JENDELANUSANTARA.COM, PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru mengukuhkan Kepengurusan Lembaga Lanjut Usia (LLI) Indonesia Provinsi Sumsel masa bakti 2025–2030 di Auditorium Binapraja, Jumat (13/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru yang juga menjabat sebagai Pembina Umum LLI Indonesia Provinsi Sumsel menekankan pentingnya peran organisasi lanjut usia dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan para lansia.
Ia menyampaikan rasa syukur karena setelah menunggu sekitar tiga bulan, Surat Keputusan kepengurusan LLI Sumsel akhirnya terbit sehingga pengukuhan dapat dilaksanakan secara resmi.
“Alhamdulillah, setelah menunggu sekitar tiga bulan SK terbit, akhirnya kita bisa melakukan pengukuhan ini. Meskipun sebelumnya belum dilantik secara resmi, saya melihat kepengurusan ini sudah berjalan dan organisasi tetap terurus dengan baik. Terima kasih atas kekompakan bapak dan ibu semua,” ujar Herman Deru.
Herman Deru menilai kepengurusan LLI Sumsel diisi oleh para tokoh yang memiliki latar belakang serta pengalaman yang luas di berbagai bidang. Hal tersebut dinilainya menjadi potensi besar bagi organisasi untuk berkontribusi dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pengalaman panjang para tokoh senior yang tergabung dalam LLI dapat menjadi inspirasi sekaligus pembelajaran bagi generasi muda dan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami tentu ingin menjadi mitra bapak dan ibu semua. Kita bersama-sama berdoa agar setiap langkah yang kita lakukan selalu berada dalam rida Allah. Dengan berorganisasi seperti ini, kita tetap bisa memikirkan kemajuan organisasi secara internal sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengurus LLI memahami dengan baik Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai pedoman dalam menjalankan organisasi.
Menurut Herman Deru, aturan organisasi juga perlu menyesuaikan dengan perkembangan zaman, termasuk kemajuan teknologi dan digitalisasi yang semakin pesat.
“Mungkin pada saat organisasi ini berdiri, perkembangan digital belum secanggih sekarang. Artinya kemajuan zaman harus diikuti dengan penyesuaian aturan organisasi. Jika ada yang sudah tidak relevan, silakan diusulkan pada saat mukernas nanti,” jelasnya.
Lebih lanjut, Herman Deru berharap LLI Sumsel dapat menjadi organisasi yang solid serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat lanjut usia di Sumatera Selatan.
Ia juga menekankan pentingnya organisasi tersebut merangkul lebih banyak lansia agar tetap memiliki ruang untuk berperan aktif dalam kehidupan sosial.
“Kami berharap LLI di Sumsel bisa tampil berbeda. Bukan hanya kompak secara internal, tetapi juga mampu merangkul lebih banyak lagi para lanjut usia lainnya. Saya siap menjembatani karena saya menganggap bapak dan ibu semua sebagai orang tua kami,” ungkapnya.
Selain itu, Herman Deru meminta organisasi perangkat daerah terkait untuk memberikan dukungan terhadap keberadaan LLI Sumsel, termasuk melalui monitoring serta penyusunan basis data keanggotaan lanjut usia.
Menurutnya, keberadaan data yang terintegrasi akan memudahkan pemerintah dalam menyusun program-program yang tepat bagi para lansia di Sumatera Selatan.
Dengan adanya kepengurusan baru ini, diharapkan LLI Sumsel dapat semakin aktif menjalankan berbagai program yang memberikan manfaat bagi para lanjut usia serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lansia di Sumatera Selatan.(LSI)
Sumber : Adpim Sumsel
@gerbangpatriot














