IPMAPI Sulsel–DIY Gelar IPMAPI Festival 2025 sebagai Upaya Pelestarian Budaya Pinrang

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Yogyakarta – Ikatan Pelajar Mahasiswa Pinrang (IPMAPI) Sulawesi Selatan–Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar IPMAPI Festival 2025 pada 20–21 Desember 2025 di Lapangan Nologaten, Yogyakarta.

Kegiatan ini mengangkat tema “Mappadendang; Harmoni dalam Tradisi” sebagai upaya memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal Kabupaten Pinrang di tengah masyarakat perantauan.

IPMAPI Festival merupakan agenda kebudayaan yang dirancang sebagai ruang edukasi dan ekspresi seni bagi pelajar dan mahasiswa Pinrang, sekaligus terbuka untuk masyarakat umum. Sejumlah kegiatan budaya akan ditampilkan, mulai dari pertunjukan seni dan tari tradisional, pameran budaya, bazar kuliner khas Pinrang, hingga permainan tradisional.

Melalui keterangannya, Sabtu (20/12), Ketua Umum IPMAPI Sulsel–DIY, Andi Zulfikri Kholil, menyampaikan bahwa, festival ini menjadi bagian dari komitmen IPMAPI dalam menjaga identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

“Melalui IPMAPI Festival, kami ingin menghadirkan kembali nilai-nilai tradisi mappadendang yang mengandung makna kebersamaan, gotong-royong, dan rasa syukur. Nilai-nilai tersebut penting untuk terus dikenalkan kepada generasi muda,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan festival di Yogyakarta diharapkan mampu menjadi sarana pertukaran budaya antar daerah, sekaligus memperkuat jejaring mahasiswa di perantauan.

“Kegiatan ini terbuka untuk umum. Kami berharap masyarakat Yogyakarta dapat mengenal lebih dekat kebudayaan Pinrang, sekaligus menjadikan festival ini sebagai ruang silaturahmi lintas komunitas,” tambahnya.

Melalui IPMAPI Festival 2025, IPMAPI Sulsel–DIY menegaskan peran mahasiswa tidak hanya sebagai agen intelektual, tetapi juga sebagai pelaku pelestarian budaya lokal. “Ke depan, festival ini ditargetkan menjadi agenda tahunan yang berkontribusi pada penguatan identitas kebudayaan daerah di ruang publik,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Perkara Penipuan dan Penggelapan Proyek Konstruksi di Bantul Bergulir ke Persidangan
Harga Minyak Bisa Tembus US$150, Bhenu Artha Ingatkan Dampak ke Rakyat
FlyJaya Libatkan Masyarakat, Lomba Desain Batik Jadi Ajang Unjuk Kreativitas
Syawalan di UWM Sleman, Mahfud MD Tekankan Pentingnya Saling Memaafkan
Persit KCK Koorcab Rem 072 Gelar Ziarah, Tanamkan Nilai Perjuangan Generasi Penerus
Kirab Budaya HUT ke-80 Sultan HB X, Polda DIY Kerahkan 900 Personel dan Atur Lalu Lintas
Kalurahan Condongcatur Ambil Bagian dalam Pawai Mangayubagya Yuswa Dalem dengan 23 Personel
Seleksi dan TC Matang, Tim Catur Kota Jogja Percaya Diri Hadapi POPDA DIY 2026

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 16:03 WIB

Perkara Penipuan dan Penggelapan Proyek Konstruksi di Bantul Bergulir ke Persidangan

Kamis, 2 April 2026 - 11:27 WIB

Harga Minyak Bisa Tembus US$150, Bhenu Artha Ingatkan Dampak ke Rakyat

Rabu, 1 April 2026 - 19:52 WIB

FlyJaya Libatkan Masyarakat, Lomba Desain Batik Jadi Ajang Unjuk Kreativitas

Rabu, 1 April 2026 - 13:27 WIB

Syawalan di UWM Sleman, Mahfud MD Tekankan Pentingnya Saling Memaafkan

Rabu, 1 April 2026 - 11:49 WIB

Persit KCK Koorcab Rem 072 Gelar Ziarah, Tanamkan Nilai Perjuangan Generasi Penerus

Berita Terbaru