Kemendagri: Maluku Utara Tunjukkan Kemajuan Signifikan dalam Pengukuran Inovasi Daerah

Selasa, 17 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo mengapresiasi pencapaian inovasi yang diraih Provinsi Maluku Utara dalam pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID) dari tahun ke tahun. Capaian tersebut, menurutnya, menunjukkan potensi besar Maluku Utara dalam memanfaatkan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki untuk mendorong perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Yusharto berharap, ke depan peningkatan inovasi ini dapat terus berlanjut.

“Dengan adanya inovasi, apa yang sudah dimiliki ini kita bisa deliver [SDA] semaksimal mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” terang Yusharto saat menerima kunjungan kerja (Kunker) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara di Ruang Video Conference BSKDN, Selasa (17/9/2024).

Mengacu peta kekuatan inovasi Maluku Utara, pada tahun 2023 terjadi peningkatan pelaporan inovasi yang cukup signifikan, baik dari aspek kuantitas maupun kualitas data dukung inovasi. Tercatat pada tahun 2023, 47 inovasi dilaporkan Pemprov Maluku Utara melalui aplikasi IID. Berdasarkan jumlah tersebut, diperoleh hasil pengukuran mencapai 56,75 dengan predikat inovatif.

Terkait kemajuan tersebut, Yusharto mengapresiasi langkah-langkah strategis yang diambil Pemprov Maluku Utara untuk meningkatkan inovasi. Ini termasuk melalui penguatan kebijakan dan penerbitan peraturan gubernur yang menjadikan inovasi sebagai prioritas utama.”Untuk mempertahankan predikat inovatif, Maluku Utara perlu melanjutkan langkah-langkah sistematis dalam mengembangkan dan menerapkan kebijakan yang mendukung inovasi,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga menyampaikan harapannya agar dinas-dinas yang selama ini belum banyak berinovasi dapat terlibat dalam proses pengembangan inovasi yang lebih konsisten. “Kami berharap semua dinas dapat berkontribusi lebih banyak dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat. Ini akan memastikan bahwa inovasi tidak hanya terpusat di satu dinas semata,” tambahnya.

Sebagai bagian dari upaya mendorong lebih banyak inovasi di daerah, Yusharto mengungkapkan, pihaknya akan terus mendukung melalui kebijakan dan program-program fasilitasi pengembangan inovasi di seluruh daerah. Ini tidak terkecuali bagi Maluku Utara yang terus berupaya memperkuat ekosistem inovasi di wilayahnya.

“Kami menghargai semua usaha Bapak/Ibu untuk meningkatkan inovasi, semoga kali ini bisa dipertahankan dan bisa mendorong terus Maluku Utara untuk berada dalam jajaran wilayah dengan predikat sangat inovatif,” pungkasnya.(wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Polsek Harus Menjadi Pusat Pemolisian Masyarakat dan Membangun Kepercayaan Publik
Digitalisasi Layanan Haji Dimulai dari Data Kependudukan, Ini Langkah Mendagri Tito
Tak Biarkan Warga Sendiri, TP PKK dan TP Posyandu Dampingi Korban Gempa NTT
Posyandu Ternyata Tak Cuma Timbang Balita, Ini 6 SPM yang Digarap di Manggarai Timur
Iklim Usaha Kondusif Dimulai dari Regulasi yang Selaras, Ini Langkah Kemendagri
Demi Layanan Jemaah Lebih Baik, Mendagri Ajak Pemda Bersinergi
Menag: Manajemen Talenta ASN Harus Adil, Perempuan Tak Boleh Dirugikan
Masyarakat Terdampak Gempa di Manggarai Terima Bantuan TP PKK dan Posyandu Pusat

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Polsek Harus Menjadi Pusat Pemolisian Masyarakat dan Membangun Kepercayaan Publik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Digitalisasi Layanan Haji Dimulai dari Data Kependudukan, Ini Langkah Mendagri Tito

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Tak Biarkan Warga Sendiri, TP PKK dan TP Posyandu Dampingi Korban Gempa NTT

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Posyandu Ternyata Tak Cuma Timbang Balita, Ini 6 SPM yang Digarap di Manggarai Timur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Iklim Usaha Kondusif Dimulai dari Regulasi yang Selaras, Ini Langkah Kemendagri

Berita Terbaru