Kolaborasi PalmCo dan Petani Aceh: Rekomtek PSR Terbit, Produktivitas Meningkat

Selasa, 10 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Aceh – Sub Holding Perkebunan PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo kian memperkuat komitmennya dalam mendukung petani sawit rakyat di Aceh. Hal tersebut ditunjukkan melalui pendampingan terhadap 10 Koperasi Unit Desa (KUD) yang akan menjalankan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dengan luas areal mencapai 1.600 Ha.

Sebagai langkah awal PalmCo dalam mengakselerasi pelaksanaan PSR di Bumi Serambi Mekkah tersebut, Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV, Irwan Perangin Angin dan Region Head PTPN IV Regional VI, Syahriadi Siregar bersama perwakilan 10 KUD melaksanakan pertemuan di kantor Regional VI, pada Mei lalu.

Muntasyir, Ketua KUD Mulia Jaya di Kabupaten Bireuen, mengungkapkan kesulitan yang mereka hadapi selama ini dalam memperoleh Rekomendasi Teknis (Rekomtek) PSR.

“Kami sudah mencoba mengurusnya secara mandiri. Mentok pak. Bahkan setelah minta tolong Dinas masih seperti jalan ditempat,” tukas Muntasyir, Selasa (10/06).

“Hampir saja kami patah arang karena pengajuan kami untuk Rekomtek PSR selalu gagal,” tambahnya.

Hal senada disampaikan juga oleh Usman. Pengurus Kelompok Tani Parasawit di Aceh Utara itu menyatakan ketidakpahaman mereka atas pemenuhan persyaratan yang diperlukan dalam pengurusan Rekomtek, mulai dari aspek teknis hingga legal, semakin menyulitkan dirinya dan petani lainnya saat pengurusan penerbitan Rekomtek, yang menjadi dasar turunnya bantuan dana hibah Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk peremajaan.

“Alhamdulillah kami mendapatkan bimbingan dan pendampingan dari PTPN IV PalmCo Regional VI sampai akhirnya rekomtek terbit dan dana sudah bisa kami terima,” katanya.

Menurut Usman, hal tersebut benar-benar membantu pihaknya yang cukup lama menanti dalam ketidakpastian, sedangkan umur tanaman sawit petani terus bertambah dengan produktivitas yang semakin menurun.

“Terimakasih PTPN IV. Benar-benar seperti air yang ada di tengah gurun. Sangat bermanfaat,” imbuhnya.

Bimbingan teknis dan pendampingan intensif yang diberikan PTPN IV sejak awal 2024 hingga berhasil mengawal terbitnya rekomtek atas 121 Ha luasan PSR KUD dan Kelompok Tani tersebut, ingin terus diperluas PalmCo kepada petani lain yang ada di Aceh.

Untuk itu, Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Irwan Perangin Angin, meyakini bahwa jika dua kelompok tani sebelumnya berhasil, maka peluang untuk kelompok lain tentu juga terbuka.

“Insya Allah tahun ini 1.500 Ha areal petani sawit darj 10 kelembagaan di Aceh akan kita dampingi pengurusan Rekomteknya sampai tuntas,” buka Irwan.

Ia pun menegaskan pihak Perusahaan juga membuka diri jika petani ingin bermitra lebih jauh, tidak hanya sebagai offtaker bahkan sebagai avalis dalam pola kemitraan single management.

“Kami siap bermitra. PalmCo telah bersinergi dengan ribuan petani di berbagai provinsi dan alhamdulillah kita sudah mencatatkan berbagai keberhasilan. Untuk kemitraan single management, produktivitas sawit petani sudah rata-rata di atas standar nasional dengan pendapatan petani dan kelompoknya yang juga besar,” ujarnya.

Region Head PTPN IV Regional VI, Syahriadi Siregar menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya memperkuat kemitraan dengan koperasi, terutama yang sebelumnya mengalami kendala.

“Kami sudah melihat hasil nyata dari KUD Para Sawita dan Mulia Jaya. Kini kami siap mendampingi KUD lainnya agar bisa menyusul keberhasilan yang sama,” ujarnya.

Hingga tahun 2025, sebanyak 2 dari 10 KUD yang dibina telah berhasil memperoleh Rekomtek, sedangkan sisanya dalam proses verifikasi. Total potensi luasan PSR dari 10 KUD tersebut mencapai 1.600 hektar.

Secara umum, PalmCo telah mendampingi lebih dari 117.000 petani plasma dengan total luasan perkebunan kelapa sawit mencapai 219.503 hektar. PalmCo senantiasa mendorong penerapan Good Agricultural Practices (GAP) untuk memastikan hasil yang produktif dan berkelanjutan.

Prestasi PTPN IV PalmCo dalam mengawal PSR pun terbilang signifikan. Dalam tiga tahun terakhir, sampai April kemarin Perusahaan yang mengelola areal sawit terluas di dunia tersebut memantapkan posisinya sebagai korporasi yang berhasil membantu pencairan dana PSR untuk lahan seluas 18.977 hektar. Angka ini menjadi salah satu yang tertinggi secara nasional. (*)

Berita Terkait

Aceh Tamiang Jadi Fokus, Mendagri Dorong Mobilisasi Besar-besaran Pemulihan Pascabencana
Kemendagri Intensifkan Respons Darurat Banjir di Aceh Timur
Kunjungi Aceh Timur, Mendagri Salurkan Puluhan Ribu Bantuan Pakaian bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Tindak Lanjut Arahan Presiden, Mendagri Serahkan Bantuan Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang
Melalui SPBUN–SGN, Holding Perkebunan Nusantara Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh
Gotong Royong BUMN, PTPN Group Salurkan Bantuan dan Layanan Kemanusiaan bagi Korban Banjir Pidie Jaya
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Aksi Kemanusiaan Sri Pamela Group di Wilayah Bencana Aceh Tamiang
Ribuan Warga Terdampak Bencana Aceh, Rescue AMPHIBI Distribusikan Bantuan ke Daerah Terisolasi

Berita Terkait

Selasa, 30 Desember 2025 - 21:41 WIB

Aceh Tamiang Jadi Fokus, Mendagri Dorong Mobilisasi Besar-besaran Pemulihan Pascabencana

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:43 WIB

Kemendagri Intensifkan Respons Darurat Banjir di Aceh Timur

Senin, 22 Desember 2025 - 22:53 WIB

Kunjungi Aceh Timur, Mendagri Salurkan Puluhan Ribu Bantuan Pakaian bagi Masyarakat Terdampak Bencana

Senin, 22 Desember 2025 - 20:59 WIB

Tindak Lanjut Arahan Presiden, Mendagri Serahkan Bantuan Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang

Sabtu, 20 Desember 2025 - 09:15 WIB

Melalui SPBUN–SGN, Holding Perkebunan Nusantara Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Berita Terbaru