Jay Idzes Ambil Hikmah dari Hasil Imbang Lawan Lebanon

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes berebut bola dengan pemain Lebanon pada laga FIFA Match Day di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025). (Antara)

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes berebut bola dengan pemain Lebanon pada laga FIFA Match Day di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025). (Antara)

JENDELANUSANTARA.COM, Surabaya – Kapten tim nasional Indonesia, Jay Idzes, menilai hasil imbang 0-0 melawan Lebanon pada laga FIFA Match Day di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025), tetap membawa pelajaran berharga. Hasil itu menjadi bahan evaluasi menjelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia bulan depan.

Sebelumnya, Indonesia membuka rangkaian uji coba dengan kemenangan telak 6-0 atas Taiwan pada Jumat (5/9/2025). Namun, lawan Lebanon memberi perlawanan berbeda hingga tim Garuda gagal mengulangi pesta gol.

“Dua pertandingan ini sangat bagus untuk kami, terutama pertandingan terakhir ini. Malam ini adalah latihan yang sangat baik untuk persiapan bulan depan menghadapi Arab Saudi dan Irak,” ujar Idzes, yang kini memperkuat Sassuolo di Liga Italia.

Pada laga melawan Lebanon, Idzes untuk pertama kalinya berduet dengan Kevin Diks di jantung pertahanan dalam formasi 4-2-3-1. Penampilan ini menjadi caps ke-14 bagi bek berusia 25 tahun tersebut bersama timnas.

Menurut Idzes, fleksibilitas sistem permainan menjadi kekuatan tersendiri tim Garuda. “Kami punya banyak kualitas. Kami bisa memainkan berbagai sistem. Kalau mau, kami juga bisa main 10-1, semua bertahan. Itu bercanda, tentu saja,” ucapnya sambil tersenyum.

Pelatih Patrick Kluivert menilai uji coba dengan formasi empat bek di lini belakang menjadi bagian dari proses adaptasi tim. Dari lima laga yang dipimpinnya, baru dua kali ia meninggalkan skema tiga bek yang digunakan era Shin Tae-yong.

“Kami punya banyak pemain di posisi serupa, dan itu memberi keuntungan. Dengan begitu, kami bisa mengubah sistem kapan pun diperlukan. Soal detail permainan, biarlah publik melihat langsung di lapangan,” kata Kluivert.

Berita Terkait

Pekan Ke-24 BRI League Super: Persebaya Tantang Persib, Persija Hadapi Borneo
Mac Allister Jadi Penentu di Menit 90+7, Liverpool F.C. Tekuk Nottingham Forest F.C. 1-0
Ronaldo Komitmen Tetap di Al Nassr, Bawa Tim Puncaki Klasemen Liga Arab Saudi
Debut Maarten Paes dengan Ajax Tahan Imbang NEC Nijmegen
Jaros Cedera, Kiper Timnas Indonesia Berpeluang Debut bersama Ajax di Eredivise
Arsenal Lolos ke Putaran Kelima Piala FA, Wigan Dibekuk Empat Gol Tanpa Balas
Carrington Tanpa Belas Kasihan Mencopot Gelar Juara Dunia Castro
PSG Ditahan Newcastle, Gagal Tembus Delapan Besar Liga Champions

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:05 WIB

Pekan Ke-24 BRI League Super: Persebaya Tantang Persib, Persija Hadapi Borneo

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:41 WIB

Mac Allister Jadi Penentu di Menit 90+7, Liverpool F.C. Tekuk Nottingham Forest F.C. 1-0

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:42 WIB

Ronaldo Komitmen Tetap di Al Nassr, Bawa Tim Puncaki Klasemen Liga Arab Saudi

Minggu, 22 Februari 2026 - 11:43 WIB

Debut Maarten Paes dengan Ajax Tahan Imbang NEC Nijmegen

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:11 WIB

Jaros Cedera, Kiper Timnas Indonesia Berpeluang Debut bersama Ajax di Eredivise

Berita Terbaru