Kasus Covid-19 Muncul di Pamekasan, Pemkab Serukan Masyarakat Waspada

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan Saifuddin (Dinkes via Antara)

Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan Saifuddin (Dinkes via Antara)

JENDELANUSANTARA.COM, Pamekasan — Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mengeluarkan surat edaran berisi seruan untuk waspada terhadap potensi peningkatan kasus Covid-19, menyusul temuan satu kasus positif atas nama warga ber-KTP Pamekasan. Meskipun pasien tersebut tinggal dan dirawat di Surabaya, langkah antisipatif tetap diambil guna mencegah penyebaran lokal.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Saifudin, Kamis (17/7/2025) malam, menjelaskan bahwa kasus itu dilaporkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. “Pasien ber-KTP Pamekasan, tetapi domisilinya di Surabaya. Ia telah dinyatakan sembuh dan tidak ada riwayat kontak erat dengan warga di Pamekasan,” ujar Saifudin.

Dinkes Kabupaten Pamekasan bersama tim surveilans telah melakukan pelacakan kontak terhadap keluarga pasien yang tinggal di Pamekasan. Hasilnya, tidak ditemukan adanya penularan. “Tidak ada warga yang tertular. Jadi, per hari ini, tidak ada kasus aktif Covid-19 di Pamekasan,” kata Saifudin.

Sebagai langkah antisipasi, Bupati Pamekasan menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4/1078/432.302/2025 tertanggal 16 Juli 2025. Edaran tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor SR.03.01/C/1422/2025 dan SE Gubernur Jawa Timur berisi seruan waspada atas peningkatan kasus Covid-19.

“SE ini mengimbau masyarakat untuk kembali menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menggunakan masker di ruang tertutup atau kerumunan, serta memperkuat imunisasi booster jika belum dilakukan,” ujar Saifudin.

Tren Nasional

Kementerian Kesehatan RI melaporkan, hingga Rabu (16/7/2025), terdapat 102 kasus aktif Covid-19 di Indonesia, dengan tren peningkatan ringan dalam dua pekan terakhir. Jakarta menjadi daerah dengan kasus tertinggi, mencatatkan 31 kasus aktif, disusul Surabaya dengan 18 kasus.

Juru bicara Kemenkes, Mohammad Syahril, mengatakan bahwa lonjakan kasus saat ini belum mengkhawatirkan, tetapi tetap perlu diantisipasi. “Hampir semua kasus yang dirawat memiliki komorbid atau belum menerima vaksin booster,” ujarnya.

Adapun varian terbaru yang terdeteksi di Indonesia adalah subvarian Omicron XBB.1.16.2. “Penularannya cepat, tetapi gejalanya ringan. Namun, kelompok rentan seperti lansia dan pasien penyakit kronis tetap perlu waspada,” tambah Syahril.

Imbauan Kesehatan

Dinkes Pamekasan mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan tidak abai terhadap gejala ringan seperti batuk, demam, atau nyeri tenggorokan. “Segera periksa jika mengalami gejala. Fasilitas layanan kesehatan tetap siap melakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai prosedur,” kata Saifudin.

Meskipun tidak ditemukan penularan lokal di Pamekasan, pihaknya mengingatkan bahwa pandemi belum benar-benar berakhir. “Waspada bukan berarti panik. Tetapi dengan kedisiplinan kolektif, kita bisa mencegah kembalinya wabah,” ujarnya. (ihd)

Berita Terkait

Posyandu Enam SPM Dinilai Permudah Akses Pelayanan Dasar bagi Masyarakat Desa
Wamendagri Ribka Haluk Soroti Pentingnya Kolaborasi Daerah dan Pusat Wujudkan Indonesia Emas 2045
Kemendagri Minta Daerah Percepat Pembentukan Dinas Damkar dan Penyelamatan Mandiri
Warga Huntara Aceh Utara Terima Bantuan Sosial dan Fasilitas Pembelajaran dari TP PKK dan TP Posyandu
Praktik Lapangan IPDN Gelombang III Resmi Ditutup, Wamendagri Bima Arya Soroti Tantangan Kepemimpinan
Wamendagri Akhmad Wiyagus Apresiasi Kinerja Damkar, Tangani Ribuan Kasus Kebakaran dan Penyelamatan
Hibah Antar Daerah Rp287 Miliar Jadi Motor Pemulihan Pascabencana Aceh
Atasi Sampah dan Transportasi, Wamendagri Bima Arya Dorong Model Aglomerasi Berbasis Sektor

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:42 WIB

Posyandu Enam SPM Dinilai Permudah Akses Pelayanan Dasar bagi Masyarakat Desa

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:36 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Soroti Pentingnya Kolaborasi Daerah dan Pusat Wujudkan Indonesia Emas 2045

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:29 WIB

Kemendagri Minta Daerah Percepat Pembentukan Dinas Damkar dan Penyelamatan Mandiri

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:16 WIB

Warga Huntara Aceh Utara Terima Bantuan Sosial dan Fasilitas Pembelajaran dari TP PKK dan TP Posyandu

Kamis, 30 April 2026 - 11:57 WIB

Praktik Lapangan IPDN Gelombang III Resmi Ditutup, Wamendagri Bima Arya Soroti Tantangan Kepemimpinan

Berita Terbaru