Ketua DWP Banten Kunjungi Panti Jompo, Berikan Bantuan Sosial dan Dorong Aktivitas Produktif

Sabtu, 7 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten Tine Al Muktabar menyerahkan bantuan sosial ke Panti Jompo Binaan Pemerintah Provinsi Banten, di UPTD Perlindungan Sosial Dinas Sosial Provinsi Banten Jl Ki Ajurum No.3, Cipocok Jaya, Kota Serang, Sabtu (7/9/2024). Dalam dialog, para lansia penghuni panti mengaku bahagia dengan aktivitas keseharian mereka.

Dikatakan, kegiatan santunan merupakan bagian dari sosial budaya dimana DWP memiliki program peduli. Diprioritaskan kepada kelompok rentan dan korban bencana alam.

“Ini kita fokus pada lansia. Kita inginkan lansia terawat. Menunjukkan nilai-nilai kita perhatian dan menghormati kepada orang tua,” jelas Tine.

“Kita harapkan dalam merawat orang tua, menerapkan prinsip-prinsip agar lansia itu bisa sehat, bisa bahagia, dan tetap produktif,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Tine juga meninjau aktivitas para lansia. Juga sarana dan prasarana panti.

“Alhamdulillah para lansia di sini mengaku bahagia. Ada yang bilang very happy,” ucapnya.

Menurutnya dengan merawat lansia berarti menghormati lansia dan itu memiliki nilai martabat sebagai anak. Sudah seharusnya kita memuliakan orang tua.

Menurut Tine, meskipun jauh dari saudara atau keluarga, di panti jompo ada teman-teman.

“Kita harus bahagia dan tetap aktif dengan nilai-nilai produktif,” ungkapnya.

Dengan pola hidup aktif, menurut Tine, bisa mencegah lansia terkena pikun. Dirinya juga menganjurkan para lansia untuk aktif berolahraga, tidak diam saja. Juga terus belajar, membaca, mendengar, berpikir, melakukan hobi.

Aktivitas yang produktif terlihat dari hasil karya kerajinan lansia. Di antaranya: manik-manik, lap meja, keset, anyaman, dan berkebun.

Tine juga menyarankan para lansia untuk terus belajar. Dalam belajar ada proses membaca, mendengar, berbicara, mengingat, dan berpikir.

Tine juga melakukan dialog dengan para lansia tentang keseharian mereka di panti, meninjau aktivitas kerajinan, kebun, hingga sarana dan prasarana panti.

Dalam kesempatan itu Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Banten Evi Sopia Restu melaporkan, saat ini jumlah penghuni panti 52 orang dengan kapasitas maksimal 60. Sementara untuk anak ada 25 orang anak.

“Penghuni merupakan usulan dari Kabupaten/Kota. Mayoritas lansia terlantar serta sebagian keluarganya tidak mampu merawatnya ,” jelasnya.

Dikatakan aktivitas para lansia diantaranya pengajian, karya kerajinan, olahraga, serta pemeriksaan kesehatan rutin.(wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Jalan 18 Km Dibangun lewat Karya Bakti TNI, Akses Warga Pandeglang Kian Terbuka
Pergantian Pimpinan Polda Banten, Andra Soni Tekankan Pentingnya Sinergi
ASN Banten Kini Punya Wadah Belajar Terintegrasi lewat Banten CorpU
Serah Terima Pataka “Gawe Kuta Baluwarti” Tandai Pergantian Kepemimpinan Polda Banten
Belajar dari Catur, Wagub Banten Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Birokrasi
Serapan Tenaga Kerja Lulusan SMK Diperkuat, Pemprov Banten Gandeng Gyokai
Banten Bergerak Maju Berdampak, Andra Soni Dorong Penguatan Kolaborasi
Banten Bersiap Hadapi Musim Hujan yang Mundur hingga Desember

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Jalan 18 Km Dibangun lewat Karya Bakti TNI, Akses Warga Pandeglang Kian Terbuka

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Pergantian Pimpinan Polda Banten, Andra Soni Tekankan Pentingnya Sinergi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:49 WIB

ASN Banten Kini Punya Wadah Belajar Terintegrasi lewat Banten CorpU

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Serah Terima Pataka “Gawe Kuta Baluwarti” Tandai Pergantian Kepemimpinan Polda Banten

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Belajar dari Catur, Wagub Banten Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Birokrasi

Berita Terbaru