Kemendagri Ulas Dinamika Kesuksesan Pemilu 2024 pada Diskusi Publik KAS Jerman bersama The Habibie Center

Selasa, 25 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Jakarta, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengulas kesuksesan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Indonesia dengan dinamikanya yang kompleks pada diskusi publik yang digelar oleh Konrad Adenauer Stiftung (KAS) Jerman Perwakilan Indonesia dan Timor Leste bersama mitra lokalnya, The Habibie Center.

Ulasan itu disampaikan oleh Widyaiswara Ahli Utama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri Gatot Setyo Tamtomo pada acara diskusi publik bertajuk “Menelaah Pesta Demokrasi: Pembelajaran dari Dinamika dalam Pelaksanaan serta Hasil Pemilihan Umum 2024” tersebut.

Dalam kesempatan itu, Gatot memaparkan, tingkat partisipasi pemilih pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 masih tergolong tinggi, yakni sebesar 81,78 persen. Meski terjadi sedikit penurunan dibandingkan Pilpres 2019, capaian ini masih menunjukkan tren positif tingkat partisipasi sejak 2014. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi politik mulai terbangun.

Papua mencatatkan tingkat partisipasi tertinggi dalam Pemilu 2024, yaitu mencapai lebih dari 95 persen, diikuti oleh Daerah Istimewa Yogyakarta dan Gorontalo dengan masing-masing capaian sebesar 89 persen dan 88 persen.

“Sementara itu, Sumatera Utara dan Sumatera Barat mencatat tingkat partisipasi terendah, yaitu 78 persen dan 78,9 persen, namun masih menunjukkan tingkat partisipasi yang signifikan,” kata Gatot mewakili Kepala BSDM di The Habibie Center, Jakarta, Selasa (25/6/2024).

Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar pada November mendatang, Kemendagri juga telah menyiapkan berbagai langkah. Hal itu termasuk dukungan fasilitasi pendanaan dan penyusunan rencana pembangunan jangka panjang dan menengah yang sinkron antara pusat dan daerah.

Tak hanya itu, seusai Pilkada, Kemendagri juga akan mengadakan orientasi bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih, serta anggota DPRD untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang tugas dan tanggung jawab dengan baik. Hal ini tentunya juga dengan dukungan dari KAS Jerman Perwakilan Indonesia dan Timor Leste dalam penyusunan instrumen orientasi tersebut.

Sebagai informasi acara ini dihadiri oleh 30 mahasiswa dari universitas terkemuka di Jakarta. Selain itu, hadir pula narasumber dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia (RI) dan perwakilan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk memberikan wawasan kepada peserta.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Ribka Haluk Beri Semangat ASN Papua Pegunungan dan Jayawijaya
Pemprov Papua Pegunungan dan Pemerintah Pusat Bersinergi Tangani Pengungsi
Mendagri Tito Karnavian Sebut Inflasi Indonesia Masih Jauh Lebih Baik Dibanding Negara Lain
Refleksi Nilai Rukun di Tengah Ancaman Konflik Sosial dan Premanisme
Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian Tekankan Pentingnya Negara Melawan Premanisme
Kecelakaan Kerja di Dapur MBG Jadi Sorotan, KP MBG Minta Perlindungan Pekerja Diperkuat
Abdul Aziz Adwani Kenang Perjuangan PKS Menghadirkan Sekolah Gratis
Pemerintah dan Tokoh Adat Sepakat Hentikan Konflik di Wamena

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 15:30 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Beri Semangat ASN Papua Pegunungan dan Jayawijaya

Senin, 18 Mei 2026 - 12:21 WIB

Pemprov Papua Pegunungan dan Pemerintah Pusat Bersinergi Tangani Pengungsi

Senin, 18 Mei 2026 - 12:14 WIB

Mendagri Tito Karnavian Sebut Inflasi Indonesia Masih Jauh Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Senin, 18 Mei 2026 - 09:36 WIB

Refleksi Nilai Rukun di Tengah Ancaman Konflik Sosial dan Premanisme

Senin, 18 Mei 2026 - 09:24 WIB

Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian Tekankan Pentingnya Negara Melawan Premanisme

Berita Terbaru