Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan, banjir menyebabkan hambatan operasional di beberapa stasiun strategis, antara lain Kampung Bandan, Pasoso, Tanjung Priok, dan Jakarta Kota. Pada lokasi tersebut, rel terendam genangan air sehingga tidak memungkinkan operasional berjalan normal.
“Untuk Daop 1 memang ada sedikit hambatan. Beberapa stasiun seperti Kampung Bandan, Pasoso, Tanjung Priok, dan Jakarta Kota relnya terendam genangan air,” ujar Bobby dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu.
Kondisi itu memaksa KAI mengubah pola operasi sejumlah perjalanan KRL, terutama pada lintas loop line Jakarta Kota serta relasi menuju Stasiun Tanjung Priok. Sejumlah perjalanan dialihkan, diputar balik, atau dibatalkan sementara sebagai langkah mitigasi risiko.
“Pagi tadi ada beberapa perjalanan Commuter Line yang kita ubah pola operasinya, terutama di loop line Jakarta Kota dan yang menuju Stasiun Tanjung Priok. Untuk jalur Bogor–Bekasi tidak terdapat masalah,” kata Bobby.
Selain KRL, genangan air juga berdampak pada layanan kereta api jarak jauh. Di wilayah Daop 1 Jakarta, KAI membatalkan delapan perjalanan kereta jarak jauh karena kondisi lintasan yang belum aman untuk dilalui.
“Kami berharap malam ini bisa melakukan recovery cepat terhadap operasional. Mudah-mudahan kondisi di Daop 1 segera dapat dimitigasi dan dipulihkan,” ujar Bobby.
Ia menegaskan, seluruh penyesuaian operasional dilakukan dengan mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama. Genangan air di sekitar prasarana perkeretaapian berpotensi menimbulkan gangguan kelistrikan, termasuk risiko hubungan arus pendek yang dapat berdampak lebih luas pada sistem operasi.
“Dikarenakan bisa terjadi konslet atau short circuit yang dampaknya bisa meluas,” katanya.
Sementara itu, Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Heri Siswanto menambahkan, hingga siang hari masih terdapat beberapa lintas yang mengalami pembatalan dan rekayasa operasi. Lintas Jakarta Kota–Tanjung Priok, misalnya, hingga kini masih belum dapat dioperasikan.
“Sejak pagi dan sampai sekarang, untuk lintas tertentu kami masih membatalkan KA. Untuk Jakarta Kota–Tanjung Priok sampai saat ini masih batal,” ujarnya.
KAI juga menerapkan rekayasa perjalanan pada lintas lain, termasuk Cikarang–Bekasi. Kereta yang melintas melalui Manggarai diputar balik hingga Stasiun Angke, sementara perjalanan yang melalui Pasar Senen dikembalikan hingga Stasiun Kemayoran.
Adapun untuk KRL rute Bogor–Jakarta Kota, Heri memastikan layanan telah kembali beroperasi normal. KAI mengimbau pengguna untuk terus memantau informasi resmi melalui aplikasi dan kanal komunikasi perusahaan guna memperoleh pembaruan terkini terkait perjalanan. (Ihd)













