FESyar Sumatera 2026 Diharapkan Tingkatkan Pemahaman Keuangan Syariah di Kalangan Milenial

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan pentingnya penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah yang lebih luas di masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2026 yang berlangsung di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini dibuka oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Sumatera Selatan sebagai tuan rumah FESyar Regional Sumatera yang merupakan bagian dari rangkaian menuju Festival Ekonomi Syariah tingkat nasional.

“Saya langsung menyambut baik dan memprioritaskan kegiatan ini. Sumatera Selatan memiliki penduduk muslim sekitar 90 persen. Ketika Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah karena ini merupakan rangkaian road to festival nasional, saya sangat gembira,” ujarnya.

Menurut Herman Deru, besarnya jumlah penduduk muslim harus sejalan dengan peningkatan pemanfaatan layanan keuangan syariah. Karena itu, ia menilai perlu dilakukan evaluasi terhadap berbagai faktor yang menyebabkan pangsa pasar keuangan syariah belum berkembang secara optimal.

“Ini menjadi pertanyaan bersama. Apakah sosialisasinya yang kurang atau penerimaannya yang masih rendah. Penyebabnya harus kita cari tahu agar ekonomi dan keuangan syariah semakin berkembang,” katanya.

Ia menegaskan bahwa prinsip syariah tidak hanya diwujudkan melalui penggunaan label semata, tetapi harus tercermin dalam perilaku, tata kelola usaha, dan aktivitas ekonomi sehari-hari.

“Syariah itu bukan hanya label, tetapi perilaku. Bagaimana kita berekonomi dengan cara yang baik, transparan, dan sesuai prinsip syariah, sambil tetap mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Bahkan banyak usaha yang mungkin tidak berlabel syariah, tetapi praktiknya sudah mencerminkan nilai-nilai syariah,” jelasnya.

Herman Deru juga mengajak masyarakat memanfaatkan FESyar sebagai sarana memperluas wawasan mengenai ekonomi syariah. Menurutnya, edukasi harus diperkuat sejak dini dan menjangkau kalangan generasi muda, mulai dari Gen Z, Gen Alpha hingga mahasiswa.

“Literasi keuangan syariah harus didorong lebih cepat lagi agar semakin marak dan tersosialisasi. Harus masuk ke sekolah-sekolah hingga perguruan tinggi agar generasi muda memahami dan menjadi bagian dari pengembangan ekonomi syariah,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Herman Deru turut memaparkan capaian pembangunan daerah yang menjadi fondasi penting bagi penguatan ekonomi syariah di Sumsel. Di antaranya pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Sumatera setelah Riau, penghargaan nasional dalam pengendalian inflasi, serta capaian terbaik dalam digitalisasi keuangan daerah.

“Kami terus membangun fondasi ekonomi yang kuat, termasuk pembangunan pelabuhan samudera yang akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi Sumsel. Terima kasih kepada Bank Indonesia yang selalu hadir mendampingi pemerintah daerah dalam menyusun strategi pembangunan ekonomi,” ujarnya.

Dalam rangkaian pembukaan FESyar 2026 juga dilakukan penyerahan Sultan Muda Santri Card, komitmen ekspor perdana produk olahan kelapa, kerupuk, dan rempah-rempah ke Tiongkok, serta penyerahan realisasi pembiayaan mikro kepada pelaku usaha.

Menurut Herman Deru, Program Sultan Muda yang telah menjangkau sekitar 9.900 peserta merupakan langkah strategis dalam mencetak generasi wirausaha baru di Sumatera Selatan.

“Kalau satu youngpreneur mampu mengajak lima orang saja dalam usahanya, maka puluhan ribu Sultan Muda baru akan lahir dan menjadi penggerak ekonomi daerah,” katanya.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengakui pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia yang masih berada pada kisaran 8 persen menjadi tantangan bersama. Ia menilai keuangan syariah memiliki potensi besar karena relatif lebih stabil dibandingkan instrumen keuangan konvensional.

Destry juga mengungkapkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi ekonomi syariah nasional, mulai dari kapasitas produksi, standardisasi, sertifikasi halal, akses pasar, hingga rendahnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap ekonomi syariah.

Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, FESyar Regional Sumatera 2026 menjadi momentum memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

PMR Lebih dari Kegiatan Sekolah, Feby Herman Deru Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan
Demo Mahasiswa UIN Raden Fatah Disambut Herman Deru, Aspirasi Infrastruktur hingga Pendidikan Jadi Perhatian
PKK Musi Rawas Miliki Gedung Baru, Feby Herman Deru Dorong Kinerja Semakin Maksimal
Herman Deru Yakin Dempo Jadi Destinasi Unggulan Sumsel dengan Konsep Wisata Ramah Lingkungan
Pemprov Sumsel dan Kemenkeu Sepakat Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah
ASN Diminta Adaptif terhadap Perkembangan Regulasi Pengadaan, Ini Pesan Herman Deru
Monitoring PKK di Muratara, Feby Herman Deru Soroti Inovasi Pemberdayaan Masyarakat
Cik Ujang Tinjau Pemulangan Jamaah Haji, Soroti Pentingnya Sinergi Antarpetugas

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:47 WIB

PMR Lebih dari Kegiatan Sekolah, Feby Herman Deru Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:38 WIB

FESyar Sumatera 2026 Diharapkan Tingkatkan Pemahaman Keuangan Syariah di Kalangan Milenial

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:53 WIB

PKK Musi Rawas Miliki Gedung Baru, Feby Herman Deru Dorong Kinerja Semakin Maksimal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:36 WIB

Herman Deru Yakin Dempo Jadi Destinasi Unggulan Sumsel dengan Konsep Wisata Ramah Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:56 WIB

Pemprov Sumsel dan Kemenkeu Sepakat Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah

Berita Terbaru