Kampung Kerukunan Desa Ciwangi Dapat Apresiasi FKUB Jawa Barat

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, PURWAKARTA – Dalam rangka merealisasikan program pembinaan Kampung Kerukunan di Jawa Barat, FKUB Jabar mengadakan kunjungan ke Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta, Rabu (7/1).

Dalam kunjungan tersebut, Ketua FKUB Provinsi Jawa Barat, HM. Rafani Akhyar didampingi perwakilan tokoh Agama se-Jabar, FKUB Kabupaten Purwakarta dan para pejabat dari Badan Kesbangpol Kabupaten Purwakarta.

Dipilihnya Desa Ciwangi, karena Desa ini sudah beberapa kali mendapat penghargaan sebagai Desa Kerukunanan, terakhir tahun 2025 mendapatkan Harmoni award dari Kementrian Dalam Negeri, sebelumnya pernah dinobatkan sebagai Desa Panca Sila.

Rombongan FKUB Jawa Barat diterima oleh Kepala Desa dengan semua perangkatnya dan juga para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Desa Ciwangi, pertemuan berjalan penuh keakraban dan persaudaraan.

Melalui keterangannya, Rabu (7/1), Kepala Desa Ciwangi, Abdul Hakim memaparkan tentang sejarah Desa Ciwangi hasil pemekaran dari dari Desa Cibening, nama Ciwangi memang sengaja diberikan oleh para kasepuhan kami agar Desa ini menjadi Desa yang harum (wangi) dengan berbagai prestasi. “Alhamdulillah di bidang Kerukunan berbagai penghargaan telah kami dapatkan,” ujarnya.

Dikatakan, Penduduk Desa Ciwangi memang cukup beragam baik dari sisi agama, Suku, bahasa dan budaya, tetapi tetap rukun, guyub, toleran dan saling menghargai serta menghormati satu sama lain.

Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Jawa Barat, HM. Rafani Akhyar dalam sambutannya menjelaskan bahwa, membangun “Kampung Kerukunan” adalah salah satu prioritas program FKUB Jabar, Alhamdulillah hari ini sudah berdiri di 14 Kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Menurutnya, mengapa kami memprioritaskan kampung kerukunan, karena kami ingin Kerukunan ini terlihat nyata dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, tidak hanya riuh dalam wacana atau perbincangan semata.

“Kita tidak mungkin bisa kuat bersatu tanpa ada kerukunan, tidak mungkin stabilitas ekonomi, sosial ataupun politik bisa diwujudkan tanpa hadirnya Kerukunan. Karena itu, praktik baik (best practis) seperti yang dicontohkan di Desa Ciwangi ini perlu disebarkan ke tampar tempat lain di Jawa Barat,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Pembinaan Pelajar se-Bogor, C.A.S Tegaskan Penolakan Tawuran dan Radikalisme
Menko AHY Nilai Rakornas 2026 Forum Strategis Penyelarasan Pembangunan Nasional
Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Pentingnya Kejujuran dan Pengabdian kepada Rakyat
Pemerintah Pusat dan Daerah Satukan Langkah dalam Rakornas 2026 Dukung Visi Indonesia Emas 2045
Pembekalan Menhan Perkuat Wawasan Kebangsaan Peserta Retret PWI
Kontroversi Kebijakan Wali Kota Bandung dalam Likuidasi Kebun Binatang Bandung
Respons Cepat TNI AU, Lanud Husein Sastranegara Bantu Warga Terdampak Longsor
Rektor UWM Ajak Civitas Akademika Utamakan Kepentingan Institusi

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:17 WIB

Pembinaan Pelajar se-Bogor, C.A.S Tegaskan Penolakan Tawuran dan Radikalisme

Senin, 2 Februari 2026 - 22:49 WIB

Menko AHY Nilai Rakornas 2026 Forum Strategis Penyelarasan Pembangunan Nasional

Senin, 2 Februari 2026 - 22:10 WIB

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Pentingnya Kejujuran dan Pengabdian kepada Rakyat

Senin, 2 Februari 2026 - 22:03 WIB

Pemerintah Pusat dan Daerah Satukan Langkah dalam Rakornas 2026 Dukung Visi Indonesia Emas 2045

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:24 WIB

Pembekalan Menhan Perkuat Wawasan Kebangsaan Peserta Retret PWI

Berita Terbaru