Gubernur Arinal Tekankan 3 Hal Penting dalam Pengelolaan Hutan Lampung

Jumat, 7 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Bandar Lampung, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri Acara Pembinaan Kelompok Tani Hutan Menuju Masyarakat Lampung Berjaya Tahun 2024, yang dilaksanakan di Pondok Rimbawan, Bandar Lampung, Jum’at (7/6/2024).

Pada kesempatan itu, Gubernur Arinal menyampaikan 3 hal penting yang harus diperhatikan dalam pengelolaan hutan di Provinsi Lampung.
Pertama, di kawasan hutan sebagian besar telah ada aktifitas manusia. Sehingga fungsi ekologisnya sebagai penyangga kehidupan dan habitat satwa menjadi terganggu.

“Untuk itu maka mengurus Kawasan Hutan tidak hanya sekedar mengurus kayu atau satwa liar saja, tetapi juga harus memperhatikan aspek-aspek sosial,” ujarnya.

Kedua, kehutanan merupakan sektor hulu, dimana catchment area bangunan-bangunan vital berada di dalam kawasan hutan. Oleh karena itu, kondisi kawasan hutan sangat mempengaruhi sektor-sektor lain di bagian tengah dan hilir.

Ketiga, hutan memiliki manfaat global seperti meningkatkan penyerapan emisi karbon, menghasilkan oksigen dan lain-lain. Itulah sebabnya, kawasan hutan di Provinsi Lampung harus dijaga dan diberi perhatian oleh sektor-sektor lain di luar kehutanan.

Dalam pemanfaatan hutan dan hasil hutan tentunya harus direncanakan sebaik mungkin dan tetap mengacu pada aturan, sehingga tujuan untuk mendapatkan hasil ekonomi dari pemanfaatan hutan dapat tercapai tanpa menimbulkan kerusakan hutan, yang kemudian juga merusak habitat satwa.

Gubernur Arinal menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung sangat berkomitmen terhadap pengelolaan hutan. Oleh karena itu, dalam RPJMD 2019-2024 pemberdayaan masyarakat sekitar hutan menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan.

Beberapa komitmen tersebut, diwujudkan dalam program dan kegiatan antara lain Fasilitasi Pembentukan Kelompok Tani Hutan dan Pengusulan Perhutanan Sosial; dan Fasilitasi Pembinaan Kelompok Perhutanan Sosial Pasca Izin melalui Pemberian Bantuan Alat Ekonomi Produktif, Pemberian Bantuan Bibit Produktif, Mengikuti even-even pameran, Pendampingan dan Temu Usaha.

Dalam acara tersebut, Gubernur Arinal menyerahkan sejumlah bantuan alat ekonomi produktif, diantaranya:
KUPS Rimba Jaya, KPH Kota Agung Utara, Sarana Pengolahan Kopi senilai Rp50 juta; KUPS Sinung Jaya, KPH Gedung Wani, sarana prasarana Silvopasture senilai Rp75 juta; KUPS Karya Sejati, KpH Batu Serampong, sarana prasarana Wisata Edukasi, Hasil Hutan Bukan Kayu, senilai Rp75 juta; dan KUPS Sadar Wisata, sarana prasarana Wisata Air Terjun, senilai Rp75 juta. (Rian)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Lampung In Dipacu Jadi Kanal Pengaduan Terintegrasi, Gubernur Perkuat Pelayanan Publik
Gubernur Lampung: Koperasi Merah Putih Kunci Penguatan Ekonomi dan Hilirisasi di Desa
Pemprov Lampung Tingkatkan Standar Kelas Migran, Dorong SDM Kompetitif di Pasar Global
Dorong Inklusi dan Literasi Keuangan, Pemprov Lampung Sambut Lampung Financial Festival 2026
Pemprov Lampung Siapkan Strategi 2027, Ekonomi Syariah Diproyeksikan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Kepemimpinan Digital Marindo Bawa Lampung Masuk Jajaran 5 Besar Nasional ADLGA 2026
Jawab Pandangan Fraksi, Gubernur Lampung Tegaskan Orientasi APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Pemprov Lampung Matangkan Strategi Distribusi Pangan untuk Menjaga Stabilitas Harga

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:13 WIB

Lampung In Dipacu Jadi Kanal Pengaduan Terintegrasi, Gubernur Perkuat Pelayanan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:26 WIB

Gubernur Lampung: Koperasi Merah Putih Kunci Penguatan Ekonomi dan Hilirisasi di Desa

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:17 WIB

Pemprov Lampung Tingkatkan Standar Kelas Migran, Dorong SDM Kompetitif di Pasar Global

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:54 WIB

Dorong Inklusi dan Literasi Keuangan, Pemprov Lampung Sambut Lampung Financial Festival 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemprov Lampung Siapkan Strategi 2027, Ekonomi Syariah Diproyeksikan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terbaru