Komitmen Jaga Stabilitas Pangan, Polres Pandeglang Turun Langsung ke Pasar Tradisional

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Pandeglang – ‎Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Pandeglang melaksanakan kegiatan monitoring harga beras dan minyakkita di Pasar Tradisional Badak Pandeglang,  Kamis (26/02/ 2026)

‎Kegiatan tersebut dipimpin langsung Iptu Alfian Yusuf dan IPDA Ibnu Sina sebagai langkah antisipatif dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya beras, serta memastikan tidak ada pedagang yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah,  saat bulan suci ramadhan.

‎Iptu Alfian Yusuf menjelaskan, hasil monitoring di lapangan menunjukkan seluruh pedagang masih menjual kebutuhan pokok sesuai HET.

‎Harga cabai merah dijual Rp. 35.000/Kg adapun untuk HET Rp. 37.000/Kg, daging kerbau dijual Rp. 135.000/Kg adapun untuk HET Rp. 140.000/ Kg, daging ayam potong dijual Rp. 38.000/Kg adapun untuk HET Rp. 40.000/Kg, daging sapi dijual dengan harga Rp. 138.000/Kg adapun untuk HET yakni Rp. 140.000/Kg.

‎”Selain itu, telur ayam dijual dengan harga Rp. 28.000/Kg untuk harga HET diangkat Rp. 30.000/Kg,” kata Iptu Alfian.

‎Ia menyebut, harga beras baik jenis premium maupun medium masih sesuai HET, dan tidak ditemukan adanya pelanggaran atau praktik penimbunan beras di setiap toko.

‎”Harga beras yang dijual di Pasar Badak Pandeglang saat ini masih sesuai dengan HET yaitu untuk beras premuium Rp. 14.900 dan beras medium Rp. 13.500 per kilogram,” kata Iptu Alfian.

‎Ia menyebut stok beras di pasar Badak Pandeglang juga masih aman, dan tidak ditemukannya pedagang yang menjual beras SPHP.

‎”Stok beras masih aman dan beras yang didapat adalah produk lokal yang dikirim dari beberapa daerah di Pandeglang,” terangnya.

‎Selain harga beras, harga bahan pokok lainnya seperti minyakkita, masih diharga normal.

‎”Selain itu kita juga memantau harga minyakkita, untuk harganya masih normal yakni di harga Rp.15.600 per liter,” singkatnya.

‎Alfian menambahkan, pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Pandeglang dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok di wilayah hukum Polres Pandeglang.

‎”Kegiatan monitoring ini juga menjadi bagian dari upaya Satgas Pangan Polres Pandeglang dalam mendukung program pemerintah menjaga kestabilan harga, terlebih saat bulan suci Ramadhan,” pungkasnya. (Denni)

Berita Terkait

Kabidhumas Polda Banten: Call Center 110 Siap Tindaklanjuti Laporan Darurat dan Gangguan Kamtibmas
Wagub Banten Dimyati Natakusumah Dorong Kolaborasi BAZNAS Provinsi Banten dan Perusahaan untuk Bantu Masyarakat
TNI dan Insan Pers Pandeglang Bersinergi untuk Negeri, Dandim Tekankan Pentingnya Pemberitaan Objektif
Deden Apriandhi Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Pengamanan Arus Mudik 2026
Perhatian Publik Tinggi, Polda Banten Ajak Masyarakat Bijak Sikapi Informasi Kasus Laka di Pandeglang
Bang Andra Bukan Sekadar Narasi, Pemerintah Provinsi Banten Fokus Kurangi Keterisolasian Desa
Rapat Evaluasi MBG di Setda Pandeglang, Pengelola Dapur Siap Patuhi Standar Layanan
PAD 76,42 Persen, Pemprov Banten Perkuat Kemandirian Fiskal melalui Tata Kelola Efektif

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:19 WIB

Kabidhumas Polda Banten: Call Center 110 Siap Tindaklanjuti Laporan Darurat dan Gangguan Kamtibmas

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:12 WIB

Wagub Banten Dimyati Natakusumah Dorong Kolaborasi BAZNAS Provinsi Banten dan Perusahaan untuk Bantu Masyarakat

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:00 WIB

Komitmen Jaga Stabilitas Pangan, Polres Pandeglang Turun Langsung ke Pasar Tradisional

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:34 WIB

Deden Apriandhi Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Pengamanan Arus Mudik 2026

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:02 WIB

Perhatian Publik Tinggi, Polda Banten Ajak Masyarakat Bijak Sikapi Informasi Kasus Laka di Pandeglang

Berita Terbaru