Krista Exhibitions Buka 2026 dengan Jogja Food Expo

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Pameran industri kuliner dan teknologi kembali menggeliat melalui gelaran Jogja Food and Beverage Expo 2026 yang berlangsung di Jogja Expo Center.

Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian pameran nasional yang menggabungkan sektor makanan minuman, teknologi pengemasan, hingga industri percetakan dalam satu platform terpadu.

Kegiatan ini diumumkan dalam konferensi pers pada Jumat (27/3).
‎CEO Krista Exhibitions, Daud Salim, menegaskan bahwa pameran ini menjadi pembuka rangkaian event besar sepanjang 2026.

“Ini merupakan pameran perdana kami di tahun 2026 dan press conference kedua di Yogyakarta dengan tema industri makanan minuman, pengemasan, teknologi printing, dan percetakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, rangkaian berikutnya akan digelar di Surabaya, Bali, hingga puncaknya di Jakarta lewat ajang Krista Interfood.

‎Sebanyak 110 peserta dipastikan ambil bagian, termasuk sekitar 30 pelaku UMKM yang menjadi sorotan utama.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Yuna Pancawati, mengapresiasi penyelenggaraan expo ini.

“Saya apresiasi kepada penyelenggara untuk menghadirkan expo ini di Jogja untuk merawat tradisi dan melahirkan tren. Ada sinergi di dalamnya,” tuturnya.

Tak hanya pameran, beragam kegiatan menarik turut dihadirkan, mulai dari lomba memasak hingga kelas edukasi teh dan kopi.

Ketua Umum Dewan Teh Indonesia, Iriana Ekasari, mengatakan, “Kita ingin masyarakat menikmati euforia acara ini sekaligus memahami proses di baliknya.”

Sementara itu, Business Development Director Indonesia Packaging Federation, Ariana Susanti, menegaskan pentingnya kolaborasi.

“Pameran ini mempertemukan brand dan teknologi kemasan untuk mendorong business matching,” ujarnya.

Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia, Ahmad Mughira Nurhani, menyoroti tantangan industri percetakan lokal.

“Di Jogja, hampir 80 persen percetakan adalah UKM yang dikelola langsung owner, tantangannya regenerasi,” katanya.

Senada, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia, Ellyn Subiyanti, menyebut Jogja sebagai lokasi strategis.

“Kami bangga, Jogja adalah kota yang tepat untuk event seperti ini, apalagi konsep kuliner dan packaging memberi nilai tambah besar,” pungkasnya.(waw)

Berita Terkait

Brigjen Bambang Sujarwo Pastikan Progres Koperasi Merah Putih Tepat Sasaran
Kematian Satwa Dilindungi, Geopix Tekankan Pentingnya Evaluasi Pengelolaan Konservasi
Momentum Syawal, Pengajian Pamong Caturtunggal Ajak Kembali ke Fitrah
Momen Idulfitri: Wakil Rakyat & Warga Bersatu Jaga Visi
Libur Lebaran Belum Usai, Kepadatan Malioboro Masih Terjadi
Pemerintah Lepas Arus Balik Mudik Gratis di Terminal Giwangan, Ratusan Peserta Menuju Jabodetabek
Pemerintah Kota Yogyakarta Perkuat Semangat Gotong Royong ASN dalam Halal Bihalal di Balaikota
KAI Pastikan Penumpang Selamat, Insiden Temperan Terjadi di Petak Maguwo–Brambanan

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:32 WIB

Krista Exhibitions Buka 2026 dengan Jogja Food Expo

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:05 WIB

Brigjen Bambang Sujarwo Pastikan Progres Koperasi Merah Putih Tepat Sasaran

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:12 WIB

Kematian Satwa Dilindungi, Geopix Tekankan Pentingnya Evaluasi Pengelolaan Konservasi

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:31 WIB

Momen Idulfitri: Wakil Rakyat & Warga Bersatu Jaga Visi

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:53 WIB

Libur Lebaran Belum Usai, Kepadatan Malioboro Masih Terjadi

Berita Terbaru

Yogyakarta

Krista Exhibitions Buka 2026 dengan Jogja Food Expo

Jumat, 27 Mar 2026 - 16:32 WIB