Gubernur Rahmat Mirza Soroti Dampak ODOL terhadap Kerusakan Jalan Provinsi

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Lampung Tengah – Gubernur Rahmat Mirzani Djausal melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin – Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).

​Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan infrastruktur jalan, terutama di titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas sepanjang 12 kilometer tersebut dilaporkan telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat.

​”Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin – Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar Gubernur di sela-sela peninjauan.

​Gubernur menjelaskan bahwa penyebab utama kerusakan jalan di wilayah tersebut adalah maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyayangkan adanya ketimpangan antara kekuatan jalan dengan beban kendaraan yang melintas.

​”Jalan provinsi itu rekan-rekan, maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.

​Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menyebutkan bahwa tim di lapangan sedang melakukan penanganan sementara guna mendukung kelancaran arus lalu lintas menjelang hari raya Idul Fitri. Setelah itu, proyek akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.

​Gubernur juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan jalan di masa lalu yang dianggap tidak memenuhi standar. Ia menegaskan tidak akan menoleransi pengerjaan yang asal-asalan pada periode kepemimpinannya.

​”Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelas Gubernur Miirza.

​Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Hingga saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas berfungsi optimal bagi masyarakat. (nr)

Sumber : Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Komoditas Lampung Go Global: Tepung Mocaf dan Ikan Cobia Batin Wulan Pikat Pengunjung IN2HCC
Siapkan Nomor Khusus Aduan Warga, Kapolda Lampung Baru Brigjen Yustan Alpiani Siap Basmi Narkoba dan Agraria!
BPBD Lampung Imbau Warga Waspadai Karhutla Musim Kemarau
Lampung Siap Jadi Pusat Industri Sumatera! Pemprov Matangkan Kawasan Industri Unggulan
Hadiri Musda XI MUI, Pemprov Lampung Minta Ulama dan Pemerintah Makin Solid Bangun Daerah
Pacu Kesejahteraan Warga Lewat Zakat Produktif, Gubernur Lampung Sabet Penghargaan Bergengsi BAZNAS
Bidik Pasar Ekspor Tiongkok, Pemprov Lampung Dorong Hasil Desa Masuk Rantai Pasok Internasional
Seimbangkan Bahasa Negara dan Daerah, Pemprov Lampung Minta Generasi Muda Tetap Bangga Bahasa Lampung

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Komoditas Lampung Go Global: Tepung Mocaf dan Ikan Cobia Batin Wulan Pikat Pengunjung IN2HCC

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Siapkan Nomor Khusus Aduan Warga, Kapolda Lampung Baru Brigjen Yustan Alpiani Siap Basmi Narkoba dan Agraria!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:49 WIB

BPBD Lampung Imbau Warga Waspadai Karhutla Musim Kemarau

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Lampung Siap Jadi Pusat Industri Sumatera! Pemprov Matangkan Kawasan Industri Unggulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Hadiri Musda XI MUI, Pemprov Lampung Minta Ulama dan Pemerintah Makin Solid Bangun Daerah

Berita Terbaru