini menjadi prioritas utama pemerintah provinsi, mengingat Lampung menyumbang 70% dari total produksi tapioka nasional. Upaya ini didukung dengan penguatan regulasi melalui Peraturan Gubernur (Pergub) guna menyeimbangkan kepentingan industri dan perlindungan harga di tingkat petani.

“Kita sedang mentransformasi ekosistem singkong dari sekadar komoditas mentah menjadi produk industri yang kompetitif di pasar global. Fokus pemerintah saat ini adalah memastikan industri terus tumbuh sehingga mampu menyerap hasil panen petani dengan harga yang layak,” tegas Gubernur.

Selain penguatan pasar, Pemerintah Provinsi Lampung tengah menginisiasi pembangunan National Cassava Center bekerja sama dengan Universitas Lampung. Pusat riset ini diproyeksikan untuk menghasilkan bibit unggul dengan kadar aci tinggi serta pengembangan alat mesin pertanian (alsintan) khusus singkong guna menekan biaya produksi dan meningkatkan daya saing terhadap kompetitor global seperti Thailand dan Vietnam.

Plt. Deputi Bidang Karantina Tumbuhan, Drama Panca Putra, mencatat tren positif ekspor tapioka Lampung yang terus meningkat secara signifikan. Hingga April 2026, volume ekspor telah mencapai 10.000 ton, mendekati 50% dari total capaian tahun sebelumnya yang berjumlah 22.500 ton dengan nilai Rp130 miliar.

“Kualitas tapioka Lampung telah memenuhi standar teknis pasar internasional yang ketat. Kami berkomitmen memberikan pengawalan sertifikasi karantina untuk memastikan produk kita tidak hanya unggul secara volume, tetapi juga terjamin keamanannya di pasar global,” jelas Drama.

Di sisi pelaku usaha, CEO PT Intan Grup, Jeremy Gozal, mengungkapkan bahwa penetrasi ke pasar Tiongkok ini merupakan tahap awal dari ekspansi global. Pihaknya mencatat adanya permintaan potensial dari Korea Selatan dan Bangladesh, yang menandakan kepercayaan dunia internasional terhadap standarisasi produk olahan singkong asal Lampung.

Pelepasan ekspor perdana ini menjadi tonggak bagi Lampung untuk beralih dari importir menjadi eksportir neto produk turunan singkong, sejalan dengan visi hilirisasi nasional yang dicanangkan pemerintah pusat. (lsi)

Sumber : Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Kepastian Status Lahan Way Hui Jadi Sorotan, Pemprov Lampung Lakukan Penelusuran
Kajati Berganti, Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Pemprov Lampung Dorong Nasionalisme Lewat Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih
Desaku Maju Jadi Strategi Pemprov Lampung Percepat Infrastruktur Jalan Desa
Pemprov Lampung Dorong Petani Naik Kelas Lewat Teknologi Bed Dryer
Gubernur Mirza Hadiri Paripurna Istimewa DPRD Lampung, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden
Sekdaprov Marindo Ikuti Pembelajaran Nasional, Perkuat Wawasan Ekonomi Digital dan Kebijakan Publik
Dorong Infrastruktur Lampung Makin Cepat, Wagub Jihan Perkuat Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Kepastian Status Lahan Way Hui Jadi Sorotan, Pemprov Lampung Lakukan Penelusuran

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Kajati Berganti, Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Pemprov Lampung Dorong Nasionalisme Lewat Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Desaku Maju Jadi Strategi Pemprov Lampung Percepat Infrastruktur Jalan Desa

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Pemprov Lampung Dorong Petani Naik Kelas Lewat Teknologi Bed Dryer

Berita Terbaru