Erick Thohir Digeser Jadi Menpora, Lengkapi Reshuffle Kabinet

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erick Thohir mengucapkan tangan ke arah wartawan sesaat sebelum dilantik sebagai Menpora. (Jennus/Jamaluddin)

Erick Thohir mengucapkan tangan ke arah wartawan sesaat sebelum dilantik sebagai Menpora. (Jennus/Jamaluddin)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto melantik Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Dito Ariotedjo yang diberhentikan dalam perombakan Kabinet Merah Putih jilid kedua pada 8 September 2025.

Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025) pukul 15.00, bersamaan dengan pengangkatan sejumlah pejabat baru dalam reshuffle jilid ketiga Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Mereka adalah Jamari Caniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan, dan Faridah Faridjah sebagai Wakil Menteri Koperasi.

Seiring pengangkatan tersebut, Presiden Prabowo memberhentikan Erick Thohir dari jabatannya sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara. Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 96P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara, yang ditetapkan di Jakarta pada 6 September 2025.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti pejabat baru, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan pemberian ucapan selamat dari Presiden serta pejabat negara lain yang hadir.

Rekam Jejak Olahraga

Pengangkatan Erick Thohir selaras dengan kiprahnya yang panjang di bidang olahraga. Pria kelahiran Jakarta, 30 Mei 1970, ini pernah menjadi pemilik klub sepak bola Inter Milan (2013), berinvestasi di klub NBA Philadelphia 76ers, dan menjadi pemilik saham klub DC United di Amerika Serikat.

Di dalam negeri, Erick dipercaya memimpin panitia Asian Games 2018. Di bawah kepemimpinannya, Indonesia meraih perolehan medali terbanyak dalam sejarah Asian Games dan mendapat apresiasi atas tata kelola penyelenggaraan.

Pada 2022, ia terpilih memimpin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di tengah krisis kepercayaan publik. Erick melakukan reformasi tata kelola federasi, memperkuat liga nasional, serta mendorong pembinaan pemain muda.

Sebagai Menteri BUMN, Erick turut mendorong sinergi BUMN dalam pembiayaan olahraga, pembangunan infrastruktur, hingga diplomasi ekonomi melalui ajang olahraga internasional. Terobosan tersebut meliputi peningkatan fasilitas latihan atlet, program gaya hidup sehat, serta upaya mengangkat prestasi Indonesia ke level Asia dan dunia. (ihd)

Berita Terkait

Purbaya Dicopot Saat Rapat, Telepon Mensesneg Jadi Penanda Pergantian Menkeu
Persija Tundukkan Persib 2-1, Gol Mamut di Masa Tambahan Waktu Jadi Penentu
Dedi Mulyadi dan Dedi Supriyadi Kompak Minta Bobotoh Tak ke Jakarta
Dasco Teken Komitmen RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal
Respons Budi Arie, Gerindra: Kami Fokus Mengawal Program Prabowo yang Pro Rakyat
Shin Tae-yong Optimistis Persija Segera Capai Performa PuncakjJ
Tunjuk Tundra Meliala Jadi Waketum, KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia
Shin Tae-yong Tak Pedulikan Skor, Persija Fokus Matangkan Permainan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 23:29 WIB

Purbaya Dicopot Saat Rapat, Telepon Mensesneg Jadi Penanda Pergantian Menkeu

Sabtu, 12 September 2026 - 18:17 WIB

Persija Tundukkan Persib 2-1, Gol Mamut di Masa Tambahan Waktu Jadi Penentu

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WIB

Dedi Mulyadi dan Dedi Supriyadi Kompak Minta Bobotoh Tak ke Jakarta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Dasco Teken Komitmen RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Respons Budi Arie, Gerindra: Kami Fokus Mengawal Program Prabowo yang Pro Rakyat

Berita Terbaru