HS Gandeng YKHC Bawa Hadroh Modern ke Anak Muda, Siapkan Kolaborasi Musik Baru

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertunjukkan hadroh dikemas dengan konsep modern menyasar kalangan urban. (Jennus/aga)

Pertunjukkan hadroh dikemas dengan konsep modern menyasar kalangan urban. (Jennus/aga)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Hadroh kini hadir dengan wajah yang lebih segar dan dekat dengan generasi muda. Melalui kolaborasi antara brand HS dan komunitas musik Yogyakarta Hadroh Culture, pertunjukan hadroh dikemas dengan konsep modern yang menyasar kalangan urban.

Head Brand HS, Aldo. (Jennus/aga)

Head Brand HS, Aldo, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut sejalan dengan arah brand HS yang ingin menghadirkan identitas berani berbeda dan tidak mengikuti arus utama. Menurutnya, karakter tersebut selaras dengan konsep yang dibawa YKHC dalam memadukan hadroh dengan nuansa skena musik modern.

“DNA produk yang kita bawa memang lebih menyasar anak muda yang berani berbeda, berani mengambil keputusan yang tidak mainstream. Ketika melihat apa yang dibuat teman-teman YKHC, kami merasa konsep itu sangat sejalan dengan arah brand kami,” kata Aldo saat ditemui di sela acara di Yogyakarta.

Komunitas Yogyakarta Hadroh Culture sendiri berisi sejumlah musisi dan pelaku seni, di antaranya Dony Saputra, Alit, serta sejumlah musisi lain yang aktif mengembangkan pertunjukan hadroh dengan pendekatan yang lebih kontemporer.

Aldo menilai YKHC berhasil menghadirkan sesuatu yang berbeda dengan membawa hadroh ke dalam kemasan pertunjukan yang lebih modern dan dekat dengan kultur anak muda. Karena itu, HS memutuskan untuk mendukung tur YKHC di delapan kota di Indonesia.

Sejumlah kota yang telah disinggahi dalam rangkaian tur tersebut antara lain Semarang, Cimahi, Purwokerto, Malang, Batu, Surabaya, Magelang, hingga berakhir di Yogyakarta.

Meski tur delapan kota telah rampung, Aldo mengatakan peluang kerja sama antara HS dan YKHC masih terbuka untuk berbagai proyek ke depan. Bentuk kolaborasi tersebut tidak hanya terbatas pada tur, tetapi juga bisa berupa pengembangan karya musik hingga dukungan terhadap produk kreatif YKHC.

“Kita tidak hanya bicara soal tur. Ke depan bisa saja ada proyek musik, produk kreatif, atau hal lain yang bisa kita kerjakan bersama,” ujarnya.

Salah satu rencana yang tengah dipersiapkan adalah kolaborasi musik antara YKHC dengan band nasional yang juga bekerja sama dengan HS. Proyek tersebut rencananya akan menghasilkan sebuah single baru yang melibatkan HS sebagai bagian dari kolaborasi.

Sementara itu, perwakilan YKHC, Dony Saputra, mengungkapkan bahwa pihaknya juga tengah menyiapkan karya musik baru yang akan segera dirilis dalam waktu dekat.

Menurutnya, YKHC berencana merilis single terlebih dahulu sebelum meluncurkan album penuh. Untuk proyek tersebut, YKHC akan berkolaborasi dengan musisi nasional Kunto Aji.

Single yang tengah dipersiapkan tersebut berjudul Rampak Pembebasan. Lagu ini mengangkat tema kemanusiaan dan terinspirasi dari situasi yang terjadi di Palestina.

“Single ini berbeda dengan album nanti. Judulnya Rampak Pembebasan dan ceritanya tentang Palestina. Mudah-mudahan dalam waktu sekitar sebulan ke depan sudah bisa dirilis,” kata Dony.

Selain single tersebut, YKHC juga tengah menggarap album yang konsepnya berfokus pada eksplorasi budaya dan kearifan lokal. Melalui album itu, mereka ingin mengangkat kembali nilai-nilai tradisi yang mulai jarang diperkenalkan kepada generasi muda.

“Konsep album kami nanti lebih menggali kebudayaan dan kearifan lokal yang mungkin mulai ditinggalkan. Kami ingin mempelajarinya lagi dan membawanya kembali lewat musik,” ujarnya.

Baik HS maupun YKHC berharap kolaborasi ini dapat membuka ruang baru bagi pertunjukan hadroh agar lebih diterima oleh generasi muda tanpa kehilangan esensi spiritualnya.

Aldo menilai pendekatan kreatif seperti ini penting untuk menunjukkan bahwa hadroh tidak selalu hadir dalam format tradisional, tetapi juga bisa dikemas menjadi pertunjukan yang relevan dengan selera anak muda masa kini. (aga)

Berita Terkait

Tur Dunia BTS Dongkrak Wisata Korsel, Pencarian Seoul dan Busan Melonjak

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:09 WIB

HS Gandeng YKHC Bawa Hadroh Modern ke Anak Muda, Siapkan Kolaborasi Musik Baru

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:14 WIB

Tur Dunia BTS Dongkrak Wisata Korsel, Pencarian Seoul dan Busan Melonjak

Berita Terbaru