Kemendagri akan Gelar IGA pada 12 Desember 2023

Selasa, 5 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Jakarta, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) akan segera menggelar Innovative Government Award (IGA) 2023 pada 12 Desember 2023 mendatang. Gelaran tersebut rutin diselenggarakan setiap tahun untuk mengapresiasi daerah terinovatif.

“Pelaksanaan IGA semakin dekat, kami mohon kerja sama semua pihak untuk memastikan persiapan benar-benar matang, sehingga acaranya nanti akan berjalan lancar sesuai yang direncanakan,” jelas Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Penilaian dan Pemberian IGA 2023 di Aula BSKDN, Selasa (5/12/2023).

Yusharto mengatakan, daerah yang akan menerima IGA telah melalui serangkaian tahapan penilaian. Hal itu meliputi tahap penjaringan; pengukuran; presentasi kepala daerah nominator terkait inovasi yang dilaporkan pada aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID); dan validasi lapangan oleh tim penilai. Adapun beberapa kategori pemenang dalam IGA 2023 di antaranya provinsi terinovatif, kabupaten terinovatif, daerah tertinggal terinovatif, daerah perbatasan terinovatif. Kategori selanjutnya yakni provinsi sangat inovatif, kabupaten sangat inovatif, kota sangat inovatif, pemerintah daerah (Pemda) dengan indeks regional tertinggi, dan Pemda pengirim inovasi daerah tercepat.

“Penghargaan ini tidak hanya akan dihadiri oleh daerah yang masuk sebagai nominator IGA, tetapi juga dihadiri oleh kementerian/lembaga terkait yang bersama dengan Kemendagri menjadi pembina inovasi bagi pemerintah daerah,” jelasnya.

Upaya pemberian penghargaan kepada daerah pemenang IGA diharapkan dapat semakin memotivasi Pemda untuk meningkatkan inovasi di wilayahnya masing-masing. Hal ini khususnya bagi daerah perbatasan dan daerah tertinggal yang masih banyak menemui kendala dalam meningkatkan inovasi.

“Inovasi tidak hanya berhubungan dengan teknologi atau harus digital, tetapi inovasi non-digital juga bisa tetap menjadi inovasi unggulan jika dalam penerapannya terus dikawal dengan ketat,” tambahnya.

Di sisi lain, piagam penghargaan juga akan diberikan kepada tim penilai dan tim validasi serta tim quality control yang tediri dari kementerian/lembaga hingga media. Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras yang dilakukan oleh masing-masing tim tersebut.

Yusharto menuturkan, di sela gelaran IGA akan berlangsung penandatanganan nota kesepakatan antara Kemendagri dengan Kompas Gramedia dan Perjanjian Kerja Sama BSKDN dengan Kompas TV terkait edukasi mengenai inovasi. Tidak hanya itu, BSKDN juga akan me-launching buku Peta Pembinaan Inovasi Daerah guna memperkaya referensi Pemda dalam mengembangkan inovasi.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Penanggulangan TBC Tak Bisa Sektoral, Wamendagri Wiyagus Tegaskan Pentingnya Kolaborasi
Ketahanan Pangan Jadi Wujud Bela Negara di Era Modern, Tegas Dirjen Polpum
Kemenag Dorong Lembaga Pengelolaan Dana Umat untuk Perkuat Manfaat
Kemenag Luncurkan Joyful Ramadan, Layanan Keagamaan Berdampak
Tito Karnavian Tekankan Pentingnya Validasi Data dalam Penanganan Pascabencana
Wamendagri Bima Arya Tekankan Peran City Branding dalam Pengembangan Pariwisata Daerah
Wamendagri Wiyagus: Penataan Ruang Daerah Harus Mendukung Kepentingan Nasional dan Umum
Mendagri dan BPS Sinkronkan Data untuk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:03 WIB

Penanggulangan TBC Tak Bisa Sektoral, Wamendagri Wiyagus Tegaskan Pentingnya Kolaborasi

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:57 WIB

Ketahanan Pangan Jadi Wujud Bela Negara di Era Modern, Tegas Dirjen Polpum

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:06 WIB

Kemenag Dorong Lembaga Pengelolaan Dana Umat untuk Perkuat Manfaat

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:53 WIB

Kemenag Luncurkan Joyful Ramadan, Layanan Keagamaan Berdampak

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:36 WIB

Tito Karnavian Tekankan Pentingnya Validasi Data dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru