Hakordia 2023, Pj. Gubernur Banten Al Muktabar: Tekan Korupsi Melalui Digitalisasi

Selasa, 12 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISNFO.COM – Jakarta, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar terus mendorong percepatan digitalisasi di Provinsi Banten. Menurutnya, melalui digitalisasi dapat menekan tindak pidana korupsi di Provinsi Banten baik pada pelayanan publik, administrasi pemerintahan, pengawasan internal, pengadaan barang dan jasa serta perizinan.

Hal tersebut diungkapkan Al Muktabar usai menghadiri puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia Tahun 2023 bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Gedung Istora Senayan Komplek Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (12/12/2023).

“Hingga saat ini Pemprov Banten terus melakukan percepatan akselerasi digitalisasi, itu bagian dari upaya kita untuk mencegah terjadinya korupsi di Provinsi Banten”, ungkapnya.

Dikatakan, dalam mendidik generasi muda dan menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini melalui pendidikan, pihaknya saat ini sedang mendesain modul-modul kurikulum pembelajaran melalui muatan lokal di SMA, SMK dan SKH agar membentuk dan mengedepankan karakter yang baik bagi siswa sekolah di Provinsi Banten sehingga terhindar dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Upaya yang kita lakukan dalam menanamkan nilai-nilai antikorupi sejak dini, di tingkat sekolah SMA SMK SKH kita sedang mendesain modul-modul kurikulum pembelajaran muatan lokal untuk menyosialisasikan dan membentuk karakter antikorupsi”, ucapnya.

Selain itu, hal yang dirasakan sangat efektif dalam memberantas praktik korupsi di Provinsi Banten, pihaknya melibatkan penyuluh antikorupsi yang sangat berkontribusi dan berperan aktif dalam membimbing masyarakat, instansi serta unsur lainnya dalam perang melawan korupsi.

“Banten memiliki penyuluh antikorupsi yang telah tersertifikasi sebanyak 380 org terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), masyarakat, tenaga pendidik, mahasiswa, dan semua unsur. Ini merupakan bagian dari kontribusi pencegahan tindak pidana korupsi”, imbuhnya.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan Praktik Korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa yang dapat menghambat pembangunan, dapat merusak perekonomian bangsa dan bisa menyengsarakan rakyat.

“Artinya kita perlu mengevaluasi total pendidikan, pencegahan, penindakan. Ini harus dievaluasi total,” sambungnya.

Oleh sebab itu lanjut Jokowi, sangat dibutuhkan upaya bersama yang lebih sistemik, lebih masif dengan memanfaatkan teknologi terkini untuk mencegah tindak pidana korupsi. Seperti memperkuat sistem pencegahan termasuk memperbaiki kualitas SDM aparat penegak hukum, sistem pengadaan barang dan jasa, sistem perizinan, sistem pengawasan internal dan sistem-sistem lainnya.

“Jangan sampai ketemu pengusaha dengan pejabat, ini juga sangat membantu agar tidak terjadi tindak pidana korupsi,” tambahnya.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

The Art of Heroic Leadership Diluncurkan, Hadirkan Perspektif Baru Kepemimpinan di Era Kompleksitas
Karirhub Kemnaker Buka 81.171 Lowongan Kerja di 32.086 Perusahaan
Tim Masda Jabar dan BIN Bahas Penguatan Pendekatan Budaya da-lam Pembangunan SDM
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
Pameran Kayu Ara, Upaya Merawat Pengetahuan dan Warisan Arsitektur Lampung
Solois Tsaqib Rilis Single “Maju Satu Satu”, Suarakan Keberanian di Tengah Ketidakpastian
Duta Elok Persada Bawa DEPpreneur Berprestasi Jelajahi Thailand Lewat DEP Extravaganza 10
Kasus Gas Portable: LBH Peradi Profesional Bakal Laporkan Penyidik ke Propam Polri atas Dugaan Pelanggaran HAM

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

The Art of Heroic Leadership Diluncurkan, Hadirkan Perspektif Baru Kepemimpinan di Era Kompleksitas

Minggu, 13 September 2026 - 09:55 WIB

Karirhub Kemnaker Buka 81.171 Lowongan Kerja di 32.086 Perusahaan

Sabtu, 12 September 2026 - 09:30 WIB

Tim Masda Jabar dan BIN Bahas Penguatan Pendekatan Budaya da-lam Pembangunan SDM

Sabtu, 12 September 2026 - 09:22 WIB

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Sabtu, 12 September 2026 - 08:39 WIB

Pameran Kayu Ara, Upaya Merawat Pengetahuan dan Warisan Arsitektur Lampung

Berita Terbaru